Surat PHK Jujur dari Pendiri Twitter: AI Bisa Kerjakan Tugasmu, Kamu Bisa Pergi
Co-founder Twitter Jack Dorsey, CEO Block (perusahaan di balik Square dan Cash App), memangkas hampir setengah dari total karyawan, dari 10.000 menjadi 6.000 orang. Keputusan ini membuat nilai pasar Block naik $3 miliar, atau setara $75.000 per karyawan yang di-PHK.
Berbeda dengan CEO lain yang kerap menggunakan alasan strategis, Dorsey secara blak-blakan menyatakan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) massal ini disebabkan oleh alat kecerdasan buatan (AI) yang kini mampu melakukan pekerjaan karyawan dengan lebih baik dan efisien. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan lain akan segera mengikuti langkah ini.
Dorsey memilih memangkas karyawan sekaligus, bukan bertahap, untuk menghindari penurunan moral yang berlarut. Meski tampak jujur, keputusannya menuai kritik. Internal Block dilaporkan kacau, dengan karyawan merasa tidak aman dan diminta membuktikan nilai mereka lewat email mingguan yang dianalisis AI.
PHK ini didorong kinerja kuartalan yang kuat dan narasi transformasi AI, yang dihargai pasar. Pesan untuk pekerja: menguasai AI atau membuktikan nilai diri tidak menjamin keamanan kerja. Ketika perusahaan berfokus pada efisiensi dengan lebih sedikit orang, sumber penghasilan alternatif perlu dipersiapkan.
marsbit02/27 03:18