‘Scammers are liable’: Uniswap CEO reacts to landmark court dismissal

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-03-03Terakhir diperbarui pada 2026-03-03

Abstrak

In a landmark ruling, a New York federal court dismissed a lawsuit against Uniswap that sought to hold the decentralized exchange and its CEO, Hayden Adams, liable for financial losses users suffered from scam tokens traded on its platform. Judge Katherine Polk Failla ruled that Uniswap cannot be held responsible for the misconduct of unidentified third-party token issuers, stating it defies logic to hold the drafter of open-source code accountable for a third party’s misuse of the platform. The case, ongoing since April 2022, was dismissed with prejudice. Uniswap’s CEO hailed the decision as a "good, sensible outcome" and a significant legal precedent for DeFi, emphasizing that scammers—not open-source developers—should be held liable for fraud. The ruling is seen as a major win for the DeFi industry, providing decentralized platforms greater legal protection and breathing room. Following the news, Uniswap’s native token UNI saw a brief price increase of approximately 5%. The case may influence ongoing legislative efforts, such as the CLARITY Act, which aims to establish safe harbor protections for open-source developers in crypto.

DeFi exchange Uniswap has hailed the latest court ruling that dismissed a case that sought to hold it accountable for scam tokens traded on the platform.

In an opinion issued on the 2nd of March, federal Judge Katherine Polk Failla of the Southern District of New York (SDNY) dismissed the complaint with prejudice.

Judge Failla ruled that the petitioners can not hold Uniswap CEO Hayden Adams and Uniswap Labs (defendants) responsible for misconduct carried out by unidentified third-party token issuers.

The petitioners claimed losses from trading tokens on the Uniswap platform. They alleged the tokens were ‘rug pulls’ and ‘pump and dump’ schemes.

According to them, Uniswap facilitated fraud by running a marketplace that allows the selling and buying of these alleged scam tokens.

But the court dismissed this argument, stating that,

“It defies logic that a drafter of computer code underlying a particular software platform could be liable under Section 29(b) for a third-party’s misuse of that platform.”

Uniswap leadership hails the ruling

The case has been running since April 2022. Reacting to the ruling, Uniswap CEO called it a ‘good, sensible outcome’ and a new legal precedent for the sector.

“If you write open source smart contract code, and the code is used by scammers, the scammers are liable, not the open source developers.”

Stani Kulechov, Founder of Aave, called the update a “great win for DeFi.”

The change gives DeFi players breathing room. Fully decentralized platforms will no longer face legal liability for losses caused by third-party token issuers.

Lawmakers are also pushing for a safe harbor for open-source developers in the crypto market structure bill, the CLARITY Act. Still, the final draft will determine whether those developer protections actually hold.

Uniswap is one of the largest DeFi platforms and has operated for over eight years. Since its inception, the exchange has recorded a cumulative of over $5 billion in fees and recently activated a token accrual program for its governance token UNI.

Following the court update, the Uniswap [UNI] token surged by about 5%, but was still stuck between $3.6 and $4.2 short-term price range.


Final Summary

  • Judge Failla ruled that Uniswap and other DeFi platforms can’t be held responsible for misconduct done by unidentified third-party token issuers.
  • The case could set the tone for the protection of open-source DeFi developers, according to policy watchers.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat was the outcome of the court case against Uniswap regarding scam tokens?

AThe court dismissed the case with prejudice, ruling that Uniswap and its CEO could not be held liable for the misconduct of unidentified third-party token issuers.

QWho was the judge that issued the ruling in the Uniswap case?

AFederal Judge Katherine Polk Failla of the Southern District of New York (SDNY) issued the opinion.

QWhat was the core legal argument the judge used to dismiss the complaint?

AThe judge stated that it defies logic to hold the drafter of computer code liable for a third party's misuse of that platform under Section 29(b).

QHow did Uniswap CEO Hayden Adams react to the court's decision?

AHe called it a 'good, sensible outcome' and a new legal precedent, stating that scammers are liable, not the open-source developers.

QWhat was the immediate market reaction of the UNI token following the court update?

AThe UNI token surged by about 5% following the court ruling.

Bacaan Terkait

Bank Italia Tidak Melihat Keunggulan Sistemik Stablecoin dalam Transfer

Studi Bank Italia menunjukkan bahwa stablecoin tidak memberikan keunggulan sistemik yang berkelanjutan dalam hal biaya dan kecepatan transfer uang. Semua keuntungan hilang akibat biaya untuk deposit dan penarikan ke/dari fiat serta proses dalam infrastruktur pembayaran lokal. Peneliti membandingkan transfer 200 USDC di 10 koridor bilateral antara Italia dengan Brasil, Argentina, Jepang, UEA, dan Afrika Selatan. Metriknya adalah biaya total dan waktu penyelesaian dibandingkan layanan uang standar. Biaya akhir transfer stablecoin bervariasi dari 0,3% hingga hampir 9%, tergantung arahnya. Di koridor dengan sistem pembayaran instan, penyelesaian membutuhkan waktu kurang dari 20 menit. Sementara di daerah tanpa infrastruktur tersebut, proses memakan waktu satu hingga dua hari kerja. Biaya dan penundaan utama dikaitkan dengan pertukaran dan konversi mata uang, serta kualitas infrastruktur lokal. Komisi blockchain bukan faktor utama. Rata-rata biaya transfer uang global adalah 6,65%. Di sebagian besar koridor yang diteliti, stablecoin lebih murah dari level ini, namun dibandingkan dengan Wise, stablecoin hanya lebih unggul di tiga dari tujuh rute yang sebanding. Penulis berpendapat efeknya akan lebih terasa jika stablecoin bisa dibelanjakan langsung untuk barang/jasa tanpa konversi ke mata uang lokal. Mereka juga mencatat bahwa rezim regulasi yang melarang tidak menghilangkan permintaan akan "koin stabil", dan aturan yang terlalu ketat justru mempersulit penggunaan oleh klien ritel.

cryptonews.ru20m yang lalu

Bank Italia Tidak Melihat Keunggulan Sistemik Stablecoin dalam Transfer

cryptonews.ru20m yang lalu

Boom Bitcoin Memanas: Pernyataan Baru Saylor Picu Spekulasi Pembelian

Ketua Eksekutif MicroStrategy Inc., Michael Saylor, kembali memicu spekulasi pembelian Bitcoin baru perusahaan setelah memposting pesan "Bitcoin Drive engaged" pada 2 Agustus. Postingan hari Minggu ini disertai dengan pelacak pembelian biasa MicroStrategy, yang sejalan dengan praktik Saylor memberi sinyal perubahan treasury sebelum laporan mingguan. Laporan Saylor menunjukkan bahwa cadangan Bitcoin MicroStrategy adalah 843.775 BTC dengan nilai pasar sekitar $53,25 miliar. Dua penjualan Bitcoin baru-baru ini, total 3.588 BTC, telah mengurangi cadangan dari 847.363 BTC. Penjualan ini, menurut pengajuan SEC, ditujukan untuk mendanai pembayaran saham preferen dan menambah cadangan dolar AS. Perusahaan juga dilaporkan tidak melakukan pembelian Bitcoin dalam minggu yang berakhir 26 Juli, sambil meningkatkan cadangan dolar AS menjadi sekitar $3,75 miliar. Ekspektasi untuk pengumuman treasury pada hari Senin diperkuat oleh pola sebelumnya, di mana sinyal serupa pada hari Minggu mendahului pengungkapan cadangan uang yang lebih besar pada 27 Juli. Pembaruan data hari Senin ini akan menunjukkan apakah MicroStrategy kembali ke akumulasi Bitcoin, karena perusahaan menyeimbangkan cadangan Bitcoinnya yang besar dengan kewajiban tunai yang meningkat dan manajemen modal yang aktif. Risiko keuangan tetap tinggi setelah MicroStrategy melaporkan kerugian operasional $8,33 miliar untuk kuartal II 2026, termasuk kerugian belum terealisasi $8,32 miliar pada aset digitalnya.

cryptonews.ru22m yang lalu

Boom Bitcoin Memanas: Pernyataan Baru Saylor Picu Spekulasi Pembelian

cryptonews.ru22m yang lalu

Saham Perusahaan yang Bergerak di Bidang Kecerdasan Buatan Diperdagangkan Seperti 'Meme Coin', Sementara Bitcoin Hampir Tak Berubah Harganya — Tinjauan Mingguan

Tinjauan minggu ini menyoroti dominasi berita pasar saham tradisional dan makroekonomi atas berita kripto. Peringatan keamanan mendesak dikeluarkan untuk pengguna Coldcard terkait potensi kompromi kunci pribadi. Sementara itu, Bitcoin relatif stabil di sekitar $64.000, perhatian pasar justru terfokus pada volatilitas ekstrem di saham AI dan pasar Asia, terutama Korea Selatan yang mengalami penurunan signifikan. Likuidasi besar oleh dana "Situational Awareness" diduga berkontribusi pada penurunan ini. Di sektor kripto, tren bearish berlanjut dengan beberapa perusahaan seperti BitMart dan Storj Labs mengumumkan penutupan atau kebangkrutan. Perusahaan yang masih beroperasi, seperti Coinbase, mengalami tekanan dengan penurunan harga saham dan gelombang PHK di industri. Di sisi lain, MicroStrategy terus menambah cadangan kasnya dan membeli kembali sahamnya. Ekosistem DeFi menghadapi tantangan potensial dari kesuksesan proyek seperti Trade.xyz dan Pump.fun, yang dapat memutuskan untuk beroperasi secara mandiri. Isu perdagangan orang dalam juga mencuat di platform Hyperliquid. Sementara itu, token AI seperti Bittensor (TAO) menarik perhatian investor venture capital, meski disertai peringatan agar investor retail berhati-hati. Artikel ditutup dengan penekanan kembali pada pentingnya kewaspadaan keamanan, khususnya dalam penyimpanan aset kripto secara mandiri, di tengah potensi meningkatnya kerentanan perangkat keras dompet digital.

cryptonews.ru33m yang lalu

Saham Perusahaan yang Bergerak di Bidang Kecerdasan Buatan Diperdagangkan Seperti 'Meme Coin', Sementara Bitcoin Hampir Tak Berubah Harganya — Tinjauan Mingguan

cryptonews.ru33m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli T

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Threshold Network Token (T) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Threshold Network Token (T) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Threshold Network Token (T) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Threshold Network Token (T) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Threshold Network Token (T)Lakukan trading Threshold Network Token (T) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli T

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga T (T) disajikan di bawah ini.

活动图片