# Artikel Terkait Tata Kelola Model

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tata Kelola Model", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Setelah Internet Diprivatisasi, Lembah Silikon Mulai Memprivatisasi Peradaban Manusia

Beberapa bulan lalu, perusahaan AI Anthropic membeli buku-buku bekas dalam skala besar, memotong punggungnya untuk dipindai, dan membuang naskah fisiknya. Mereka juga mengunduh lebih dari tujuh juta buku dari perpustakaan bajakan seperti LibGen untuk melatih model Claude. Pada tahun 2026, kasus gugatan class action terkait ini diselesaikan dengan pembayaran ganti rugi sebesar 1,5 miliar dolar. Namun, masalahnya bukan sekadar pelanggaran hak cipta. Artikel ini mempertanyakan bagaimana pengetahuan dan peradaban manusia diserap ke dalam model AI milik perusahaan swasta, yang kemudian mengontrol cara pengetahuan itu diinterpretasikan dan disajikan kembali. AI perusahaan secara besar-besaran mengumpulkan buku-buku lama sebagai "data bersih" karena konten internet semakin tercemar teks buatan AI. Buku-buku tua menjadi berharga karena dianggap sebagai catatan otentik pengalaman manusia. Di balik model ini, ada ideologi kemajuan yang kuat dari Silicon Valley, seperti "teknologi-optimisme" Marc Andreessen dan "e/acc" (effective accelerationism). Dalam narasi ini, pertumbuhan dan percepatan teknologi adalah kebaikan intrinsik, sementara regulasi atau kekhawatiran dianggap menghalangi masa depan. Pemikiran seperti dari Nick Land bahkan melihat gabungan modal dan teknologi sebagai kekuatan yang melampaui kendali manusia, di mana manusia mungkin hanya menjadi pembawa sementara untuk kecerdasan yang akhirnya akan pindah ke wadah non-biologis. Jika kemajuan itu sendiri adalah tujuannya, maka kesejahteraan manusia konkret bisa terpinggirkan. Pandangan ini selaras dengan kritik terhadap demokrasi oleh figur seperti Peter Thiel, yang melihat proses demokrasi terlalu lambat. Perusahaan-perusahaan AI, dengan tim kecil mereka, membuat aturan (seperti "Konstitusi" Claude) yang menentukan nilai, keamanan, dan apa yang dianggap "benar" oleh model, sehingga secara efektif mengatur cara pengguna mengakses dan memahami pengetahuan dunia. Proses ini seperti pembakaran buku era baru. Pengetahuan tidak dihancurkan, tetapi diserap, dicampur, dan diubah menjadi kemampuan internal perusahaan. Pengetahuan menjadi terpusat di server beberapa perusahaan, kehilangan konteks aslinya, dan diakses melalui jawaban model yang sudah difilter. Ringkasnya, artikel ini memperingatkan bahwa ketika peradaban manusia dimasukkan ke dalam model AI milik pribadi, segelintir elit teknologi mendapatkan kekuatan tidak hanya untuk mengontrol akses pengetahuan, tetapi juga untuk menafsirkan peradaban dan secara efektif menentukan masa depan kolektif kita, sementara jejak asli pengetahuan manusia perlahan memudar.

marsbit11j yang lalu

Setelah Internet Diprivatisasi, Lembah Silikon Mulai Memprivatisasi Peradaban Manusia

marsbit11j yang lalu

活动图片