Ketidakpastian Terus Berlanjut terkait Regulasi Kripto, Muncul Kemungkinan Penundaan UU Kejelasan (Clarity Act)! Ini Rinciannya
Pemungutan suara di Senat AS atas RUU Clarity Act, yang diharapkan dapat menetapkan kerangka hukum untuk pasar kripto di Amerika Serikat, kemungkinan akan ditunda. Agenda Senat saat ini diprioritaskan untuk RUU sanksi terhadap Rusia dan pengangkatan pejabat federal tingkat tinggi, sehingga kemungkinan penundaan pemungutan suara hingga setelah minggu depan semakin besar.
Laporan terbaru menyoroti metode kerja tradisional Senat AS, yang biasanya hanya membahas satu RUU kontroversial pada satu waktu. Oleh karena itu, pembahasan Clarity Act dalam sidang paripurna Senat sebelum agenda saat ini diselesaikan diperkirakan akan sulit.
Perbedaan pendapat politik terkait RUU ini masih berlanjut. Salah satu poin perselisihan utama di Senat adalah pasal yang bertujuan membatasi aktivitas perdagangan kripto bagi pejabat negara tinggi dan perwakilan terpilih. Karena regulasi ini berpotensi mencakup pejabat tinggi, termasuk Presiden AS Donald Trump, konsensus antarpartai belum tercapai.
Perkembangan ini meningkatkan ketidakpastian apakah RUU Clarity Act dapat diajukan ke pemungutan suara sebelum masa reses musim panas Senat dimulai pada 8 Agustus. Menurut CoinDesk, jika perbedaan pendapat makin menguat, hal ini tidak hanya dapat mengganggu jadwal tahun ini tetapi juga mengurangi kemungkinan disahkannya RUU ini pada tahun 2026.
Di sisi lain, bahkan jika RUU ini disetujui Senat, itu belum cukup untuk menjadikannya undang-undang. Agar regulasi berlaku, RUU harus kembali dipungut suara di DPR dan kemudian ditandatangani oleh Presiden. Proses ini dapat semakin menunda implementasi kerangka regulasi komprehensif yang telah lama dinantikan oleh sektor kripto.
Clarity Act dianggap sebagai salah satu undang-undang terpenting di AS yang bertujuan memperjelas lembaga mana yang akan mengawasi pasar aset digital, status hukum aset kripto, dan prinsip operasional sektor ini. Perwakilan industri berpendapat bahwa adopsi undang-undang ini akan meningkatkan kepercayaan investor institusional dan memperkuat posisi AS dalam persaingan global di pasar aset digital.
cryptonews.ru4j yang lalu