# Artikel Terkait Republik

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Republik", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

RUU CLARITY Masih Belum Ditentukan, Perebutan Politik Dua Partai Amerika Terlibat

Undang-Undang CLARITY telah disetujui oleh Komite Perbankan Senat AS dengan suara 15 banding 9 dan akan masuk ke tahap pemungutan suara penuh di Senat. Meski hambatan utama tentang imbal hasil stablecoin telah diselesaikan, jalan menuju pengesahannya masih terhambat oleh perdebatan partisan antara Partai Republik dan Demokrat. Dalam komite, semua 13 anggota Republik mendukung, sementara hanya dua anggota Demokrat—Ruben Gallego dan Angela Alsobrooks—yang memberikan suara mendukung, dengan sisanya (9) menolak. Kedua suara Demokrat itu bersyarat dan dapat ditarik kembali. Untuk lolos di pemungutan suara penuh Senat, RUU ini memerlukan 60 suara, yang berarti Partai Republik perlu mendapatkan setidaknya 7 suara dari pihak Demokrat, sebuah tantangan mengingat hasil komite yang terpolarisasi. Pertarungan politik berpusat pada amandemen etika yang diusulkan Demokrat, yang ingin membatasi pejabat tinggi pemerintah terlibat dengan industri kripto, serta isu anti-pencucian uang dan ketentuan dalam RUU BRCA. Amandemen-amandemen ini ditolak oleh mayoritas Republik di komite, sehingga masalah ini akan menjadi tawar-menawar politik kunci di tahap Senat penuh. Motivasi Republik mendorong RUU ini adalah kekhawatiran bahwa keseimbangan kekuasaan mungkin bergeser setelah pemilu 2026, yang dapat mengurangi peluang pengesahannya. Target mereka adalah agar RUU ini ditandatangani menjadi undang-undang sebelum 4 Juli 2026. Namun, prospeknya tidak pasti. Platform prediksi Polymarket memperkirakan probabilitas pengesahan pada tahun 2026 adalah 68%, namun artikel menyatakan kemungkinan sebenarnya mungkin lebih rendah.

Odaily星球日报05/15 10:52

RUU CLARITY Masih Belum Ditentukan, Perebutan Politik Dua Partai Amerika Terlibat

Odaily星球日报05/15 10:52

Mengurai Pertarungan Anthropic dengan Departemen Perang, Apa Maksud Trump?

Inti Artikel: Refleksi tentang Kematian Republik dan Pertarungan Anthropic vs Departemen Perang AS Penulis memulai dengan pengalaman pribadi menyaksikan kematian ayahnya dan kelahiran anaknya, menyimpulkan bahwa kematian dan kelahiran adalah sebuah proses, bukan peristiwa sesaat. Analogi ini digunakan untuk merefleksikan kemunduran Republik Amerika yang sudah berlangsung puluhan tahun. Artikel berfokus pada konflik antara perusahaan AI Anthropic dan Departemen Pertahanan AS (yang kini dinamai "Departemen Perang") di bawah pemerintahan Trump. Awalnya, Anthropic membuat perjanjian dengan pemerintah Biden yang membatasi penggunaan AI Claude untuk pengawasan massal warga AS dan senjata otonom mematikan. Pemerintah Trump awalnya menerima, tetapi kemudian berbalik dan mengancam menetapkan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan" — langkah yang biasanya digunakan untuk perusahaan yang dikendalikan negara asing. Pemerintah Trump beralasan bahwa perusahaan swasta tidak boleh membatasi penggunaan teknologi militer, meski kenyataannya pembatasan serupa biasa terjadi dalam kontrak pertahanan. Ancaman ini dinilai sebagai upaya "pembunuhan perusahaan" yang mengikis prinsip properti pribadi dan menandakan eralnya tata kelola yang dapat diprediksi. Konflik ini memperlihatkan perdebatan mendasar tentang siapa yang harus mengendalikan AI canggih di masa depan. Penulis menekankan bahwa "kontrol demokratis" tidak sama dengan "kontrol pemerintah," dan memperingatkan agar pengawasan massal serta senjata otonom tidak mengikis kebebasan. Artikel diakhiri dengan seruan untuk berduka atas kematian Republik sambil mempersiapkan era pembangunan institusi baru.

marsbit03/03 06:14

Mengurai Pertarungan Anthropic dengan Departemen Perang, Apa Maksud Trump?

marsbit03/03 06:14

活动图片