# Artikel Terkait Siklus Chip

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Siklus Chip", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Pesta Triliunan Penjual Memori, Laba Pembeli Memori Tergilas

**Ringkasan: Pesta Triliunan Penjual Memori, Laba Pembeli Terpangkas** Pada 26 Mei, dua peristiwa kontras terjadi: laba bersih disesuaikan Xiaomi anjlok 43,1%, sementara saham Micron melonjak 19% dan valuasinya menembus US$1 triliun. Micron mendapat revaluasi besar dari analis seperti UBS dan JP Morgan, yang berargumen bahwa perjanjian jangka panjang (LTA) dengan raksasa cloud untuk suplai chip AI (seperti HBM dan DDR5) dapat menghilangkan siklus volatilitas industri memori. Mereka memperkirakan valuasi bergeser dari saham siklus menjadi seperti utilitas. Namun, peningkatan tajam harga memori ini menyakiti pembeli seperti Xiaomi. Biaya memori untuk satu ponsel naik sekitar 1.500 yuan, memaksa Xiaomi mengurangi model entry-level. Pasar memori kini terpecah: lapisan AI (HBM, server) sangat ketat dengan kontrak jangka panjang; lapisan ponsel/ponsel pintar menghadapi kenaikan harga paksa karena kapasitas dialihkan ke AI; sementara lapisan ritel PC (DDR5, SSD) justru turun karena penjualan persediaan. Meski narasi "siklus super" kuat, artikel mempertanyakan ketahanan LTA jika permintaan AI melambat. Ekspansi kapasitas besar-besaran oleh Micron dan lainnya berisiko menciptakan kelebihan suplai di masa depan. Keuntungan Micron saat ini didorong terutama oleh kenaikan harga, bukan volume, menjadikannya rentan jika siklus berbalik. Artikel mengingatkan bahwa menggunakan laba puncak siklus untuk valuasi bisa menjadi jebakan klasik.

marsbit05/27 12:02

Pesta Triliunan Penjual Memori, Laba Pembeli Memori Tergilas

marsbit05/27 12:02

活动图片