# Artikel Terkait Asimetri

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Asimetri", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Mengapa Tidak Jual Kosong Meski Bearish? Munger Sudah Hitung Biaya Kerugiannya

Mengapa meskipun pesimis terhadap suatu aset, sebaiknya tidak melakukan short selling? Artikel ini menjelaskan alasan di balik sikap tersebut melalui sudut pandang investor legendaris seperti Charlie Munger dan Stanley Druckenmiller. Munger menekankan bahwa secara matematis, short selling memiliki asimetri risiko dan imbalan yang tidak menguntungkan. Saat melakukan short, keuntungan maksimum terbatas (100% jika harga turun ke nol), tetapi kerugian potensial tak terbatas karena harga bisa naik terus. Selain itu, perusahaan yang bermasalah atau penipu seringkali mampu mempertahankan gelembung harga dengan ide-ide baru, menyebabkan pelaku short kehabisan dana sebelum harga akhirnya runtuh. Pengalaman Stanley Druckenmiller, mantan tangan kanan George Soros, mengonfirmasi hal ini. Ia pernah memilih 12 perusahaan untuk di-short, yang semuanya akhirnya bangkrut. Namun, dalam tiga minggu, sentimen pasar mendorong harga saham mereka melonjak drastis. Akibatnya, Druckenmiller tidak hanya kehilangan modal $200 juta, tetapi juga harus menanggung kerugian tambahan $600 juta untuk menutposisi, sehingga gagal menuai keuntungan saat perusahaan-perusahaan itu akhirnya kolaps. Kesimpulannya, baik untuk kontrak derivatif maupun short selling, alat keuangan kompleks ini sangat sulit dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan konsisten dalam jangka panjang oleh investor biasa. Seperti kata Munger, kecuali Anda seorang genius, lebih baik menghindarinya dan fokus pada strategi investasi yang lebih aman dan sederhana.

marsbit06/03 02:37

Mengapa Tidak Jual Kosong Meski Bearish? Munger Sudah Hitung Biaya Kerugiannya

marsbit06/03 02:37

CTO MuleRun: Parit Pertahanan Agent Terletak pada Kepadatan Data dan Memori Pengguna

CTO MuleRun, Shu Junliang, berbagi pandangan tentang AI Agent, terutama dalam konteks Web3 dan keuangan. Dalam acara bertema "Web4.0: Ketika AI Agent Mengambil Alih Otoritas On-Chain", ia menyoroti tiga aspek utama. Pertama, asisten AI yang lengkap memerlukan enam dimensi: kemampuan dialog, akuisisi data, kemampuan Agent, lingkungan eksekusi, memori pengguna, dan evolusi pengetahuan berkelanjutan. MuleRun mengintegrasikan semua ini dalam solusi seperti bot IM, data real-time berbagai aset, sandbox cloud, dan jaringan pengetahuan bersama. Kedua, keamanan adalah fondasi mutlak. Meski Agent menawarkan efisiensi, terdapat risiko seperti bias data, halusinasi AI, injeksi prompt, dan proses keputusan kotak hitam. Shu menekankan pentingnya audit penuh, kontrol izin bertingkat, dan retensi keputusan akhir tentang dana di tangan manusia. Ketiga, Agent menggeser paradigma. Peran berkembang dari bantuan keputusan menuju eksekusi otonom, dari keunggulan informasi menuju keunggulan eksekusi, dan dari interaksi manusia dengan rantai blok menuju interaksi Agent dengan rantai blok. Ini akan meratakan kemampuan dan waktu partisipan, tetapi keunggulan akan kembali pada kedalaman pemahaman pasar. Gagasan intinya: pertahanan kompetitif Agent terletak pada kepadatan data dan memori pengguna, bukan pada model atau kerangka teknis. Infrastruktur Web3 akan dibangun ulang di sekitar Agent, membentuk dimensi kompetisi baru di mana satu orang dengan sekelompok Agent dapat mengoperasikan kemampuan setara dana kecil.

marsbit05/14 08:53

CTO MuleRun: Parit Pertahanan Agent Terletak pada Kepadatan Data dan Memori Pengguna

marsbit05/14 08:53

活动图片