# Artikel Terkait Putaran

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Putaran", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Huang Renxun: Prompt Sudah Mati, Seluruh Dunia AI Gila-Gilaan Mengejar Loop

Prompt sudah mati, seluruh industri AI kini gila-gilaan mengejar "Loop". Konsep Loop Engineering, yang dinamai oleh Addy Osmani dari Google pada Juni 2026, kini menjadi fokus utama. Para tokoh seperti Jensen Huang (NVIDIA), Andrew Ng, Andrej Karpathy, dan insinyur dari Anthropic menyatakan bahwa pekerjaan masa depan bukan lagi menulis prompt, tetapi merancang dan menangani sistem loop yang mandiri. Inti dari Loop Engineering adalah menggeser peran manusia dari pengendali AI harian menjadi arsitek sistem. Alih-alih terus-menerus menulis prompt, manusia mendesain sebuah siklus otomatis di mana AI dapat secara mandiri menemukan tugas, mengeksekusi, memverifikasi (dengan agen penilai terpisah untuk objektivitas), mempertahankan memori, dan menjadwalkan ulang—berjalan 24/7. Sebuah "buku putih" 11 halaman dan panduan 14 langkah praktis tengah viral, merinci komponen kunci loop: penemuan, penyerahan tugas, verifikasi, persistensi, dan penjadwalan. Tantangan terbesarnya adalah menghindari "utang verifikasi" dan "penyerahan kognitif" di mana manusia berhenti memahami kode yang dihasilkan AI. Contoh dari Anthropic menunjukkan bahwa meski loop memakan waktu dan biaya lebih besar (6 jam/$200 vs 20 menit/$9), kualitas outputnya jauh lebih unggul. Paradigma ini menggeser leverage dari menulis kata-kata untuk AI menjadi merancang sistem yang secara otomatis memberi makan AI, menjadikan penilaian manusia sebagai sumber daya paling berharga.

marsbit06/29 08:41

Huang Renxun: Prompt Sudah Mati, Seluruh Dunia AI Gila-Gilaan Mengejar Loop

marsbit06/29 08:41

Huang Renxun: Prompt Sudah Usang, Loop adalah Paradigma Baru

**Ringkasan:** **Prompt Sudah Ketinggalan Zaman, Loop adalah Paradigma Baru.** Menurut Huang Renxun (Jensen Huang), pendiri NVIDIA, tugas utama di era AI sekarang bukan lagi menulis perintah (prompt), tetapi **menulis dan mengelola loop (siklus).** **Apa itu Loop?** Loop adalah sistem di mana Anda mendefinisikan suatu tujuan, dan AI menjalankannya secara mandiri—memeriksa hasil, memperbaiki kesalahan, dan mengulangi proses tersebut hingga tugas selesai atau mencapai batas tertentu. Manusia beralih peran dari "pemberi perintah" menjadi **"perancang aturan" atau "arsitek sistem."** **Loop vs. Agent:** Agent adalah "pekerja" yang menjalankan tugas. Loop adalah **mekanisme pengelolaan** yang memungkinkan Agent bekerja terus-menerus tanpa pengawasan manusia. Agent dengan loop menjadi sistem yang dapat berjalan otomatis. **Contoh Penerapan:** Produk seperti Claude Code (dengan fitur /loop, /goal, /schedule) dan OpenAI Codex telah menerapkan konsep ini. Mereka membagi tugas kompleks ke beberapa Agent yang berjalan paralel di lingkungan terisolasi, dengan model terpisah untuk menulis kode dan memvalidasi hasil, memastikan objektivitas. **Bagaimana Memulai Loop?** 1. **Uji Kelayakan:** Pastikan tugas berulang, dapat divalidasi otomatis, dan anggaran token mencukupi. 2. **Mulai dari Loop Minimal:** Bangun sistem dengan pemicu otomatis, keterampilan (skill), file status (STATE.md), dan "gerbang" validasi (seperti pengujian). 3. **Pisahkan Pemeriksa dan Pelaksana:** Gunakan model atau Agent berbeda untuk menulis kode dan memeriksa/mengujinya. Ini kunci untuk kualitas. 4. **Hindari Jebakan Umum:** Tetapkan batas pengulangan dan token, simpan status, hindari tugas yang membutuhkan pertimbangan manusia, dan tetap tinjau perubahan kode (diff). 5. **Ukur Efektivitas:** Metrik utama adalah **biaya rata-rata per perubahan yang diterima.** **Evolusi Paradigma:** Perkembangan AI menunjukkan pergeseran berkelanjutan: 1. **Prompt Engineering** (2023-2024): Fokus pada cara menulis perintah. 2. **Context Engineering** (2024-2025): Fokus pada informasi dan latar belakang yang diberikan ke AI. 3. **Harness Engineering** (2025-2026): Fokus pada lingkungan eksekusi dimana AI dapat menggunakan alat dan sumber daya. 4. **Loop Engineering** (sekarang): Fokus pada merancang sistem siklus otomatis yang berjalan mandiri. Konsep loop memiliki akar akademis, seperti dalam framework **ReAct** (Reasoning + Acting) yang dikembangkan oleh Yao Shunyu dkk., yang menggabungkan penalaran dan tindakan dalam sebuah siklus. **Catatan Penting:** Meskipun menjanjikan, teknologi ini masih awal. Perlu kehati-hatian terhadap biaya token dan kompleksitas. Seperti dikutip Andrej Karpathy, **"Anda dapat mengalihdayakan pemikiran Anda, tetapi Anda tidak dapat mengalihdayakan pemahaman Anda."** Pemahaman mendalam tentang masalah tetap berada di tangan manusia.

marsbit06/25 14:31

Huang Renxun: Prompt Sudah Usang, Loop adalah Paradigma Baru

marsbit06/25 14:31

活动图片