Ketika Modal Besar Serius Masuk, Bagaimana Hambatan Likuiditas RWA Muncul?
RWA (Real World Assets) menghadapi masalah likuiditas yang serius ketika modal besar masuk ke pasar. Meskipun tokenisasi diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan menghubungkan aset tradisional dengan DeFi, kenyataannya pasar aset tokenisasi masih sangat dangkal dan rapuh.
Data menunjukkan bahwa aset seperti emas tokenisasi (PAXG/XAUT) dan saham tokenisasi (seperti TSLAx/NVDAx) mengalami slippage yang sangat tinggi pada transaksi berskala besar, bahkan mencapai 80% dalam beberapa kasus. Sebaliknya, pasar tradisional seperti CME memiliki likuiditas yang jauh lebih dalam dengan slippage minimal.
Masalah ini diperparah oleh struktur pasar yang terfragmentasi, biaya pencetakan dan penebusan yang mahal, serta proses penebusan yang lambat (T+1 hingga T+5). Ketidakstabilan harga di satu exchange dapat dengan mudah menyebar ke platform lain melalui oracle, memicu likuidasi yang tidak perlu.
Solusinya memerlukan perubahan struktur pasar, di mana likuiditas dan penemuan harga harus terhubung langsung dengan pasar off-chain, bukan dibangun dari nol di on-chain. Tanpa perbaikan ini, aset tokenisasi akan terus terjebak dalam siklus likuiditas yang rendah dan tidak dapat digunakan sebagai jaminan yang andal.
比推01/16 15:11