Dorongan Kripto CAR Memicu 'Penangkapan Negara' oleh Elite dan Jaringan Kriminal: Laporan
Laporan Global Initiative Against Transnational Organized Crime (GI-TOC) mengungkap bahwa inisiatif kripto Republik Afrika Tengah (CAR) justru memperkuat kendali elit dan membuka celah bagi organisasi kriminal asing. Negara dengan hanya 15,7% akses listrik dan pendapatan per kapita $467 ini dinilai tidak siap mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran sah pada 2022, yang akhirnya dicabut setahun kemudian.
Proyek seperti tokenisasi Sango Coin dan aset nasional hanya menguntungkan investor asing dan lingkaran dalam pemerintahan, termasuk figur yang terlibat perdagangan kayu ilegal dan penipuan. Hanya 10% target penjualan Sango Coin tercapai, sementara memecoin CAR anjlok 93% dalam setahun. Laporan menyimpulkan kebijakan ini mengabaikan kebutuhan masyarakat dan berisiko merusak kedaulatan negara.
cointelegraph12/17 12:22