Iran dan The Fed -- Tiga Skenario Berikutnya yang Akan Mempengaruhi Pasar Global
Situasi Iran dan prospek kebijakan moneter Fed menjadi dua faktor kunci yang menggerakkan pasar global. Laporan Deutsche Bank menganalisis tiga skenario dampaknya:
1. **Kesepakatan Damai Tercapai**: Tekanan kenaikan suku bunga Fed dalam jangka pendek mereda karena harga minyak turun dan risiko ekor hilang. Namun, risiko kenaikan suku bunga tetap ada pada 2027 jika inflasi inti tetap tinggi.
2. **Perundingan Gagal, Kebuntuan**: Ini adalah skenario dengan risiko kenaikan suku bunga tertinggi. Harga minyak yang terus tinggi dapat menggerus inflasi inti dan meningkatkan risiko lepasnya ekspektasi inflasi, berpotensi memicu kenaikan suku bunga berulang pada 2026.
3. **Eskalasi Konflik Kembali**: Menciptakan ketidakpastian dua arah bagi Fed. Di satu sisi, inflasi yang melonjak dapat memaksa pengetatan. Di sisi lain, guncangan ekonomi parah dari harga minyak yang sangat tinggi dapat melemahkan pasar tenaga kerja, membuka jalan bagi pemotongan suku bunga.
Kesimpulannya, jalur kebijakan Fed sangat tergantung pada perkembangan di Iran yang menentukan harga minyak, yang pada gilirannya membentuk tekanan inflasi dan stabilitas ekspektasi inflasi. Sinyal utama untuk dipantau termasuk perkembangan perundingan gencatan senjata, stabilitas harga minyak mentah Brent di bawah $100/barel, dan perubahan retorika pejabat Fed mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga.
marsbit2 hari yang lalu 07:15