Seorang Veteran Dunia Kripto Tewas Jatuh dalam Keadaan Telanjang Bulat: Kekayaan, Permainan, dan Dini Hari Terakhir Harry Chun Tak Yeh (叶俊德)
Pada 7 Agustus 2026 dini hari, Harry Chun Tak Yeh (Ye Junde), pendiri dan mitra pengelola dana kripto Quantum Fintech Group yang mengklaim mengelola aset $24 miliar, ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 30 apartemen mewah di Asunción, Paraguay. Jenazahnya telanjang dan ditutupi kantong plastik hitam. Apartemennya terbuka dan berantakan.
Yeh, yang lahir di Hong Kong dan berpendidikan di UC Berkeley serta Stanford, memulai karir kriptonya pada 2013 dengan membeli Bitcoin senilai $500. Dia dikenal sebagai tokoh berpengaruh di ekosistem Fantom, terutama saat mengambil alih proyek Tomb Finance pada 2021 dan meningkatkan total nilai terkunci (TVL) dari $2,5 juta menjadi $1,6 miliar dalam empat bulan.
Motif kematiannya belum jelas. Otoritas menyelidiki tiga kemungkinan: kecelakaan, bunuh diri, atau pembunuhan, termasuk kemungkinan "serangan kunci inggris" (wrench attack) mengingat maraknya perampokan terhadap pemegang aset kripto. Tempat tinggal tetapnya adalah Abu Dhabi, sehingga kehadirannya di Paraguay memunculkan pertanyaan.
Kasus ini menggambarkan risiko fisik yang dihadapi para tokoh kripto yang mencolok di era ketika serangan siber semakin digantikan oleh ancaman terhadap keamanan fisik. Penyebab pastinya menunggu hasil otopsi dan penyelidikan resmi.
marsbit08/10 05:26