Grayscale launches Bittensor Trust – Is decentralized AI the next big bet?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-01-07Terakhir diperbarui pada 2026-01-07

Abstrak

Grayscale has launched the Bittensor Trust (GTAO), providing traditional investors with their first regulated way to gain exposure to the Bittensor (TAO) network without directly holding the token. This development distinguishes it from most decentralized AI projects. Following the announcement, TAO token rallied 34%, breaking past key moving averages and testing the upper Bollinger Band, though it cooled off shortly after due to profit-taking. The Trust trades on OTC Markets and tracks TAO’s price using Coin Metrics’ reference rate. This move follows Bittensor’s first halving in mid-December, which reduced daily emissions by 50%, making its economic model more comparable to Bitcoin’s scarcity. Grayscale has also filed to convert the Trust into a spot ETF, potentially increasing institutional participation. Bittensor operates a decentralized AI network where subnets compete, and contributors are rewarded in TAO based on performance—offering an alternative to Big Tech-controlled AI systems. However, decentralized AI remains experimental, with uncertain regulation and growing competition. While Grayscale’s involvement provides rare regulated access, lasting demand depends on real-world adoption beyond speculative interest.

Grayscale’s new Bittensor [TAO] Trust has given traditional investors their first regulated way to gain exposure to the network. This sets it apart from most decentralized AI projects.

As Bitcoin moves into the financial mainstream, decentralized AI is emerging as an alternative to Big Tech-controlled models. But can this turn into lasting demand?

TAO rallied, then cooled off

TAO posted a great rally this week, climbing 34%! Buying pressure could have picked up quickly too, after Grayscale announced its Bittensor Trust.

This move pushed TAO above its recent range, with the price breaking past key MAs and briefly testing the upper Bollinger Band. Simply put, that means pace has returned organically after the buying spree.

Source: TradingView

That surge has since cooled at the time of writing. TAO pulled back toward the $280 zone, while RSI slipped from near-overbought levels. There’s more short-term profit-taking than a trend reversal.

Beyond the technicals…

The launch of the Grayscale Bittensor Trust has given traditional investors regulated exposure to TAO without the need to directly hold the token.

Trading on OTC Markets under the ticker GTAO, the Trust tracks TAO’s price using Coin Metrics’ real-time reference rate, adjusted for fees.

Source: X

This is the latest in a series of developments. In mid-December, Bittensor completed its first halving, cutting daily TAO emissions by about 50% and decreasing supply.

The change made its economics more comparable to Bitcoin’s scarcity model.

Grayscale has also filed to convert the Trust into a spot ETF, so there’s more institutional participation to keep an eye out for.

A different bet

While Bitcoin ETFs were Wall Street’s welcome to crypto, Bittensor is in a different lane.

The narrative of decentralizing intelligence puts TAO within the growing “AI plus crypto” angle, where blockchains are used to coordinate and reward useful computation.

Bittensor runs on a network of subnets where AI models compete and are paid in TAO based on performance. Instead of a single company owning the model, incentives are spread across contributors.

For investors, this offers exposure to AI growth without relying entirely on Big Tech’s closed systems.

However, despite all the optimism, this is still an early-stage project. Decentralized AI is still experimental, with no guarantee that institutional interest will translate into real-world use.

There’s very little clear regulation around AI-focused crypto as well.

At the same time, competition within the decentralized AI space is heating up, with multiple networks chasing similar narratives. For now, TAO has the spotlight, though.


Final Thoughts

  • Grayscale’s launch gives Bittensor rare regulated access.
  • Whether this turns into lasting demand depends on real adoption beyond the AI space.
Next: Bitcoin – Here’s what liquidation data is predicting for BTC’s price
Share
  • Share
  • Tweet

Pertanyaan Terkait

QWhat is the significance of Grayscale's new Bittensor Trust for traditional investors?

AGrayscale's Bittensor Trust provides traditional investors with their first regulated way to gain exposure to the Bittensor network without needing to directly hold the TAO token, trading on OTC Markets under the ticker GTAO.

QHow did TAO's price react to the Grayscale announcement and what was the subsequent market behavior?

ATAO rallied 34% after the announcement, breaking past key moving averages and testing the upper Bollinger Band, but it later cooled off, pulling back toward the $280 zone due to short-term profit-taking rather than a trend reversal.

QWhat recent development in Bittensor's tokenomics made its economics more comparable to Bitcoin?

ABittensor completed its first halving in mid-December, cutting daily TAO emissions by about 50%, which decreased supply and made its scarcity model more similar to Bitcoin's.

QHow does Bittensor's decentralized AI model differ from traditional Big Tech-controlled AI systems?

ABittensor runs on a network of subnets where AI models compete and are rewarded in TAO based on performance, distributing incentives across contributors instead of being owned and controlled by a single company like in Big Tech's closed systems.

QWhat are some potential risks or challenges facing Bittensor and the decentralized AI space according to the article?

ADecentralized AI is still experimental with no guarantee of real-world adoption, there is very little clear regulation around AI-focused cryptocurrencies, and competition within the decentralized AI space is heating up with multiple networks chasing similar narratives.

Bacaan Terkait

Pemikiran Terbaru Michael Saylor: Empat Keyakinan yang Menentukan Masa Depan Bitcoin

Michael Saylor menguraikan empat aliran pemikiran utama yang membentuk masa depan Bitcoin: 1. **Bitcoin Maximalists**: Memandang Bitcoin sebagai jaringan moneter digital dominan yang menyediakan hak properti unggul dan solusi terhadap inflasi. Mereka fokus pada misi Bitcoin sebagai alat pemberdayaan ekonomi melalui mata uang yang sehat. 2. **Bitcoin Capitalists**: Percaya potensi penuh Bitcoin terwujud melalui integrasi mendalam dengan ekonomi global—seperti ke dalam portofolio, neraca perusahaan, dan pasar modal. Mereka mendorong adopsi institusional dan inovasi lapisan kedua (L2/L3). 3. **Bitcoin Technologists**: Berfokus pada peningkatan protokol Bitcoin seperti skalabilitas, privasi, dan keamanan untuk mengatasi tantangan teknologi masa depan. Mereka menekankan evolusi yang bertanggung jawab namun tetap menghargai stabilitas inti Bitcoin. 4. **Bitcoin Fundamentalists**: Berkomitmen melindungi prinsip inti Bitcoin: penyimpanan mandiri (self-custody), node pribadi, desentralisasi, dan penggunaan sebagai mata uang. Mereka waspada terhadap risiko korupsi, pengambilalihan institusional, atau kompromi yang melemahkan Bitcoin. Keempat aliran ini saling melengkapi. Masa depan Bitcoin yang sehat membutuhkan keseimbangan: keyakinan dari Maximalists, integrasi dari Capitalists, inovasi dari Technologists, dan perlindungan prinsip dari Fundamentalists. Tantangannya adalah memperluas manfaat Bitcoin ke semua orang tanpa mengorbankan sifat desentralisasi, keamanan, dan integritas moneternya yang unik.

marsbit21m yang lalu

Pemikiran Terbaru Michael Saylor: Empat Keyakinan yang Menentukan Masa Depan Bitcoin

marsbit21m yang lalu

AI Semakin Sulit Dibedakan, Bagaimana Pengguna Kripto Melindungi Diri dari Penipuan Baru?

Dengan kemajuan AI, penipuan di dunia kripto semakin canggih dan sulit dibedakan dari informasi asli. Dulu, kita bisa mengandalkan kesalahan pengetikan atau tata bahasa yang buruk untuk mendeteksi penipuan phishing. Namun, kini AI mampu menghasilkan teks, email, percakapan layanan pelanggan, dan konten media sosial yang sangat meyakinkan dan bebas dari kesalahan. Ini menciptakan risiko unik bagi pengguna aset kripto karena transaksi yang dikonfirmasi di blockchain bersifat permanen dan tidak dapat dibatalkan. Penyerang tidak selalu perlu mencuri private key; cukup dengan mengelabui pengguna untuk mengotorisasi transaksi berbahaya atau memberikan izin wallet yang luas. Untuk melindungi diri, pengguna harus mengubah pendekatan keamanan dari sekadar mengandalkan penampilan menjadi verifikasi aktif. Berikut adalah beberapa prinsip inti: 1. **Periksa Domain dengan Cermat**: Jangan percaya hanya pada tampilan situs web. Selalu verifikasi alamat URL secara manual, gunakan bookmark yang sudah disimpan, dan hindari mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal. 2. **Gunakan Hanya Tautan Resmi**: Konfirmasi bahwa informasi dan tautan berasal dari saluran komunikasi resmi proyek (situs web, media sosial terverifikasi). Waspadai pesan pribadi dari akun yang mengaku sebagai dukungan pelanggan. 3. **Pahami Izin Wallet Sebelum Mengotorisasi**: Tinjau dengan seksama detail permintaan wallet, terutama untuk otorisasi token tanpa batas (`infinite approval`). Pastikan kontrak, jumlah token, dan tindakan sesuai dengan yang Anda harapkan. 4. **Verifikasi Detail Transaksi Sebelum Menandatangani**: Periksa alamat penerima, jumlah, jaringan blockchain, dan biaya gas. Hentikan jika detailnya tidak sesuai. 5. **Verifikasi Alamat Kontrak Token**: Jangan andalkan nama atau logo token saja. Gunakan sumber resmi untuk memverifikasi alamat kontrak yang benar. 6. **Waspadai Pesan Layanan Pelanggan yang Tidak Diminta**: Dukungan resmi hampir tidak pernah menghubungi Anda terlebih dahulu melalui pesan pribadi. Mereka tidak akan meminta seed phrase atau private key Anda. 7. **Hati-hati dengan Rasa Urgensi**: Penipu sering menggunakan taktik yang menimbulkan rasa panik (seperti "akun akan ditangguhkan") untuk membuat Anda bertindak ceroboh. Ambil waktu untuk memverifikasi. Kesimpulannya, di era AI, tampilan yang profesional dan teks yang mulus tidak lagi menjadi jaminan keamanan. Inti dari perlindungan aset kripto telah bergeser menjadi pertempuran verifikasi. Selalu verifikasi sebelum mempercayai, dan verifikasi lagi sebelum bertindak.

Foresight News30m yang lalu

AI Semakin Sulit Dibedakan, Bagaimana Pengguna Kripto Melindungi Diri dari Penipuan Baru?

Foresight News30m yang lalu

Valuasi Tembus 200 Miliar, Kimi Dikabarkan Kumpulkan Dana 13,6 Miliar Lagi, IPO di Hong Kong Dipercepat

Menurut laporan, perusahaan unicorn model AI besar asal Tiongkok, Moonshot AI (Kimi), sedang merundingkan pendanaan baru senilai hingga **$20 miliar (sekitar RMB 136 miliar)**, dengan valuasi target mencapai **$300 miliar (sekitar RMB 2035 miliar)**. Jika pendanaan ini berhasil, valuasi perusahaan akan meningkat sekitar 6 kali lipat dibandingkan Desember lalu. Ini akan menjadi putaran pendanaan ketiga Kimi dalam 6 bulan terakhir. Pada Mei lalu, perusahaan baru saja menyelesaikan pendanaan sekitar $20 miliar, mendorong valuasi pasca-pendanaan melampaui $200 miliar. Total pendanaan yang telah dikumpulkan Kimi dilaporkan melebihi RMB 376 miliar, menjadikannya perusahaan rintisan model besar dengan total pendanaan tertinggi di Tiongkok. Produk inti Kimi adalah Asisten Cerdas Kimi. Pada April, perusahaan merilis dan membuka sumber model andalannya, **Kimi K2.6**, yang diklaim memiliki kinerja setara atau bahkan lebih baik dari model berpemilik terkemuka seperti GPT-5.4 dalam beberapa pengujian benchmark. Baru-baru ini, Kimi juga memulai pengujian beta internal **Kimi Work**, sebuah agen universal lokal yang ditargetkan untuk pekerja pengetahuan. Di sisi komersialisasi, pendapatan tahunan berulang (ARR) Kimi dilaporkan melebihi $2 miliar per April. Perusahaan juga disebut sedang mempersiapkan **IPO di Hong Kong**, meski prosesnya masih dalam tahap awal dan belum pasti. Secara keseluruhan, proses kapitalisasi perusahaan model besar Tiongkok terkemuka semakin cepat pada tahun 2026, dengan pendanaan besar dan persiapan IPO yang berlangsung intensif. Tren ini terjadi di tengah persiapan IPO dan rekor pendanaan yang juga dicatat oleh perusahaan AI global seperti OpenAI dan Anthropic.

marsbit50m yang lalu

Valuasi Tembus 200 Miliar, Kimi Dikabarkan Kumpulkan Dana 13,6 Miliar Lagi, IPO di Hong Kong Dipercepat

marsbit50m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片