# Artikel Terkait Shor

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Shor", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Peneliti Ethereum Foundation: Hari Kuantum Akan Tiba, Rencanakan Migrasi Tahan Kuantum Selesai Tahun 2029

**Judul Riset: Hari Kuantum (Q-Day) Mendekat, Ethereum Targetkan Migrasi Tahan Kuantum pada 2029** Pada 31 Maret, tim Google Quantum AI menerbitkan terobosan signifikan dalam algoritma Shor untuk kriptografi kurva eliptis, meningkatkan efisiensi 10x. Mereka menggunakan kurva secp256k1 (dasar tanda tangan Bitcoin/Ethereum) sebagai demonstrasi, menjadi peringatan bagi industri blockchain. Uniknya, detail teknis optimasi ini dirahasiakan dan hanya divalidasi menggunakan bukti tanpa pengetahuan (ZK), sebuah preseden dalam publikasi akademik yang melibatkan koordinasi dengan pemerintah AS. Namun, upaya pembatasan informasi ini memicu "Efek Streisand". Hanya dalam dua bulan, peneliti Prancis André Schrottenloher berhasil mereproduksi logika inti optimasi tersebut. Selain itu, tantangan open-source global (ecdsa.fail) diluncurkan dan dengan cepat memecahkan rekor optimasi algoritma Shor, bahkan melibatkan kontribusi dari amatir dan AI. Di sisi lain, perusahaan startup Oratomic menerbitkan penelitian yang menyimpulkan bahwa dengan arsitektur fisik atom netral, hanya diperlukan 10.000 qubit fisik untuk menjalankan algoritma Shor dan memecahkan kriptografi secp256k1 — angka yang sangat rendah dan mengganggu. Teknologi atom netral ini dianggap layak dan didukung oleh lab baru Google. Berdasarkan analisis informasi publik dan rahasia, penulis memperkirakan ada peluang 50% Hari Kuantum (Q-Day — saat komputer kuantum memecahkan kriptografi komersial) akan tiba sebelum 2032, dan peluang 10% sebelum 2030. Perkiraan resmi AS saat ini (2035) dianggap sudah tidak realistis. Menghadapi ancaman ini, respons panik bukanlah solusi. Migrasi terburu-buru ke kriptografi pascakuantum (PQC) yang belum matang justru berisiko. Tahun 2029 dinilai sebagai jendela waktu yang tepat untuk migrasi bertahap, sebuah target yang juga diadopsi oleh Google, Cloudflare, dan Yayasan Ethereum. Penulis, sebagai peneliti Yayasan Ethereum, saat ini berkonsentrasi pada persiapan migrasi penuh Ethereum ke PQC, yang mencakup lapisan konsensus (tanda tangan BLS), lapisan data (komitmen KZG), dan lapisan eksekusi (tanda tangan ECDSA). Rencananya akan dibangun di atas kriptografi berbasis hash. Yayasan Ethereum juga mengembangkan leanVM, zkVM yang sangat minimalis dan dirancang untuk keamanan tertinggi, serta menawarkan dua program hadiah $1 juta (Proximity Prize dan Poseidon Initiative) untuk mendorong inovasi dalam SNARK berbasis hash dan fungsi hash yang ramah-SNARK.

foresightnews_api06/05 04:09

Peneliti Ethereum Foundation: Hari Kuantum Akan Tiba, Rencanakan Migrasi Tahan Kuantum Selesai Tahun 2029

foresightnews_api06/05 04:09

Bom Bitcoin: Peringatan Kuantum Google 2029 Picu Ketakutan Baru

Ringkasan: Google mempercepat target migrasi kriptografi pasca-kuantumnya menjadi tahun 2029, memicu kekhawatiran di komunitas Bitcoin dan kripto. Makalah terbaru Google Quantum AI, bersama para peneliti ternama, menunjukkan bahwa merusak kriptografi kurva eliptik 256-bit (secp256k1) yang digunakan Bitcoin membutuhkan sumber daya kuantum yang jauh lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya. Algoritma Shor yang ditingkatkan dapat memecahkan kunci ECDSA dalam beberapa menit dengan hanya ~500.000 qubit fisik. Google memilih untuk tidak mempublikasikan sirkuit serangan secara lengkap dan sebagai gantinya menggunakan bukti tanpa pengetahuan (ZKP) untuk memvalidasi temuan mereka, menunjukkan detail sensitif, yang menandakan keseriusan masalah ini. Para ahli seperti Nic Carter, Haseeb Qureshi, dan Justin Drake menekankan bahwa ancaman ini nyata dan mendesak, memperkirakan "q-day" (hari ketika komputer kuantum dapat memecahkan kriptografi ini) dapat terjadi pada tahun 2032 atau bahkan lebih cepat. Untuk Bitcoin, serangan yang paling mengkhawatirkan adalah "on-spend attack", di mana kunci publik yang terpapar selama transaksi dapat dipecah dalam sekitar sembilan menit, mendekati waktu blok 10 menit Bitcoin. Migrasi ke kriptografi tahan kuantum (PQC) untuk tanda tangan menjadi solusi utama, sementara serangan terhadap proof-of-work melalui algoritma Grover masih dianggap tidak praktis dalam beberapa dekade mendatang. Pesan intinya adalah: komunitas kripto harus segera mulai bersiap dan beradaptasi.

bitcoinist03/31 18:34

Bom Bitcoin: Peringatan Kuantum Google 2029 Picu Ketakutan Baru

bitcoinist03/31 18:34

活动图片