Bitcoin dalam Bahaya: Dapatkah Permintaan BTC Pulih Tanpa Modal Baru?
Bitcoin (BTC) masih berjuang untuk membangun struktur bullish yang berkelanjutan setelah penurunan ke $62.000 pada awal Februari. Meskipun harga naik 15,8% menjadi $71.800, BTC masih jauh di bawah rekor tertingginya, membuat pemulihan rentan terhadap tekanan jual.
Data on-chain menunjukkan risiko bearish, karena profitabilitas pemegang jangka panjang (LTH) lebih rendah daripada pemegang jangka pendek (STH), yang secara historis mendorong tekanan jual. Namun, LTH tetap tidak aktif dan terus mengakumulasi, didukung oleh metrik seperti Binary Coin Days Destroyed (CDD) yang menunjukkan koin lama tidak dipindahkan.
Profitabilitas agregat yang diukur oleh Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) juga meningkat perlahan menjadi 0,21, menunjukkan bahwa investor secara keseluruhan masih untung. Dominasi Bitcoin berada di 58%, mencerminkan keseimbangan pasokan dan permintaan, tetapi tanpa aliran modal baru yang signifikan, harga kemungkinan akan tetap tertekan dalam kisaran saat ini.
ambcrypto02/09 22:05