# Artikel Terkait Inovasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Inovasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Orang-Orang yang Di-PHK oleh AI Tidak Akan Hilang, Mereka Akan Menjadi Pencipta Ekonomi Berikutnya

Artikel ini berargumen bahwa orang-orang yang di-PHK karena AI tidak akan hilang, tetapi justru akan menjadi pencipta ekonomi berikutnya. AI tidak menggantikan manusia sepenuhnya, melainkan bagian dari pekerjaan yang sudah dapat distandardisasi dan diotomatisasi. Penulis menarik paralel dengan revolusi alat sebelumnya, seperti mesin uap dan komputer, yang juga menghilangkan beberapa pekerjaan tetapi pada akhirnya menciptakan yang baru. Disebutkan bahwa China mengalami gelombang PHK besar 30 tahun lalu selama reformasi BUMN, yang justru melahirkan ekonomi swasta dan perusahaan-perusahaan baru. Insinyur, yang paling memahami sistem dan dekat dengan produktivitas baru, akan menjadi yang pertama terdampak tetapi juga yang pertama pulih. AI tidak hanya memotong pekerjaan, tetapi juga mengubah bentuk perusahaan. Perusahaan akan menjadi lebih kecil dan lebih efisien karena AI mengurangi biaya koordinasi dan komunikasi. Hal ini memungkinkan lebih banyak "pencipta" yang kuat tetapi tidak pandai mengelola untuk bersaing, karena hambatan organisasi berkurang. Pesan utamanya adalah bahwa masalah sebenarnya bukanlah pengangguran, tetapi bagaimana seseorang mendefinisikan dirinya. AI akan mempercepat diferensiasi: beberapa orang kehilangan pekerjaan, beberapa kehilangan ilusi, dan beberapa akan menggunakan reorganisasi ini untuk melakukan lompatan. Yang terpenting adalah menerima kenyataan dan mulai menciptakan dunia baru.

marsbit03/23 10:35

Orang-Orang yang Di-PHK oleh AI Tidak Akan Hilang, Mereka Akan Menjadi Pencipta Ekonomi Berikutnya

marsbit03/23 10:35

Jika Izin Stablecoin Pertama Hong Kong Benar-Benar Hanya Diberikan kepada Bank, Kita Mungkin Melewatkan Satu Dekade Berikutnya

Perhatian tinggi telah diberikan pada pengumuman izin penerbit stablecoin pertama Hong Kong oleh Otoritas Moneter. Namun, beredar kabar bahwa izin ini hanya akan diberikan kepada bank-bank besar atau penerbit uang tradisional demi stabilitas keuangan. Keputusan ini mengkhawatirkan banyak pelaku industri. Hong Kong berambisi menjadi pusat aset digital global, tetapi membatasi inovasi stablecoin hanya kepada bank tradisional justru berisiko menghambat peluang transformasi finansial di era Web3 dan AI. Sejarah membuktikan bahwa inovasi disruptif sering lahir dari perusahaan rintisan, bukan institusi mapan. Bank berfokus pada stabilitas, sedangkan stablecoin adalah alat terdesentralisasi yang dapat memprogram ulang sistem keuangan tradisional. Di AS, perusahaan teknologi seperti Stripe dan Circle justru memimpin pengembangan stablecoin menuju skala triliunan dolar, sementara Hong Kong berisiko tertinggal jika hanya mengandalkan bank. Terlebih di era AI, transaksi mikro antar-mesin membutuhkan stablecoin berbasis blockchain yang mampu beroperasi tanpa gesekan. Sistem perbankan konvensional tidak dirancang untuk menangani pembayaran oleh agen AI non-manusia. Hong Kong perlu menyertakan perusahaan teknologi finansial inovatif, bukan hanya bank, dalam pemberian izin stablecoin. Langkah ini penting agar tidak kehilangan momentum dalam membangun ekonomi digital masa depan.

marsbit03/19 14:17

Jika Izin Stablecoin Pertama Hong Kong Benar-Benar Hanya Diberikan kepada Bank, Kita Mungkin Melewatkan Satu Dekade Berikutnya

marsbit03/19 14:17

活动图片