Standard Chartered dan Induk Perusahaan AirAsia Uji Coba Stablecoin Ringgit di Malaysia
Standard Chartered Bank Malaysia dan Capital A, perusahaan induk AirAsia, menandatangani letter of intent untuk mengembangkan stablecoin yang dipatok dengan mata uang ringgit Malaysia. Inisiatif ini merupakan bagian dari Digital Asset Innovation Hub yang diumumkan Bank Negara Malaysia (BNM) pada Juni lalu.
Standard Chartered akan bertindak sebagai penerbit stablecoin, sementara Capital A dan perusahaan dalam ekosistemnya akan menguji penggunaan stablecoin untuk skala wholesale (besar), bukan ritel. Ini adalah langkah pertama Capital A dalam aset digital teratur.
Malaysia berupaya tidak tertinggal dalam adopsi crypto dan stablecoin. Dukungan juga datang dari tingkat tertinggi, termasuk peluncuran stablecoin oleh putra tertua Raja Malaysia. BNM telah merilis peta jalan tiga tahun untuk mengeksplorasi tokenisasi aset dan membentuk kelompok kerja industri untuk mengoordinasikan pengembangan regulasi.
cointelegraph12/12 09:20