Grayscale: Setelah Anjlok 50%, BTC Mendekati Titik Terendah Siklus Ini
Harga Bitcoin (BTC) telah mengalami penurunan signifikan, turun lebih dari 50% dari puncak Oktober 2025 sebesar $125.000, dan mencapai level terendah baru siklus ini di bawah $60.000. Menurut analis Grayscale, Zach Pandl, ini adalah koreksi siklus biasa dalam tren naik jangka panjang Bitcoin, bukan pembalikan tren.
Tekanan harga baru-baru ini terutama berasal dari perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve AS di bawah ketua baru yang lebih hawkish, yang memperlemah narasi perdagangan "penurunan nilai mata uang". Faktor lainnya termasuk ketidakpastian seputar adopsi RUU CLARITY di Senat AS, tekanan neraca leverage di sektor aset digital, serta kekhawatiran tentang risiko keamanan komputasi kuantum.
Namun, tren positif struktural seperti adopsi teknologi blockchain oleh institusi tetap berlanjut. Dua skenario utama diidentifikasi untuk keluar dari pasar bearish ini:
1. **Skenario Dasar/Optimis:** RUU CLARITY disetujui, tekanan leverage teratasi, dan Fed tidak menaikkan suku bunga. Dalam kasus ini, Bitcoin mungkin sudah mendekati titik terendahnya.
2. **Skenario Pesimis:** RUU CLARITY gagal, terjadi deleveraging lebih lanjut, dan Fed terpaksa menaikkan suku bunga karena inflasi. Ini dapat menyebabkan penurunan harga lebih lanjut, meskipun kemungkinan tidak sedalam siklus sebelumnya karena kenaikan bullish yang lebih moderat dan permintaan institusional yang lebih kuat.
Kesimpulannya, apakah harga Bitcoin telah mencapai titik terendah siklus ini bergantung pada katalis seperti keputusan suku bunga Fed dan perkembangan RUU CLARITY. Meski demikian, dengan prospek pertumbuhan struktural jangka panjang untuk teknologi blockchain dan aset digital, valuasi saat ini dianggap sebagai titik masuk yang menarik bagi investor dengan horizon panjang.
marsbit07/01 03:24