# Artikel Terkait Bitcoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Bitcoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dari $10 ribu hingga $250 ribu untuk Bitcoin. Kumpulan Prediksi untuk Tahun 2026

Ringkasan: Sebagian besar prediksi harga Bitcoin untuk tahun 2026 berkisar antara $150.000 hingga $250.000, didorong oleh ekspektasi pertumbuhan investasi institusional, aliran modal melalui ETF Bitcoin, dan regulasi yang positif. Namun, beberapa analis memperkirakan penurunan hingga $10.000–$70.000 karena permintaan yang melambat dan kondisi makroekonomi yang memburuk. **Kubu Optimis (Bullish):** * **Tom Lee (Fundstrat):** $200.000–$250.000 * **JPMorgan:** Nilai "wajar" mendekati $170.000 * **Standard Chartered:** $150.000 * **Bernstein:** $150.000 (dengan target $1 juta pada 2033) * **Citigroup:** $143.000 (skenario dasar), $189.000 (bullish) * **Arthur Hayes (BitMEX):** $124.000–$200.000 * **Cathryn Dowling (BSTR Holdings):** $150.000 * **Brad Garlinghouse (Ripple):** $180.000 * **Lily Liu (Solana Foundation):** >$100.000 **Kubu Pesimis (Bearish):** * **Sean Farrell (Fundstrat):** Koreksi ke $60.000–$65.000 * **CryptoQuant:** Turun ke $56.000–$70.000 * **Peter Brandt:** Koreksi dalam hingga $25.000 * **Mike McGlone (Bloomberg):** Penurunan ekstrem hingga $10.000 **Pandangan Netral:** Lembaga seperti Barclays dan VanEck memperkirakan tahun 2026 akan menjadi fase konsolidasi tanpa pergerakan harga yang tajam, cocok untuk strategi akumulasi. *Peringatan: "RBC-Crypto" tidak memberikan saran investasi. Aset kripto sangat volatil dan dapat menyebabkan kerugian finansial.*

RBK-crypto12/31 07:25

Dari $10 ribu hingga $250 ribu untuk Bitcoin. Kumpulan Prediksi untuk Tahun 2026

RBK-crypto12/31 07:25

Pemotongan Suku Bunga Fed 2026 Dilihat sebagai Kunci Kebangkitan Kripto Ritel

Analis industri percaya bahwa pemotongan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada tahun 2026 dapat menjadi kunci kembalinya investor ritel ke pasar crypto. Menurut Owen Lau dari Clear Street, kebijakan moneter akan menjadi pendorong utama momentum pasar crypto tahun depan. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung harga aset digital karena imbal hasil dari aset konvensional menurun, mendorong investor mencari peluang di aset berisiko seperti Bitcoin. Meskipun The Fed menunjukkan fleksibilitas untuk menyesuaikan kebijakan, pasar masih waspada terhadap seberapa agresif pemotongan suku bunga akan dilakukan pada awal 2026. Data menunjukkan hanya ada probabilitas 15% untuk pemotongan pada Januari, dan 52% pada Maret. Pemotongan suku bunga The Fed pada tahun 2025, termasuk tiga kali pemotongan, sempat mendorong Bitcoin mencapai rekor tertinggi $125.100 pada Oktober. Namun, optimisme itu memudar setelah likuidasi besar-besaran yang menghapus $19 miliar posisi leveraged, dan sentimen pasar memburuk. Indeks Rasa Takut & Serakah Crypto bahkan terus berada di zona "Ketakutan Ekstrem" sejak pertengahan Desember. Kembalinya investor ritel sangat bergantung pada arah kebijakan The Fed di tahun 2026. Jika tren pemotongan suku bunga berlanjut seiring turunnya inflasi, investor ritel mungkin kembali. Namun, jika The Fed menghentikan atau membalikkan sikap longgarnya, mereka mungkin tetap menunggu di pinggir lapangan, mengandalkan investor institusi untuk menyokong pasar.

TheNewsCrypto12/31 05:10

Pemotongan Suku Bunga Fed 2026 Dilihat sebagai Kunci Kebangkitan Kripto Ritel

TheNewsCrypto12/31 05:10

Tak Bisa Kalahkan Saham, Kalah dari Logam Mulia, Apakah Crypto Benar-Benar Jadi 'Orang Luar' di Bull Market?

Judul artikel: "Tidak Bisa Mengungguli Pasar Saham, Kalah dari Logam Mulia, Apakah Crypto Jadi 'Orang Luar' di Bull Market?" Pasar crypto, khususnya Bitcoin, menunjukkan kinerja yang lesu dan volatil dengan pola "pintu gambar" yang berulang. Sementara aset tradisional seperti saham dan logam mulia mengalami kenaikan signifikan, crypto justru tertinggal. Investor kehilangan kepercayaan, banyak yang menjual asetnya dan meninggalkan pasar. Nilai pasar stablecoin mencapai $3000 miliar, namun tidak memicu bull market seperti yang diharapkan. Sebaliknya, kondisi seperti "neraka" dengan likuiditas yang mengering. Lebih dari 30% pemegang Bitcoin mengalami kerugian, dan ETF Bitcoin mengalami arus keluar bersih selama 9 minggu berturut-turut. Volume perdagangan spot juga turun ke level terendah. Sementara itu, pasar saham global (A-shares, HK, AS, Korea) meroket dengan kenaikan indeks hingga 76%. Logam mulia seperti emas dan perak mencapai rekor tertinggi. Pencarian Google untuk "cryptocurrency" turun ke titik terendah dalam setahun. Banyak platform crypto kini menawarkan aset tradisional seperti saham yang ditokenisasi untuk mempertahankan pengguna. Artikel mengingatkan teori "orang bodoh di meja kartu" Warren Buffett: beralih ke pasar baru (seperti saham) tidak menjamin kesuksesan karena pasar tersebut sangat matang dan didominasi institusi dengan sumber daya superior. Disarankan untuk tetap pada bidang yang dikuasai dan menunggu dengan sabar.

marsbit12/31 03:59

Tak Bisa Kalahkan Saham, Kalah dari Logam Mulia, Apakah Crypto Benar-Benar Jadi 'Orang Luar' di Bull Market?

marsbit12/31 03:59

活动图片