Perang AS-Iran Meletus, Mengapa Turki Jual 58.4 Ton Emas dalam Dua Minggu?
Dalam dua minggu, Bank Sentral Turki menjual 58,4 ton emas senilai lebih dari $8 miliar, dengan penurunan drastis 52,4 ton pada minggu 20 Maret. Langkah ini merupakan respons darurat terhadap krisis energi dan keuangan yang dipicu oleh perang AS-Israel dengan Iran.
Konflik menyebabkan blokade Selat Hormuz dan kenaikan harga minyak di atas $100/barel, memperparah defisit neraca berjalan Turki yang sangat bergantung pada impor energi. Iran juga menghentikan ekspor gas ke Turki, memicu pelarian modal asing dan pelemahan nilai lira.
Bank Sentral Turki menghabiskan $250-300 miliar cadangan devisa untuk mempertahankan lira sebelum beralih ke emas. Sebagian besar penjualan emas dilakukan melalui *swap* (bukan jual permanen) untuk menjaga stok jangka panjang dan mengurangi dampak pada harga pasar.
Jika perang berlanjut, tekanan pada cadangan emas Turki dan nilai lira diperkirakan terus berlanjut, berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi lebih lanjut.
marsbit03/30 00:11