# Artikel Terkait Menyesatkan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Menyesatkan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Atas Nama Amal, Kepentingan Keluarga: Bagaimana Keluarga Trump Mengubah Amal Menjadi Keuntungan?

Artikel ini menginvestigasi bagaimana keluarga Trump, khususnya putra kedua Donald Trump, Eric Trump, diduga memanfaatkan yayasan amal dan perusahaan kripto untuk mengalihkan dana kembali ke bisnis keluarga. Diawali dengan pembelaan Eric di X menyangkut perusahaan kripto American Bitcoin (ABTC), yang sahamnya anjlok ~90%. Eric kemudian mengalihkan pembicaraan ke yayasan amal kanker anaknya, yang didirikan dengan niat baik dan telah menyumbang >$25 juta ke rumah sakit St. Jude. Namun, investigasi Forbes mengungkap setidaknya $500,000 dari dana yayasan (2011-2016) dialirkan kembali ke bisnis keluarga Trump melalui sewa tempat di klub golf dan properti Trump lainnya, dengan keterlibatan orang dalam seperti Dan Scavino. Polanya: publikasi pencapaian besar (misal, "biaya terendah"), penyangkalan, lalu penguburan dokumen. Skandal 2016 memaksa restrukturisasi dan perubahan nama menjadi Curetivity, namun aktivitas penggalangan dana tetap berlangsung di properti Trump, berpotensi menyuntikkan ratusan ribu dolar ke bisnis keluarga. Pola serupa terlihat di American Bitcoin, di mana Eric mengklaim biaya penambangan Bitcoin 53% lebih murah, tetapi laporan keuangan menunjukkan biaya sebenarnya mendekati $90,000 per koin. Sementara nilai saham runtuh dan investor rugi, kekayaan pribadi Eric justru melonjak. Respons Eric terhadap kritik konsisten: menyerang media dan memposisikan diri sebagai korban persekongkolan politik.

链捕手06/17 09:50

Atas Nama Amal, Kepentingan Keluarga: Bagaimana Keluarga Trump Mengubah Amal Menjadi Keuntungan?

链捕手06/17 09:50

活动图片