# Artikel Terkait Hong Kong

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Hong Kong", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Jika Izin Stablecoin Pertama Hong Kong Benar-Benar Hanya Diberikan kepada Bank, Kita Mungkin Melewatkan Satu Dekade Berikutnya

Perhatian tinggi telah diberikan pada pengumuman izin penerbit stablecoin pertama Hong Kong oleh Otoritas Moneter. Namun, beredar kabar bahwa izin ini hanya akan diberikan kepada bank-bank besar atau penerbit uang tradisional demi stabilitas keuangan. Keputusan ini mengkhawatirkan banyak pelaku industri. Hong Kong berambisi menjadi pusat aset digital global, tetapi membatasi inovasi stablecoin hanya kepada bank tradisional justru berisiko menghambat peluang transformasi finansial di era Web3 dan AI. Sejarah membuktikan bahwa inovasi disruptif sering lahir dari perusahaan rintisan, bukan institusi mapan. Bank berfokus pada stabilitas, sedangkan stablecoin adalah alat terdesentralisasi yang dapat memprogram ulang sistem keuangan tradisional. Di AS, perusahaan teknologi seperti Stripe dan Circle justru memimpin pengembangan stablecoin menuju skala triliunan dolar, sementara Hong Kong berisiko tertinggal jika hanya mengandalkan bank. Terlebih di era AI, transaksi mikro antar-mesin membutuhkan stablecoin berbasis blockchain yang mampu beroperasi tanpa gesekan. Sistem perbankan konvensional tidak dirancang untuk menangani pembayaran oleh agen AI non-manusia. Hong Kong perlu menyertakan perusahaan teknologi finansial inovatif, bukan hanya bank, dalam pemberian izin stablecoin. Langkah ini penting agar tidak kehilangan momentum dalam membangun ekonomi digital masa depan.

marsbit03/19 14:17

Jika Izin Stablecoin Pertama Hong Kong Benar-Benar Hanya Diberikan kepada Bank, Kita Mungkin Melewatkan Satu Dekade Berikutnya

marsbit03/19 14:17

Dialog dengan HashKey Xiao Feng: AI Agent Perlu Diberi Identitas Digital untuk Meningkatkan Kredibilitas

Wawancara dengan Xiao Feng dari HashKey: AI Agent Perlu Identitas Digital untuk Meningkatkan Kepercayaan Xiao Feng, CEO HashKey, menyoroti hubungan simbiosis antara AI dan blockchain. Dengan kemunculan AI Agent seperti OpenClaw yang dapat bekerja secara otonom, kebutuhan akan identitas digital menjadi krusial. Xiao Feng menekankan bahwa AI Agent di masa depan akan memerlukan identitas independen dan akun dompet digital, bukan mengandalkan sistem perbankan tradisional. Blockchain, melalui token soulbound dan alamat unik, dapat memberikan solusi untuk mengelola identitas AI Agent secara aman dan efisien. Dia menjelaskan bahwa ketika AI Agent mulai menciptakan nilai ekonomi secara mandiri, sistem akun bank konvensional tidak akan mampu mendukung transaksi antar-Agent karena keterbatasan teknis dan biaya. HashKey telah bergabung dengan Aliansi Teknis Agent Payment Protocol (AP2) yang dipimpin Google, bersama PayPal dan Circle, untuk mengeksplorasi sistem pembayaran berbasis stablecoin dan identitas on-chain untuk AI Agent. Xiao Feng juga menyampaikan pandangan para ahli bahwa setiap individu mungkin memiliki hingga 50 AI Agent di masa depan, yang akan meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup. Dalam konteks global, Hong Kong memiliki potensi menjadi pusat aset digital dunia, memanfaatkan keunggulan "satu negara, dua sistem" dan sumber daya dari Tiongkok daratan.

marsbit03/13 01:30

Dialog dengan HashKey Xiao Feng: AI Agent Perlu Diberi Identitas Digital untuk Meningkatkan Kredibilitas

marsbit03/13 01:30

Pelabuhan Pengembang: Peluang Baru Hong Kong di Era AI (Beijing) Berakhir Sukses, Memulai Perjalanan Baru Alpha Builders

Ringkasan: "Pelabuhan Pengembang: Peluang Baru Hong Kong di Era AI (Beijing)" Sukses Diadakan, Membuka Perjalanan Baru Alpha Builders Pada 11 Maret 2026, acara "Pelabuhan Pengembang: Peluang Baru Hong Kong di Era AI" diselenggarakan di Star City Center, Beijing, oleh Web3Labs dan YZi Labs. Acara ini menghimpun lebih dari 100 inovator dari universitas dan lembaga di seluruh Tiongkok untuk mengeksplorasi peluang Hong Kong sebagai hub inovasi teknologi internasional di era AI. Acara dibuka dengan sambutan dari pejabat pemerintah Beijing dan Hong Kong, yang menekankan kolaborasi strategis antara kedua kota dalam inovasi teknologi, aliran talenta, dan sinergi industri. Perwakilan Pemerintah Hong Kong juga memaparkan rencana imigrasi bagi talenta teknologi dari daratan ke Hong Kong. Caspar Wong, CEO Web3Labs, menyampaikan pidato utama tentang titik temu AI dan Web3 di lapisan protokol, bukan aplikasi, serta logika investasi masa depan yang berfokus pada infrastruktur nilai nyata. Highlight utama acara adalah peluncuran "Program Perekrutan Inovator Alpha Builders" oleh Web3Labs dan YZi Labs. Tujuh tim inovatif dari universitas terkemuka seperti Tsinghua, Peking, Fudan, dan Zhejiang mempresentasikan proyek mereka yang mencakup AI agent, infrastruktur Web3, biokomputasi, dan komputasi privasi. Tim terpilih akan mendapatkan bimbingan teknis, akses sumber daya ekosistem, dan dukungan dana awal melalui program EASY Residency YZi Labs. Hong Kong, dengan kebijakan terbuka dan ekosistem internasionalnya, menjadi penghubung kunci bagi kekuatan inovasi global. Web3Labs dan YZi Labs berkomitmen untuk terus mendukung Alpha Builders dalam menciptakan masa depan digital yang lebih nyata, cerdas, dan terkomposisi.

marsbit03/12 09:18

Pelabuhan Pengembang: Peluang Baru Hong Kong di Era AI (Beijing) Berakhir Sukses, Memulai Perjalanan Baru Alpha Builders

marsbit03/12 09:18

活动图片