# Artikel Terkait Gate

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Gate", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Piala Dunia Tiba, Perang Pintu Masuk Pasar Prediksi Telah Dimulai

Dengan dimulainya Piala Dunia 2026, pasar prediksi (Prediction Market) menjadi sorotan sebagai alat baru bagi penggemar untuk terlibat lebih dari sekadar menonton. Platform seperti Polymarket memungkinkan orang bertaruh pada berbagai hasil, mulai dari juara hingga pencetak gol terbanyak, mengubah kebijaksanaan kolektif menjadi peluang finansial. Namun, tantangan utama adopsi massal adalah kompleksitas teknis seperti dompet kripto dan transaksi on-chain. Di sinilah peran bursa terpusat (CEX) seperti Gate menjadi krusial. Gate, sebagai CEX pertama yang mengintegrasikan Polymarket, menyederhanakan prosesnya. Pengguna dapat berpartisipasi hanya dengan akun Gate dan USDT, menghilangkan hambatan seperti pembuatan dompet dan biaya gas. Platform ini menawarkan dua mode: mode "Prediksi" yang sederhana untuk pemula dan mode "Perdagangan" yang lebih canggih dengan buku pesanan dan grafik. Gate juga membangun ekosistem pendukung yang mencakup peringkat "uang pintar" (smart money), pelacakan alamat dompet, umpan Live, dan analisis AI untuk membantu pengguna membuat keputusan berdasarkan informasi. Menyambut Piala Dunia, Gate meluncurkan hub khusus yang mengagregat jadwal, klasemen, dan pasar prediksi terkait turnamen, menyatukan pengalaman menonton dan berpartisipasi. Intinya, masa depan pasar prediksi terletak pada kemampuan menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan menyembunyikan kompleksitas blockchain dan memberikan pengalaman pengguna yang lancar, gatekeeper seperti Gate berperan penting dalam mentransformasi pasar prediksi dari alat niche di ekosistem kripto menjadi pasar yang dapat diakses oleh publik mainstream, di mana setiap orang dapat memperdagangkan penilaian dan pengetahuan mereka.

Odaily星球日报06/16 10:21

Piala Dunia Tiba, Perang Pintu Masuk Pasar Prediksi Telah Dimulai

Odaily星球日报06/16 10:21

Seperti Apa Dunia Kerja Web3? Sebuah Observasi Sampel dari Bursa Terkemuka

Bagaimana dunia kerja Web3 sebenarnya? Artikel ini mengambil contoh Gate, salah satu platform perdagangan crypto terbesar global, untuk memberikan gambaran nyata melalui wawancara dengan karyawan dan analisis data. Didirikan pada 2013, Gate telah beroperasi secara remote dengan hampir 3000 karyawan di seluruh dunia. Lebih dari 66.7% perusahaan Web3 mendukung kerja remote, menawarkan fleksibilitas tinggi seperti yang dialami Olivia yang bisa berolahraga sebelum kerja jam 10. Namun, 40% pekerja khawatir dengan ketidakstabilan dan legitimasi perusahaan remote. Gate berfokus pada kepatuhan regulasi, dengan lisensi di Malta, Dubai, Jepang, dan lainnya, menarik talenta tradisional seperti Kevin Lee (mantan JPMorgan). Perusahaan ini memiliki tim berpendidikan tinggi (89.3% S1+, 22.3% S2+, 4.6% S3+) dan internasional. Meski gaji bulanan rata-rata Web3 (US$1,500-4,000) tidak selalu lebih dari tech tradisional, "arbitrase geografis" membuatnya menarik. Gate menawarkan tunjangan, bonus tahunan (rata-rata 2-6x gaji bulanan, hingga 20x untuk performa terbaik), dan insentif proyek. Terkait jam kerja, meski industri crypto berjalan 24/7, Gate tidak menerapkan "996". Budayanya berorientasi hasil dengan insentif untuk kontribusi ekstra, bukan sekadar jam kerja panjang. Perusahaan juga melakukan pertemuan offline untuk memperkuat tim. Tahun 2025, Gate merekrut 1000+ orang dengan tingkat turnover 5-10%, menunjukkan stabilitas. Menghadapi AI, CEO-nya menyoroti kebutuhan beradaptasi, tetapi Web3 justru berpotensi berkembang dengan integrasi AI. Kesimpulannya, sample Gate menunjukkan bahwa kerja di Web3 menawarkan fleksibilitas, peluang pertumbuhan, dan kompensasi kompetitif dengan budaya kerja yang dinamis namun terstruktur.

Odaily星球日报03/02 11:18

Seperti Apa Dunia Kerja Web3? Sebuah Observasi Sampel dari Bursa Terkemuka

Odaily星球日报03/02 11:18

活动图片