Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat telah mengirimkan proposal ke Gedung Putih untuk merevisi aturan penyimpanan aset kripto bagi penasihat investasi dan dana — pada 25 Agustus 2026, dokumen yang dikenal sebagai Amendments to the Custody Rules (RIN 3235-AN46) masuk ke Office of Information and Regulatory Affairs (OIRA).
Menurut agenda regulasi resmi SEC, tercatat bahwa proposal ini menyangkut amandemen terhadap aturan berdasarkan Investment Advisers Act 1940 dan Investment Company Act 1940. Komisi berharap dapat memperjelas kerangka penyimpanan aset kripto oleh penasihat investasi dan perusahaan investasi, sekaligus menghapus beberapa persyaratan yang dianggap sudah usang di tengah perubahan pasar serta pendekatan terhadap perdagangan dan penyimpanan sekuritas.
Apa yang Dinyatakan dalam Landasan Pemikiran
Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa penasihat investasi dan dana telah berulang kali mengangkat pertanyaan tentang bagaimana memegang aset kripto dalam kerangka persyaratan SEC yang berlaku. Pekerjaan pada aturan ini harus:
memperjelas kerangka penyimpanan aset kripto oleh penasihat investasi dan dana;
melakukan modernisasi norma-norma yang menurut SEC berlebihan untuk melindungi investor;
mempertimbangkan bagaimana pasar serta pendekatan terhadap perdagangan dan penyimpanan sekuritas telah berubah.
Proposal ini dikategorikan sebagai signifikan secara ekonomi, serta termasuk dalam kategori yang menghapus sebagian regulasi, bukan menetapkan yang baru — klasifikasi seperti itu diperoleh sesuai dengan perintah eksekutif Presiden Trump Executive Order 14192, yang mengharuskan lembaga-lembaga untuk sekaligus mencabut persyaratan berlebihan yang berlaku ketika memperkenalkan norma-norma baru. Saat ini dokumen sedang melalui tahap persiapan rancangan aturan, sementara pemberitahuan tentang aturan yang diusulkan (NPRM) rencananya akan diterbitkan oleh SEC pada Oktober 2026 — setelah itu baru diskusi publik akan dimulai.
Teks lengkap proposal saat ini masih tertutup dan dapat berubah setelah ditinjau oleh OIRA. Setelah dokumen dikembalikan ke SEC, komisi harus memilih untuk mempublikasikannya guna diskusi publik — prosedur ini biasanya membutuhkan waktu setidaknya 60 hari.
Konteks: Jeda dengan CLARITY Act
Inisiatif ini muncul di tengah Kongres yang belum juga mengesahkan undang-undang khusus tentang struktur pasar kripto. Pada pertengahan Agustus, SEC telah mengumumkan rapat terbuka yang membahas pembuatan rezim terpisah untuk penempatan kontrak investasi yang terkait dengan aset kripto — ini terjadi segera setelah senator tidak dapat meloloskan Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY) melalui pemungutan suara.
Jauh sebelum masa reses parlemen, Ketua SEC Paul Atkins menyatakan bahwa lembaga siap mengeluarkan aturannya sendiri tentang aset digital jika senat tidak mengesahkan CLARITY. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengajukan petisi untuk menghentikan debat atas rancangan undang-undang tersebut, yang akan dipertimbangkan setelah para legislator kembali dari reses pada 14 September — selanjutnya dokumen harus melalui pemungutan suara di senat, kembali ke Dewan Perwakilan Rakyat, dan baru kemudian sampai di meja presiden.
Revisi aturan penyimpanan aset kripto ini sesuai dengan garis umum SEC untuk tindakan mandiri dalam kondisi pembahasan CLARITY Act di Kongres yang berlarut-larut. Komisi secara paralel terus mengerjakan norma-norma sektoral dan menunggu publikasi NPRM pada Oktober, sementara nasib undang-undang tentang struktur pasar tetap berada di tangan senat dan Gedung Putih.
Pendapat AI
Dari sudut pandang analisis data mesin, inisiatif SEC saat ini selaras dengan sejarah: aturan penyimpanan aset untuk penasihat investasi muncul bukan dari kepedulian abstrak terhadap pasar, tetapi sebagai respons langsung terhadap runtuhnya Bernard Madoff pada tahun 2008 — saat itu komisi untuk pertama kalinya menetapkan persyaratan pemeriksaan independen terhadap penyimpan aset oleh penasihat. Dokumen baru ini bergerak ke arah sebaliknya — tidak memperketat kontrol, tetapi menghapus sebagian norma yang dianggap usang untuk pasar kripto. Nuansa teknis yang tersisa di luar artikel: aset kripto secara fisik tidak mirip dengan sekuritas kertas, dan pertanyaan "siapa yang sebenarnya memegang kunci privat" hingga saat ini belum memiliki jawaban regulasi tunggal bahkan di dalam SEC sendiri. Status deregulasi dokumen ini menambah bobot politik pada inisiatif, tetapi tidak menghilangkan risiko: tanpa mekanisme inspeksi mendadak, deteksi masalah terkait keamanan aset mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Mana yang akan lebih berat — fleksibilitas bagi industri atau pengulangan pelajaran lama?
end-content




