Sui publishes post-mortem after mainnet stall halted transactions for six hours

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-01-16Terakhir diperbarui pada 2026-01-16

Abstrak

Sui Foundation published a post-mortem detailing a six-hour mainnet stall on January 15, caused by an edge-case bug in consensus commit logic. This led to validators processing conflicting transactions differently under specific garbage-collection conditions, resulting in divergent checkpoint digests. The network automatically halted to prevent inconsistent state finalization, prioritizing safety over availability. No forks, rollbacks, or fund losses occurred, and read operations remained functional. Sui is implementing improvements for faster recovery and enhanced testing to prevent similar issues, confirming the safety mechanisms worked as intended.

Sui Foundation has published a detailed post-mortem explaining the cause of the mainnet stall that disrupted transaction processing on 15 January. It confirmed that the network halted as a safety measure to prevent inconsistent state finalization.

According to the Foundation, the disruption lasted for approximately six hours. An internal divergence in validator consensus processing caused it.

During the incident, validators were unable to certify new checkpoints, leading to transaction submissions timing out while the network prioritized safety.

Sui consensus divergence triggered safety halt

The Foundation said the incident stemmed from an edge-case bug in the consensus commit logic that affected how conflicting transactions were handled under certain garbage-collection conditions.

As a result, different validators derived different consensus outputs and attempted to execute incompatible candidate checkpoints.

When validators detected that more than one-third of stake was signing a different checkpoint digest, checkpoint certification became impossible. Validators then halted progress to avoid finalizing an inconsistent state.

“This is the intended failure mode for this class of issue,” the Foundation said, noting that the network is designed to stop safely rather than risk forks or irreversible inconsistencies.

No forks, rollbacks, or fund losses

Sui stressed that the stall was not caused by network congestion, transaction volume, or external threats. Throughout the incident:

  • No certified state forks occurred
  • No certified transactions were rolled back
  • User funds were never at risk
  • Network safety and consistency guarantees were preserved

While transaction execution halted during the incident window, read operations continued to serve the last certified state. This ensured data consistency for users and applications.

Improvements planned after incident

The Sui Foundation said it is implementing several changes to reduce recovery time in the event of similar issues in the future.

Planned improvements include faster detection of checkpoint inconsistencies and more automated operator tooling to clean up divergent internal state. Also, expanded consensus-specific testing to reproduce and validate fixes before deployment.

The Foundation added that while the interruption was disruptive, it confirmed that Sui’s safety-focused architecture behaved as designed.


Final Thoughts

  • Sui’s explanation confirms the mainnet stall was the result of a consensus edge case, with safety mechanisms halting the network to avoid inconsistent finalized state.
  • While disruptive, the incident highlights the trade-off between availability and safety as high-throughput networks push performance limits.

Pertanyaan Terkait

QWhat was the primary cause of the mainnet stall on the Sui network on January 15th?

AThe stall was caused by an edge-case bug in the consensus commit logic that affected how conflicting transactions were handled under certain garbage-collection conditions, leading to an internal divergence in validator consensus processing.

QHow long did the network disruption last, and what was the core function that was halted?

AThe disruption lasted for approximately six hours, during which validators were unable to certify new checkpoints, halting transaction processing.

QAccording to the post-mortem, what key negative outcomes were avoided during the incident?

ANo certified state forks occurred, no certified transactions were rolled back, user funds were never at risk, and the network's safety and consistency guarantees were preserved.

QWhat safety mechanism was triggered that caused the network to halt progress?

AWhen validators detected that more than one-third of the stake was signing a different checkpoint digest, checkpoint certification became impossible, and they halted progress to avoid finalizing an inconsistent state.

QWhat improvements is the Sui Foundation implementing to prevent similar issues in the future?

APlanned improvements include faster detection of checkpoint inconsistencies, more automated operator tooling to clean up divergent internal state, and expanded consensus-specific testing to reproduce and validate fixes before deployment.

Bacaan Terkait

Hoskinson Klaim Cardano Dapat Melampaui Bitcoin Dengan Memecahkan Masalah Kepercayaan Crypto

Charles Hoskinson mengklaim bahwa tujuan jangka panjang Cardano bukan hanya sekadar bersaing di pasar kripto, tetapi untuk menjadi lapisan infrastruktur kepercayaan global. Dalam siaran langsung 8 Juni, pendiri Cardano itu berargumen bahwa nilai ADA bergantung pada kemampuan jaringan dalam mengurangi ketergantungan dunia pada pihak ketiga tepercaya, yang dapat membawanya melampaui Bitcoin. Hoskinson menyatakan bahwa krisis saat ini lebih dari sekadar pasar bear; ini adalah krisis eksistensial di mana kripto dipertanyakan relevansinya. Ia menekankan bahwa fungsi inti industri ini adalah mengurangi biaya kepercayaan dalam perdagangan global, yang mencapai ratusan miliar dolar per tahun melalui audit, asuransi, dan fungsi perantara lainnya. Solusi yang diajukan adalah "verifiable reflexivity," di mana sesuatu membawa bukti kebenarannya sendiri, seperti surat suara yang membuktikan keabsahannya. Blokchain berperan sebagai lapisan penyimpanan untuk transaksi semacam ini, sementara kontrak pintar dan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proofs) menjadi mesinnya. Kripto, dalam kerangka ini, adalah sumber daya ekonomi untuk membayar infrastruktur terdesentralisasi. Hoskinson menguraikan empat persyaratan untuk Cardano: mesin desentralisasi melalui Ouroboros, model akuntansi UTXO yang diperluas, ekspansi modular seperti Hydra dan partner chains (contoh: Midnight), serta tata kelola terdesentralisasi yang mampu mengkhususkan diri. Tantangan tata kelola, termasuk fungsi eksekutif dan spesialisasi, masih perlu diperkuat. Ia menekankan bahwa Cardano harus mampu "menyembuhkan diri sendiri" dan bertahan bahkan tanpa kepercayaan pada pendirinya. Jika berhasil membangun sistem kepercayaan yang dapat diverifikasi, ADA berpotensi menjadi "mata uang kepercayaan global" dan melampaui Bitcoin. Pada saat berita, ADA diperdagangkan pada $0,16.

bitcoinist2j yang lalu

Hoskinson Klaim Cardano Dapat Melampaui Bitcoin Dengan Memecahkan Masalah Kepercayaan Crypto

bitcoinist2j yang lalu

Artikel Baru Arthur Hayes: Gelembung AI Menuju Ledakan, Pasar Kripto Tertekan Jangka Pendek

Artikel Arthur Hayes membahas potensi gelembung pasar AI yang mendekati titik pecah dan tekanan jangka pendek pada pasar kripto. Hayes berargumen bahwa harga minyak, yang sedang naik akibat ketegangan geopolitik antara AS dan Iran di Selat Hormuz, merupakan variabel kunci. Inflasi akibat kenaikan harga energi dapat mendorong calon presiden AS, Donald Trump, untuk mengambil sikap keras terhadap industri AI demi menarik suara pemilih, seperti menjanjikan regulasi dan pajak yang lebih ketat untuk pusat data dan perusahaan AI. Hal ini, ditambah dengan kenaikan biaya energi yang menggerogoti keuntungan perusahaan AI, serta tekanan dari penawaran saham IPO raksasa seperti SpaceX, Anthropic, dan OpenAI, dapat memicu koreksi besar-besaran di pasar saham AI. Hayes menunjukkan bahwa aliran dana likuiditas global dalam beberapa tahun terakhir telah terserap hampir seluruhnya ke sektor AI, bukan ke aset kripto seperti Bitcoin. Oleh karena itu, jika gelembung AI pecah, pasar kripto juga akan terkena dampak negatif dalam jangka pendek. Sebagai strategi, Hayes menyatakan telah melikuidasi saham-saham AI, mengurangi eksposur ke altcoin kripto (hanya mempertahankan Bitcoin dan Ethereum), dan beralih ke saham perusahaan energi yang diuntungkan dari tren kenaikan harga minyak. Dia memperkirakan Bitcoin akan mencapai titik terendah setelah koreksi pasar dan kemudian pulih ketika bank sentral melonggarkan kebijakan moneternya sebagai respons terhadap gejolak finansial.

marsbit3j yang lalu

Artikel Baru Arthur Hayes: Gelembung AI Menuju Ledakan, Pasar Kripto Tertekan Jangka Pendek

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli SUI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian SUI Network (SUI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli SUI Network (SUI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan SUI Network (SUI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan SUI Network (SUI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading SUI Network (SUI)Lakukan trading SUI Network (SUI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

671 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli SUI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga SUI (SUI) disajikan di bawah ini.

活动图片