# Artikel Terkait Rubin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Rubin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

55TB Menjadi 28TB? Rumor dan Panik di Balik Pemotongan Memori Rubin Setengahnya

Pada 4 Juni, laporan dari SemiAnalysis menyatakan bahwa konfigurasi memori SOCAMM default untuk platform AI NVIDIA Vera Rubin NVL72 kemungkinan akan turun dari perkiraan sebelumnya sekitar 55TB menjadi sekitar 28TB per rak. Ini memicu kekhawatiran pasar atas penurunan permintaan memori, menyebabkan saham Micron (MU) turun lebih dari 10%. Namun, analisis mendetail mengungkap bahwa kepanikan tersebut mungkin keliru. Pertama, modul SOCAMM di platform Rubin bersifat moduler dan dapat ditingkatkan, sehingga pengurangan konfigurasi awal bukanlah pengurangan permintaan permanen. Kedua, alasan utama pengurangan ini adalah keterbatasan pasokan global LPDDR5X yang parah pada 2026, bukan kurangnya permintaan. NVIDIA diduga memilih konfigurasi yang lebih rendah untuk memastikan pengiriman rak komputasi yang lebih cepat. Ketiga, dengan konfigurasi yang lebih rendah per rak, NVIDIA justru dapat memproduksi lebih banyak rak dengan pasokan memori yang sama, sehingga total volume pemesanan memori tidak serta-merta turun. Penurunan saham Micron lebih terkait dengan faktor pasar luas, termasuk penurunan sektor semikonduktor setelah laporan pendapatan Broadcom, serta aksi ambil untung setelah kenaikan harga saham yang signifikan. Risiko utama Micron sebenarnya terletak pada pangsa pasar yang kecil dalam pasokan HBM4 untuk Rubin, bukan pada konfigurasi SOCAMM di mana posisinya kuat. Kesimpulannya, laporan SemiAnalysis akurat dalam detail teknis, tetapi interpretasi pasar tentang "permintaan memori turun drastis" terlalu disederhanakan dan mengabaikan konteks arsitektur modular serta realitas ketatnya pasokan rantai industri.

marsbit06/05 01:17

55TB Menjadi 28TB? Rumor dan Panik di Balik Pemotongan Memori Rubin Setengahnya

marsbit06/05 01:17

Pidato Terbaru Jensen Huang di CES2026: Tiga Topik Kunci, Satu 'Monster Chip'

Jensen Huang, CEO NVIDIA, hadir di CES 2026 dengan presentasi utama yang berfokus pada tiga topik inti: platform komputasi AI generasi baru Rubin, peningkatan infrastruktur penyimpanan konteks inferensi, dan kemajuan AI fisika yang siap diluncurkan secara komersial. Rubin, platform AI terbaru NVIDIA, menampilkan GPU Rubin, CPU Vera, dan NVLink 6, yang bersama-sama meningkatkan kinerja inferensi 5x dan mengurangi biaya token hingga 10x dibandingkan generasi sebelumnya. Platform ini dirancang untuk mendukung AI yang "berpikir lebih lama" dan lebih efisien. NVIDIA juga memperkenalkan Platform Penyimpanan Memori Konteks Inferensi, yang dikendalikan oleh BlueField-4, untuk mengatasi hambatan penyimpanan data selama proses inferensi yang berkelanjutan. Solusi ini meningkatkan kecepatan pemrosesan token hingga 5x. Di bidang AI fisika, NVIDIA meluncurkan Cosmos, model dasar untuk memahami dunia fisik, dan Alpamayo, model inferensi otonom open-source pertama. NVIDIA juga mengumumkan kemitraan produksi dengan Mercedes-Benz untuk kendaraan otonom tingkat L2++ dan kolaborasi dengan berbagai perusahaan robotika global berdasarkan platform Isaac dan model dasar GR00T. Selain itu, NVIDIA memperluas ekosistem model open-source-nya (Open Model Universe) dengan Nemotron dan toolkit lainnya, menyediakan dataset, kode, dan model yang dapat diakses untuk pengembangan AI yang lebih luas.

marsbit01/06 02:18

Pidato Terbaru Jensen Huang di CES2026: Tiga Topik Kunci, Satu 'Monster Chip'

marsbit01/06 02:18

活动图片