Dari "The Big Short" ke San Francisco: Perayaan dan Pusing dalam Gelembung AI
Penulis, yang baru pindah dari New York ke San Francisco, menggambarkan suasana kota yang digerakkan oleh demam AI. Ia menyoroti beberapa pengamatan kunci: energi gugup dan kompetitif ("Big Bubble Behavior") yang terasa di kalangan profesional teknologi, dominasi permainan status tunggal seputar AI yang memicu perbandingan konstan, serta narasi "kiamat" atau kekhawatiran akan dampak sosial AI yang beredar bersamaan dengan optimisme berlebihan. Ia juga mencatat obsesi industri terhadap jenius matematika masa kecil sebagai calon pendiri atau peneliti. Melalui lensa referensi film "The Big Short" dan teori ekonomi, penulis menggarisbawahi fase euforia spekulatif ini, menekankan pentingnya tetap sadar di tengah "pesta". Pesan penutupnya adalah: menarilah selagi musik masih dimainkan, tapi jangan sampai mabuk.
marsbit06/08 12:16