# Artikel Terkait Antarmuka

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Antarmuka", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Beralih Sepenuhnya ke Era AI, Alipay Bertaruh pada Percakapan, WeChat Mempertahankan Sosial

**Ringkasan: Era AI Penuh, Alipay Bertaruh pada Percakapan, WeChat Mempertahankan Sosial** Pada pertengahan 2026, Alipay dan WeChat, dua platform raksasa dengan miliaran pengguna, menunjukkan dua jalur berbeda dalam mengintegrasikan AI ke dalam layanan inti mereka. **Alipay: Menulis Ulang Antarmuka dengan Percakapan** Alipay sedang menguji versi AI radikal bernama "Proyek Bao". Alih-alih menambahkan asisten, pengguna dapat beralih ke antarmuka baru yang sepenuhnya digerakkan oleh percakapan. Tujuannya adalah mengompresi serangkaian tugas (misalnya memesan taksi dan kopi) menjadi satu perintah percakapan, di mana AI akan memahami maksud, memecah tugas, dan menjalankan layanan yang sesuai. Keputusan ini didasari oleh kegagalan aplikasi AI independen "Zhi Xiaobao" dan pertimbangan untuk memanfaatkan basis pengguna yang ada tanpa biaya migrasi. Untuk kompatibilitas dengan layanan yang belum diadaptasi, AI Alipay menggunakan teknik "membaca layar" untuk meniru klik pengguna, sambil mendorong pengembang untuk mengadopsi standar MCP/Skill. **WeChat: Menanamkan AI dalam Hubungan Sosial** Berbeda dengan Alipay, WeChat mengambil pendekatan yang sangat hati-hati. Menurut presiden Tencent, AI cerdas WeChat akan terintegrasi secara mendalam dengan hubungan sosial, kemampuan komunikasi, akun publik, dan Channels. AI akan beroperasi sebagai "agen" di dalam konteks yang ada (seperti obrolan grup), membantu pengguna tanpa menggantikan atau mengganggu antarmuka percakapan inti. Untuk memungkinkan AI mengoperasikan layanan mini-program, WeChat menawarkan dua mode kepada pengembang: "Mode Otomatis" (membutuhkan akses ke kode sumber mini-program) atau "Mode Pengembang" (membutuhkan pembungkusan ulang layanan ke dalam Skill standar). Pendekatan ini berpotensi memberatkan pengembang, terutama yang kecil. **Perbedaan Kunci & Dampaknya** * **Strategi Kompatibilitas:** Alipay mengandalkan "membaca layar" sebagai jembatan sementara, sementara WeChat meminta akses kode sumber atau upaya pengembangan ulang dari pengembang. * **Ekonomi Agen:** Alipay telah meluncurkan "Token Pay" dan "Dompet AI" untuk memfasilitasi pembayaran frekuensi tinggi dan otonom oleh AI, dengan lebih dari 300 juta transaksi AI yang divalidasi. WeChat belum mengungkapkan rencana serupa untuk pembayaran berbasis agen. * **Dampak Ekosistem:** Pendekatan Alipay dapat secara pasif "meng-AI-kan" banyak layanan panjang, mungkin memaksa adaptasi. Pendekatan WeChat berisiko meminggirkan pengembang kecil yang enggan atau tidak mampu memenuhi persyaratan akses kode sumber/pengembangan ulang. Pada akhirnya, kedua raksasa ini sedang memperebutkan kepercayaan pengguna untuk mendelegasikan tugas "bantu saya mengerjakan ini". Alipay menawarkan pintu masuk percakapan yang terpusat, sementara WeChat bertujuan untuk menyematkan bantuan AI ke dalam aliran sosial yang ada. Hasilnya akan ditentukan oleh bagaimana jutaan mini-program beradaptasi dan bagaimana miliaran pengguna akhirnya mengadopsi perintah "bantu saya" ini dalam kehidupan digital mereka.

marsbit06/15 12:04

Beralih Sepenuhnya ke Era AI, Alipay Bertaruh pada Percakapan, WeChat Mempertahankan Sosial

marsbit06/15 12:04

Angin 'AI Proaktif' Bertiup ke Silicon Valley, Hark Raup Pendanaan US$700 Juta

Sebuah perusahaan rintisan AI bernama Hark, yang didirikan akhir 2025 dan belum meluncurkan produk, berhasil mengumpulkan pendanaan Seri A senilai $7 miliar dengan valuasi mencapai $60 miliar. Pendanaan ini dipimpin Parkway Venture Capital dan didukung raksasa teknologi seperti NVIDIA, AMD Ventures, Intel Capital, Qualcomm Ventures, dan Salesforce Ventures. Hark bertujuan menciptakan antarmuka manusia-komputer generasi baru melalui kombinasi "model dasar buatan sendiri + perangkat keras khusus". Sistem ini dirancang sebagai perangkat keras asli AI yang dilengkapi model suara ujung-ke-ujung, kemampuan memori yang sangat personal, dan kemampuan multimodal untuk interaksi alami. Pendiri Hark, Brett Adcock, sebelumnya mendirikan Archer dan Figure (perusahaan robot humanoid). Timnya merekrut talenta dari Apple, Meta, Google, Tesla, dan lab AI terkemuka. Artikel ini menekankan tren pergeseran AI dari sekadar alat "pasif" di layar menjadi "asisten aktif" di dunia nyata melalui perangkat keras asli AI. Perangkat seperti ini memerlukan kemajuan simultan dalam model dasar, sistem operasi agen, memori personalisasi, dan terminal perangkat keras. Perusahaan rintisan China dinilai memiliki keunggulan dalam bidang ini karena ekosistem manufaktur yang lengkap (misalnya di Shenzhen), pasar aplikasi yang besar, dan dukungan kebijakan pemerintah yang menetapkan AI sebagai prioritas strategis. Contohnya termasuk Looki (perangkat wearable multimodal) dan LightSail Tech (sistem operasi AI untuk perangkat keras dan headphone AI dengan persepsi visual).

marsbit05/28 10:24

Angin 'AI Proaktif' Bertiup ke Silicon Valley, Hark Raup Pendanaan US$700 Juta

marsbit05/28 10:24

活动图片