# Artikel Terkait Filosofi Investasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Filosofi Investasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Boleh Investasi Boleh Tidak, Lebih Baik Tidak: Refleksi Sembilan Tahun Seorang VC Setelah Melewati Empat Siklus

**Pendiri VC dengan Pengalaman 9 Tahun dan 4 Siklus Pasar Bagikan Pembelajaran Kunci** Setelah sembilan tahun berinvestasi dan melalui empat siklus pasar, Jocy, Pendiri IOSG Ventures, merefleksikan pola umum yang menyebabkan kegagalan startup dan karakteristik pendiri yang berpotensi sukses. **6 Profil Pendiri yang Berisiko Gagal:** 1. **Tidak Stabil secara Emosional:** Bereaksi berlebihan di bawah tekanan, terlibat konflik publik. 2. **Kurang "Hunger" / Memiliki Jalan Keluar:** Memiliki jaringan pengaman (kekayaan keluarga, karir lain) yang mengurangi intensitas dan ketahanan. 3. **Ego yang Tidak Terkendali:** Terlalu percaya diri pada eksekusi yang kaku ("mesin eksekusi") atau keahlian teknis semata ("pendiri tipe profesor"), tanpa kelenturan atau kesediaan belajar. 4. **Token di Atas Produk:** Memperlakukan token hanya sebagai alat fundraising, bukan sebagai inti produk. Jika token bernilai nol, produk tidak memiliki nilai. 5. **Tidak Memiliki Strategi Keluar (Exit Thesis) yang Jelas:** Tidak memahami urutan milestone dan strategi modal sejak awal. 6. **Belum Mengalami Siklus Pasar Lengkap:** Kurang pengalaman menangani tekanan bear market, sehingga investasi awal perlu dibatasi. **Karakteristik Pendiri yang Disukai:** * **Terobsesi pada Masalah:** Hidup dan bernafas untuk solusi yang dibangun. * **Pendiri Perusahaan Kedua + Wawasan Non-Konsensus:** Belajar dari kegagalan sebelumnya dan memiliki tesis independen. * **Komunikator yang Baik + Ego yang Terkontrol:** Ambisius tetapi mau mendengar masukan. * **Tangguh, Tidak Menghindar:** Ketabahan menghadapi tekanan dan siklus. * **Perspektif Global, Agency, dan "Taste":** Dapat membangun bisnis global sejak hari pertama, memiliki kemampuan memecahkan masalah secara proaktif dan daya pilih/estetika yang baik. **3 Saran Penting untuk Pendiri Startup:** 1. **Fokus pada Arus Kas**, bukan sekadar narasi. 2. **Hati-hati dengan Token:** Menerbitkan token adalah liabilitas besar dengan biaya tersembunyi (market maker, likuiditas, kepatuhan) yang bisa mencapai jutaan dolar. Jangan terburu-buru menerbitkannya. 3. **Hormati Likuiditas:** Jual saat kondisi baik, beli (dukung protokol) saat harga jatuh. Prinsip investasi inti mereka sederhana namun ketat: **"Jika ragu-ragu untuk berinvestasi, maka jangan investasi."** Disiplin dalam mengatakan "tidak" inilah yang dianggap sebagai kunci bertahan dalam perubahan cepat industri crypto.

Foresight News06/24 07:51

Boleh Investasi Boleh Tidak, Lebih Baik Tidak: Refleksi Sembilan Tahun Seorang VC Setelah Melewati Empat Siklus

Foresight News06/24 07:51

Jeff Bezos, Eric Schmidt, Laurene Powell Jobs: Tiga Falsafah Investasi AI Para 'Old Money' Silicon Valley

**Jeff Bezos, Eric Schmidt, dan Laurene Powell Jobs: Tiga Filsafat Investasi AI Para 'Old Money' Lembah Silikon** Tiga tokoh berpengaruh ini mewakili pendekatan berbeda dalam berinvestasi di bidang AI, masing-masing dengan visi masa depan yang unik. **Eric Schmidt** memandang AI sebagai persaingan global dan tantangan infrastruktur. Investasinya fokus pada tiga pilar: kekuatan komputasi (melalui Bolt Data & Energy yang membangun pembangkit listrik untuk data center), transportasi/pertahanan (melalui Relativity Space untuk roket dan White Stork untuk drone militer), dan kebijakan. Baginya, kemenangan AI ditentukan oleh siapa yang memiliki energi, infrastruktur peluncuran, dan pengaruh geopolitik terkuat. **Jeff Bezos** menerapkan pendekatan "kendali penuh" (full-stack). Ia membangun ekosistem terintegrasi: lapisan model AI melalui investasi besar di Anthropic, lapisan aplikasi konsumen melalui dana seperti Bezos Expeditions (contoh: Perplexity), lapisan komputasi melalui AWS, dan kini lapisan eksekusi fisik melalui Project Prometheus yang menargetkan manufaktur. Strateginya adalah menguasai seluruh rantai nilai, dari chip hingga pabrik. **Laurene Powell Jobs** mengambil jalur yang lebih halus dan berfokus pada manusia. Melalui Emerson Collective, ia berinvestasi pada AI yang menyelesaikan masalah manusiawi langsung, seperti platform kesehatan (Proximie, Atropos Health), alat pendidikan (Curipod), atau perangkat keras yang mendefinisikan ulang interaksi manusia-komputer (io, yang diakuisisi OpenAI). Filosofinya menekankan dampak sosial jangka panjang, perbaikan terhadap dampak negatif teknologi, dan desain yang berpusat pada manusia. Ketiga filosofi ini mencerminkan taruhan yang berbeda: Schmidt pada kedaulatan nasional dan infrastruktur, Bezos pada revolusi industri yang didorong AI, dan Powell Jobs pada perbaikan pengalaman dan kesejahteraan manusia. Aliran modal besar-besaran dari para pendiri teknologi legendaris ini sedang membentuk lanskap industri AI untuk dekade mendatang. Siapa yang paling benar, hanya waktu yang akan menjawab.

marsbit05/14 08:14

Jeff Bezos, Eric Schmidt, Laurene Powell Jobs: Tiga Falsafah Investasi AI Para 'Old Money' Silicon Valley

marsbit05/14 08:14

活动图片