Pemadaman internet Iran tidak hanya mengganggu kehidupan online sehari-hari; itu mengirimkan gelombang kejut melalui jaringan Bitcoin [BTC]. Penambang terputus, dan hashrate turun drastis.
Pemadaman itu memaksa operasi penambangan berhenti sementara dan mendorong pergeseran ke yurisdiksi yang lebih stabil. Dalam lanskap saat ini, konektivitas yang andal telah menjadi sama pentingnya dengan listrik murah.
Peristiwa ini menyoroti tren yang lebih luas: risiko geopolitik dan jaringan membentuk tempat penambangan Bitcoin berkembang. Penambang tiba-tiba offline, dan hashrate mulai bermigrasi menjauh dari infrastruktur digital negara yang tidak stabil.
Dalam lanskap penambangan saat ini, konektivitas sama pentingnya dengan daya murah, dan pemadaman Teheran adalah indikasi jelas bahwa risiko geopolitik dan jaringan sekarang menentukan di mana Bitcoin berada.
Protes Iran 2025, pemadaman internet, pemadaman listrik, dan tindakan keras pemerintah memicu migrasi dan penghentian signifikan penambang Bitcoin.
Iran sebelumnya menyumbang 4–7% dari hashrate global, menjadikannya operator terbesar kelima. Namun, pada saat berita ini ditulis, pangsa pasarnya telah turun menjadi 4% atau kurang.
Penurunan ini menyebabkan penurunan sementara sebesar 2–5% dalam hashrate global, sebelum mekanisme penyesuaian kesulitan jaringan turun tangan untuk menstabilkan kinerja.
Migrasi mendistribusikan kembali daya ke wilayah stabil seperti Kazakhstan atau Rusia, melemahkan alat penghindaran sanksi Iran dan pendapatan penambangan di tengah krisis ekonomi.
Mengapa daya murah tidak lagi cukup
Pada tahun 2026, listrik murah tidak akan lagi cukup untuk membuat penambang Bitcoin tetap kompetitif.
Pusat data AI menawar lebih tinggi daripada penambang untuk kapasitas jaringan, menyebabkan pemadaman yang sering di hub seperti Texas. Risiko politik menambah tekanan.
Protes dan pemadaman internet Iran tahun 2025 memotong pangsa hashrate-nya di bawah 5%, memperlihatkan ketidakstabilan. Kesulitan jaringan mencapai rekor tertinggi, menuntut ASIC yang sangat efisien.
Penambang yang sukses sekarang membutuhkan lebih dari sekadar daya berbiaya rendah. Mereka mengandalkan aset energi milik sendiri, stabilitas regulasi, dan aliran pendapatan yang terdiversifikasi seperti hosting AI. Hanya kWh rendah saja tidak bisa lagi melindungi margin.
Dampak pemadaman Iran pada ekosistem Bitcoin
Iran menyumbang sekitar 2-5% dari hashrate Bitcoin global pada awal 2026, turun dari 4-8% pada tahun 2021 karena tindakan keras dan masalah energi.
Di belakang Iran ada kontributor yang lebih kecil, seperti Argentina dan Kazakhstan, masing-masing memegang sekitar 1-3%.
Pemadaman internet nasional mengganggu operasi penambangan, memaksa node offline dan menghentikan sementara kontribusi pool Iran.
Gangguan itu menyerupai penghentian operasi China pada akhir 2025, menyebabkan fluktuasi serupa dalam hashrate dan penurunan singkat dalam kesulitan jaringan.
Kedua insiden tersebut digerakkan oleh pemerintah dan berumur pendek. Ini kontras dengan crash BTC Oktober 2025, yang menekan margin penambang tetapi tidak secara langsung mempengaruhi hashrate.
Peristiwa cuaca, seperti cuaca dingin 2025, juga menyebabkan gangguan sementara dalam operasi penambangan.
Jaringan tetap tangguh melalui penyesuaian kesulitan otomatis, tetapi pemadaman ini menyoroti tren yang jelas: penambang beralih ke wilayah yang lebih stabil untuk menghindari risiko konektivitas dan geopolitik.
Meskipun jaringan global tetap stabil berkat penyesuaian kesulitan, peristiwa ini menegaskan bagaimana risiko geopolitik dan konektivitas dapat menggeser aliran hashrate.
Bahkan gangguan kecil beriak melalui ekosistem, mempengaruhi pendapatan penambang, persaingan pool, dan validasi transaksi lokal. Singkatnya, penambangan semakin sensitif terhadap stabilitas, bukan hanya daya murah.
Pemikiran Akhir
- Pemadaman internet Iran menunjukkan penambang memprioritaskan konektivitas daripada daya murah, mendorong migrasi hashrate ke wilayah stabil.
- Penurunan sementara beriak melalui jaringan, mempengaruhi pendapatan, pool, dan validasi transaksi meskipun secara keseluruhan tangguh.







