Nasib Bitcoin Jika Selat Hormuz Tetap Tidak Stabil – Detail
Harga Bitcoin telah menunjukkan pemulihan dalam beberapa pekan terakhir, mencapai sekitar $71.000. Namun, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya penutupan Selat Hormuz oleh Iran, mengancam stabilitas ekonomi global. Selat ini merupakan jalur penting untuk 20% pasokan minyak dunia, dan penutupannya dapat memicu kenaikan harga energi serta inflasi.
Bank sentral mungkin merespons dengan menaikkan suku bunga, yang dapat menyebabkan investor beralih ke mata uang fiat dan mengurangi eksposur aset berisiko seperti Bitcoin. Analisis dari XWIN Research Japan menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung dianggap sebagai aset berisiko, bukan safe haven, selama gejolak geopolitik.
Oleh karena itu, penutupan Selat Hormuz berpotensi menyebabkan capital outflow dari pasar Bitcoin. Namun, dampak jangka panjang akan bergantung pada respons kebijakan keuangan global, tingkat likuiditas, dan leverage pasar. Investor disarankan memantau indikator derivatif seperti Open Interest dan Funding Rates untuk menilai kondisi pasar.
bitcoinist03/15 16:03