Bagaimana model Swiss dari Self-Regulating Organizations (SRO) memungkinkan penciptaan kerangka regulasi kripto yang patut diperhatikan
Model Organisasi Pengatur Mandiri (SRO) Swiss telah menciptakan kerangka regulasi kripto yang menarik perhatian dunia. Alih-alih menerapkan peraturan yang sama untuk semua perusahaan, Swiss menyesuaikan pengawasan dengan tingkat risiko aktual. Bursa, broker, dan penyedia dompet kripto berukuran kecil dapat bergabung dengan SRO yang, atas nama otoritas pengawas FINMA, memverifikasi kepatuhan mereka terhadap Anti Pencucian Uang (AML).
Sistem ini memberi kepastian hukum yang langka. Setiap bisnis kripto di Swiss harus memilih antara mendapatkan lisensi penuh dari FINMA atau bergabung dengan SRO. Empat SRO utama—VQF, PolyReg, ARIF, dan SO-FIT—mengawasi sebagian besar aktivitas kripto. Proses keanggotaan SRO relatif cepat (2-4 bulan) dan memberi akses ke hubungan perbankan, karena banyak bank menganggap keanggotaan SRO sebagai bukti kepatuhan.
Regulator terus berinovasi. Pada awal 2026, SRO memperkenalkan standar pengawasan yang lebih ketat. Pemerintah Swiss juga merencanakan kategori lisensi baru untuk infrastruktur perdagangan kripto dan penerbit stablecoin. Model yang dipimpin SRO ini memungkinkan pertumbuhan sektor kripto tanpa mengorbankan kepatuhan, menjadikan Swiss yurisdiksi yang andal dan matang untuk bisnis aset digital.
cryptonews.ru7j yang lalu