# Artikel Terkait Ethereum

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Ethereum", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Ethereum telah beralih dari visi menjadi kenyataan, kata Vitalik Buterin

Setelah lebih dari satu dekade, visi Ethereum yang semula hanya berupa kumpulan whitepaper dan teori akhirnya telah menjadi kenyataan, menurut pendiri Vitalik Buterin. Dalam pernyataannya di platform X, Buterin menegaskan bahwa arsitektur Web3 yang digambarkan sejak 2014 kini tidak lagi sekadar roadmap, melainkan sudah terwujud. Ethereum telah melalui transformasi signifikan dari tahun 2014 hingga 2026, dengan mengatasi keterbatasan utama melalui penerapan Proof-of-Stake dan teknologi zero-knowledge. Sistem ini memungkinkan verifikasi tanpa memproses setiap transaksi pada semua komputer. Ditambah dengan PeerDAS, jaringan kini dapat menangani data dalam jumlah besar tanpa kelebihan beban, membuat transaksi lebih murah dan cepat. Perkembangan juga terlihat pada evolusi Whisper menjadi Waku, sistem pesan terdesentralisasi yang tidak bergantung pada server terpusat. Aplikasi seperti Status telah menggunakannya, membuktikan bahwa sistem komunikasi dapat berjalan tanpa kontrol pusat. Buterin juga menyoroti "Walkaway Test", di mana suatu produk dianggap berhasil jika pengguna tetap dapat menggunakannya meskipun perusahaan di belakangnya menghilang. Dari sisi pasar, kepercayaan terhadap Ethereum tetap kuat, dengan nilai ETH sekitar $3.300 dan inflow ETF ETH spot mencapai $130 juta pada 13 Januari. Singkatnya, Ethereum telah berubah menjadi "World Computer" yang praktis, dengan nilai jangka panjang yang bergantung pada kemampuannya sebagai infrastruktur, bukan hanya siklus harga.

ambcrypto01/15 05:04

Ethereum telah beralih dari visi menjadi kenyataan, kata Vitalik Buterin

ambcrypto01/15 05:04

Menerima Mata Uang Virtual Senilai Puluhan Juta Yuan, Dompet Keras Disimpan di Laci Kantor! Detail Kasus Yao Qian dari Komisi Regulasi Sekuritas Terungkap

Dalam kasus korupsi yang melibatkan Yao Qian, mantan Direktur Jenderal Pengawasan Teknologi di Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok (CSRC), terungkap bahwa ia menerima suap dalam bentuk mata uang kripto Ethereum senilai puluhan juta yuan. Yao, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Institut Mata Uang Digital Bank Sentral Tiongkok, menyalahgunakan kekuasaannya untuk membantu perusahaan teknologi tertentu dalam memperluas bisnis dan pengadaan perangkat lunak. Ia menerima 2.000 Ethereum (bernilai sekitar 60 juta yuan pada puncaknya) dari seorang pengusaha sebagai imbalan atas bantuannya dalam proyek penerbitan token. Yao menyimpan mata uang kripto tersebut dalam dompet keras (hardware wallet) yang disembunyikan di laci kantornya. Untuk menyamarkan transaksi suap, ia menggunakan akun bank atas nama orang lain dan perantara untuk menerima dan mengonversi aset virtual menjadi uang tunai. Sebanyak 1.000 yuan dari hasil penjualan 370 Ethereum digunakan untuk membayar sebagian pembelian vila mewah di Beijing. Kasus ini berhasil diungkap melalui penyelidikan mendalam yang memanfaatkan teknologi big data dan analisis blockchain, membuktikan bahwa meskipun mata uang kripto memiliki sifat yang tersembunyi, transaksinya tetap dapat dilacak di blockchain. Yao dipecat dari jabatannya pada November 2024 dan kasusnya telah diserahkan ke kejaksaan untuk dituntut. Kasus ini menjadi contoh bagaimana korupsi bentuk baru dan tersembunyi dapat dideteksi dan ditindak melalui metode investigasi canggih.

比推01/14 18:01

Menerima Mata Uang Virtual Senilai Puluhan Juta Yuan, Dompet Keras Disimpan di Laci Kantor! Detail Kasus Yao Qian dari Komisi Regulasi Sekuritas Terungkap

比推01/14 18:01

活动图片