# Artikel Terkait Kendaraan Listrik

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kendaraan Listrik", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Xpeng dan Nio Gencar di Komputasi, Ideal Ganti Arsitektur

Pada 15 Juni, Li Auto memperkenalkan chip self-driving buatan sendiri, Ma He M100, yang dikembangkan khusus untuk L9 Livis generasi baru. CTO Li Auto, Xie Yan, menekankan bahwa fokusnya bukan hanya meningkatkan kecepatan, tetapi mengubah arsitektur chip secara fundamental. Di tengah tren produsen mobil yang berlomba-lomba mengembangkan chip sendiri pada tahun 2026, pesaing seperti Nio (chip Shenji NX9031), Xpeng (chip Turing), dan Huawei (MDC 810 Pro) umumnya mengandalkan angka TOPS (komputasi) sebagai senjata pemasaran utama. Namun, Li Auto memilih jalur berbeda dengan mengubah logika arsitektur dasar dari chip tersebut. Ma He M100 mengadopsi arsitektur Dynamic Data Flow, bukan arsitektur von Neumann tradisional. Pendekatan ini dirancang untuk komputasi paralel matriks berskala besar yang diperlukan untuk inferensi model AI (seperti VLA), dengan mengurangi bolak-balik data antara memori dan unit pemrosesan. Hasil klaim Li Auto adalah efisiensi komputasi efektif 3 kali lipat dibandingkan Nvidia Thor U dan penurunan latency 40%. Keberhasilan arsitektur ini mendapat pengakuan eksternal melalui penerimaan makalahnya di konferensi akademis bergengsi ISCA 2026. Namun, keunggulan 3x ini sangat tergantung pada algoritma Li Auto (VLA2.1) dan mungkin tidak berlaku untuk tugas komputasi umum. Dengan chip ini, Li Auto menyelesaikan rantai teknologi "full-stack" yang meliputi chip, compiler, sistem operasi (Star Ring OS), model AI, dan pengontrol domain, menciptakan ekosistem tertutup yang independen dari pemasok seperti Nvidia. Dalam peluncuran ini, CEO Li Xiang juga memperkenalkan visi "Mobil Cerdas Embadied" ("Four-in-One Embodied AI Car"), yang mendefinisikan mobil listrik sebagai asisten hidup yang dapat merasakan, berpikir, dan berkembang, menggeser persaingan dari sekadar fitur konfigurasi (seperti kulkas atau layar) ke kemampuan sistem. Li Auto menetapkan target ambisius untuk model self-driving Ma He VLA agar menyamai performa Tesla FSD V14 pada kuartal keempat tahun ini, dengan rincian peningkatan OTA bertahap mulai Juli hingga Desember. Di balik inovasi teknologi, tantangan finansial tetap ada. Pendapatan Li Auto turun pada Q4 2025, dengan margin yang menyempit. Namun, anggaran R&D tetap tinggi (sekitar 12 miliar yuan, 50% untuk AI). Target penjualan 2026 adalah 550.000 unit, sementara realisasi 2025 adalah 406.000 unit. Pengujian nyata akan dimulai pada kuartal ketiga dengan OTA pertama pada Juli dan peluncuran model baru. Sertifikasi akademis untuk arsitektur chip adalah langkah awal, tetapi penerimaan pasar dan kinerja dalam kondisi mengemudi sehari-hari akan menjadi penentu kesuksesan akhir.

marsbit22j yang lalu

Xpeng dan Nio Gencar di Komputasi, Ideal Ganti Arsitektur

marsbit22j yang lalu

Bagaimana Cara Menilai Nilai Cryptocurrency dengan Tepat?

Inti Artikel: Cara Menilai Valuasi Cryptocurrency Secara Akurat Artikel ini membahas kerangka kerja untuk menilai valuasi aset kripto dengan tepat, menekankan bahwa token tidak sama dengan ekuitas. Fokus utamanya adalah pada metrik **Nilai Perusahaan / Pendapatan Pemegang (EV/Holder Revenue)**, bukan sekadar pendapatan protokol. Poin-Poin Kunci: * **Nilai Perusahaan Token:** Dihitung sebagai Market Cap + Utang Token - Aset Treasury yang Dapat Diekstrak. Treasury perlu didiskon berdasarkan klaim yang dapat diakses pemegang token. * **Pendapatan Pemegang (Holder Revenue):** Bagian pendapatan yang benar-benar sampai ke pemegang token melalui buyback, burn, atau distribusi langsung. Rasio akrual (holder revenue/protocol revenue) sangat penting dan bervariasi antar proyek. * **Biaya Token (Dilusi):** Insentif tim dan operasional adalah biaya bisnis nyata yang mempengaruhi valuasi, sedangkan unlock investor adalah peristiwa pasar yang tidak dimasukkan dalam kelipatan valuasi inti. * **Contoh Perbandingan:** Artikel membandingkan lima protokol (HYPE, PUMP, MAPLE, JUP, SKY) untuk menunjukkan bagaimana perbedaan dalam struktur treasury, rasio akrual, dan biaya token secara signifikan mempengaruhi kelipatan valuasi mereka (mis., EV/Holder Revenue vs. EV/Protocol Revenue). Kesimpulan: Kerangka ini membantu investor memahami berapa banyak dari setiap dolar yang dibayar yang benar-benar mengalir ke kantong mereka, mengoreksi kesalahan penilaian umum yang mengabaikan perbedaan antara pendapatan protokol dan pendapatan pemegang.

marsbit03/09 03:27

Bagaimana Cara Menilai Nilai Cryptocurrency dengan Tepat?

marsbit03/09 03:27

活动图片