Spesialis keamanan perangkat keras, Joe Grand, yang dikenal dengan nama samaran Kingpin, dalam konferensi Hardwear.io 2026 di Santa Clara mempresentasikan analisis lengkap chip mata-mata yang ditemukan di dalam Ledger Nano X palsu. Perangkat ini pertama kali muncul pada tahun 2021 — pengguna Reddit mengeluh bahwa mereka menerima dompet dengan komponen elektronik asing di dalamnya, dan perangkat-perangkat tersebut sampai ke tangan korban melalui kebocoran basis data Ledger tahun 2020 dan serangan phishing yang menyusul.
Bagaimana Implan Membaca Seed-Frase
Menurut Grand, papan implan yang ditanam terhubung ke bus SPI internal, yang digunakan oleh Secure Element (Elemen Aman) Nano X untuk mengirimkan data ke layar OLED perangkat. Implan ini menyadap lalu lintas data tersebut dan, dengan menggunakan mekanisme pengenalan pola yang tertanam, mencocokkan data yang dikirimkan dengan bentuk huruf — sehingga ia 'membaca' kata-kata yang dilihat pemilik di layar saat membuat atau memulihkan dompet. Seed-frase yang diekstrak disimpan dalam memori flash chip, kemudian dikirimkan ke dunia luar — bukan melalui Wi-Fi atau Bluetooth, melainkan melalui jaringan seluler generasi keempat, untuk itu implan dilengkapi dengan modem dan eSIM sendiri.
Untuk menempatkan komponen elektronik tambahan ke dalam casing, pelaku kejahatan mengurangi ukuran baterai dan mengganti termistor standar dengan resistor tetap — ini memungkinkan indikator daya selalu menunjukkan 100%, menyamarkan campur tangan dalam konstruksi.
Bukan Kasus Pertama dengan Dompet Perangkat Keras
Grand mengingatkan bahwa serangan serupa terhadap rantai pasokan tidak hanya melibatkan Ledger. Sebelumnya, skema serupa terungkap dengan Trezor One dan Trezor Model T — dalam perangkat-perangkat tersebut, mikrokontroler orisinal yang terkunci diganti dengan versi yang tidak terkunci dan berisi firmware berbahaya, yang menghasilkan seed-frase yang tidak acak, melainkan sudah diketahui sebelumnya oleh penyerang. Perangkat palsu dijual melalui marketplace di Rusia.
-
Kompromi terjadi pada tahap penjualan — pembeli menerima perangkat yang telah dimodifikasi secara fisik sebagai ganti perangkat orisinal
-
Secara eksternal, dompet-dompet seperti ini hampir tidak dapat dibedakan dari yang asli — pemalsuan hanya dapat dikenali dari detail perakitan yang kecil
-
Data dicuri bukan melalui antarmuka USB atau aplikasi, tetapi melalui saluran komunikasi tersembunyi yang independen dari komputer korban
Peneliti mencatat bahwa modifikasi baru dari implan sudah tercatat — yang berarti penyerang terus menyempurnakan skema mereka. Sebagai langkah selanjutnya, Grand berencana untuk menyadap dan mendekripsi lalu lintas seluler yang dipertukarkan oleh chip, untuk mempelajari lebih lanjut tentang siapa yang berada di balik serangan ini dan seberapa sukses serangan itu.
Saran dari Ledger
Perusahaan merekomendasikan pemilik untuk mencocokkan penampilan perangkat dengan foto referensi dan membeli dompet hanya langsung dari produsen atau dari reseller resmi, bukan melalui marketplace atau perantara. Ledger juga menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan langkah-langkah perlindungan fisik tambahan untuk produk masa depan.
Pertanyaan yang masih terbuka adalah apakah perangkat yang terinfeksi melalui pemeriksaan keaslian standar Secure Element saat terhubung ke aplikasi Ledger Live — momen ini tidak dijelaskan dalam presentasi Grand. Berdasarkan mekanisme serangan yang dijelaskan, implan secara pasif menyadap data di bus SPI antara Secure Element dan layar, tanpa mengganggu chip itu sendiri, sehingga pemeriksaan mungkin berjalan terlepas dari modul mata-mata.
Kisah tentang implan di Nano X menunjukkan bahwa risiko tidak hanya mencakup bagian perangkat lunak dompet, tetapi juga rantai pasokan fisik itu sendiri — dari pabrik hingga kotak surat pembeli. Bahkan aplikasi yang berfungsi dengan benar dan layar asli tidak menjamin bahwa tidak ada komponen elektronik asing di dalam casing.
Dompet perangkat keras Ledger dijual bebas di marketplace di Rusia.
Pendapat AI
Dari sudut pandang analisis data mesin, kisah implan di Ledger Nano X hanyalah satu sisi dari masalah kepercayaan yang lebih luas terhadap dompet perangkat keras. Kerentanan di sini menyentuh saluran fisik transmisi seed-frase melalui bus SPI, tetapi efek serupa juga dihasilkan oleh cacat pada tingkat firmware: di dompet Coldcard, kesalahan generator angka acak selama lima tahun menyebabkan kunci yang dapat diprediksi dan kerugian ratusan juta dolar. Situasi ini menunjukkan bahwa perlindungan seed-frase tidak bergantung pada satu mata rantai saja — produsen chip, saluran pasokan, atau kode firmware — tetapi pada seluruh rantai secara bersamaan.
Aspek teknis yang masih berada di luar pandangan artikel ini — adalah pemeriksaan integritas independen Secure Element saat terhubung ke aplikasi Ledger Live. Seberapa andal mekanisme seperti itu terhadap penyadap pasif yang tidak mengganggu kerja chip itu sendiri?
end-content





