Sinyal Beli XRP Muncul, Tingkat Pendanaan Berubah Drastis ke Negatif: Akankah Para Bull Masuk?
Sinyal beli XRP muncul karena tingkat pendanaan (funding rate) turun drastis ke level negatif yang dalam, menunjukkan dominasi posisi short. Namun, minat bullish tampak lemah karena beberapa faktor.
XRP turun 9% dalam dua hari setelah ditolak di level $2.18. Tingkat pendanaan berjangka terus-menerus anjlok ke -20%, level terendah sejak Oktober, yang biasanya menjadi sinyal beli potensial. Namun, open interest (posisi terbuka) futures stagnan di $2.8 miliar, tidak pulih ke level $3.2 miliar seperti akhir November, menunjukkan trader enggan membuka posisi long.
Minat lemah ini didukung oleh menurunnya aktivitas ETF XRP yang diperdagangkan di AS. Volume hariannya jarang melebihi $30 juta, dan aset yang dikelola tertahan di sekitar $3,1 miliar. Sebaliknya, ETF Solana memegang $3,3 miliar aset.
Faktor lain adalah melemahnya minat pada XRP Ledger. Total Value Locked (TVL) di jaringannya turun ke level terendah tahun 2025, yaitu $68 juta. Selain itu, stablecoin Ripple USD (RLUSD) sebagian besar beredar di Ethereum, bukan di XRP Ledger, yang hanya menampung $235 juta dari total lebih $1 miliar.
Dengan aktivitas DApp yang terbatas dan kurangnya manfaat langsung bagi pemegang XRP, momentum bullish berkelanjutan untuk XRP dalam jangka pendek tampak tidak mungkin.
cointelegraph_中文12/12 11:07