# Artikel Terkait Pesan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Pesan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Apakah Perang XRP vs. SWIFT Sudah Selesai, atau Apakah Bank-Bank Mengambil Rute Lain?

XRP dan SWIFT sering dianggap sebagai pesaing dalam memodernisasi pembayaran global, namun argumen terbaru menunjukkan sudut pandang yang berbeda. Alih-alih pertarungan satu pemenang, perkembangan terkini mengarah pada lingkungan keuangan di mana infrastruktur perbankan tradisional dan sistem penyelesaian berbasis blockchain beroperasi berdampingan. Kunci perdebatan ini terletak pada pemisahan antara *messaging* (pesan) dan *settlement* (penyelesaian). SWIFT berfungsi sebagai lapisan komunikasi antar lembaga keuangan untuk mengirim instruksi pembayaran, tetapi tidak untuk memindahkan nilai secara langsung. Oleh karena itu, pesaing sebenarnya bagi peran komunikasi SWIFT mungkin adalah protokol interoperabilitas blockchain seperti Axelar atau Chainlink, bukan XRP sebagai aset penyelesaian. Banyak bank besar yang terlibat dalam kerangka kerja baru SWIFT juga telah menjajaki solusi berbasis blockchain melalui Ripple. Hal ini menunjukkan bahwa institusi keuangan tidak memilih satu sistem secara eksklusif, tetapi cenderung membangun model hibrida. Mereka menggabungkan teknologi yang menyelesaikan masalah berbeda: jaringan pesan untuk koordinasi dan kepatuhan, serta lapisan penyelesaian terpisah untuk pergerakan nilai yang lebih cepat. Dengan demikian, masa depan pembayaran internasional mungkin bukan tentang kemenangan XRP atau SWIFT, tetapi tentang bagaimana keduanya dapat beroperasi dalam posisi yang saling melengkapi dalam arsitektur keuangan yang lebih luas.

bitcoinist06/04 18:53

Apakah Perang XRP vs. SWIFT Sudah Selesai, atau Apakah Bank-Bank Mengambil Rute Lain?

bitcoinist06/04 18:53

Uji Coba Hari Pertama "XChat Versi Musk": Lebih Buruk dari yang Dibayangkan

Perdana uji coba "WeChat ala Musk" yang disebut XChat ternyata lebih mengecewakan dari perkiraan. Aplikasi yang dihangatkan selama setahun dan beberapa kali tertunda peluncurannya ini akhirnya rilis dengan fitur yang hampir tak berbeda dengan fitur DM platform X (Twitter). Meski mengklaim menggunakan enkripsi end-to-end dan arsitektur mirip Bitcoin, para ahli kripto menyatakan bahwa klaim ini tidak akurat dan hanya "ikut-ikutan". XChat juga tidak memiliki iklan dan bertujuan menjadi "sistem komunikasi teraman", meski saat ini hanya memiliki satu halaman chat yang sangat sederhana. Fitur "larangan screenshot" ternyata tidak berfungsi sempurna. Di beberapa situasi, screenshot masih bisa diambil meski hasilnya hanya menampilkan avatar grup. Aplikasi ini mendukung 45 bahasa dengan rating usia 16+, lebih tinggi dari WeChat (13+). Proses login memerlukan verifikasi email yang terhubung dengan akun X, sebuah langkah yang belum jelas tujuannya. Fitur enkripsi juga terkesan dangkal karena tidak memberikan opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya. Fitur lain termasuk opsi penghancuran pesan otomatis (5 menit hingga 4 minggu), batas anggota grup hingga 1000 orang, dan 8 pilihan ikon aplikasi. Namun, banyak fitur yang dijanjikan seperti impor kontak, integrasi Grok AI, dan X Money payment belum tersedia. XChat masih membutuhkan banyak perbaikan dan pengembangan lebih lanjut.

Odaily星球日报04/25 02:17

Uji Coba Hari Pertama "XChat Versi Musk": Lebih Buruk dari yang Dibayangkan

Odaily星球日报04/25 02:17

活动图片