Perbedaan Logika Nilai KOL Crypto Timur dan Barat
Perbedaan mendasar dalam logika nilai antara KOL Crypto Timur dan Barat terletak pada pendekatan mereka terhadap proyek-proyek crypto. KOL di wilayah Barat (seperti Asia Timur) cenderung fokus pada aspek praktis: model bisnis, taktik monetisasi, logistik, dan detail teknis. Mereka melihat proyek sebagai bisnis yang harus menghasilkan uang. Sementara itu, KOL Barat lebih menekankan narasi besar yang menjanjikan pengembalian 10x atau 100x, seringkali mengabaikan detail yang tidak dapat dipertahankan.
Narasi Barat bertujuan untuk meyakinkan modal besar agar bergabung, lalu menggunakan pendanaan yang kuat untuk mengatasi persaingan. Inilah mengapa inovasi seperti L1 berkinerja tinggi, restaking, dan Rollup sering berasal dari VC Barat. Namun, bisnis paling menguntungkan (seperti CEX, DEX, payment) justru didominasi oleh pihak Timur.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh biaya modal yang lebih rendah di Barat dan lingkungan sosial yang lebih nyaman, sementara budaya Timur lebih terstruktur untuk persaingan ketat (PVP). Penulis menolak pandangan bahwa komunitas Crypto Twitter Tionghoa "merosot", dan justru melihatnya sebagai perbedaan mendasar yang perlu diakui. Tantangan bagi KOL Timur adalah mengubah narasi Barat dengan logika nilai yang lebih konkret dan dapat dipertahankan.
marsbit01/16 10:07