Bitcoin terus diperdagangkan di bawah level $90.000, berjuang untuk mendapatkan kembali momentum bullish seiring memburuknya sentimen pasar. Semakin banyak analis yang kini secara terbuka memprediksi pasar bear yang lebih luas, dengan menunjuk pada kelemahan yang terus-menerus, breakout yang gagal, dan penurunan selera risiko di seluruh kripto. Meskipun latar belakangnya suram ini, tidak semua peserta pasar yakin bahwa langkah besar Bitcoin berikutnya akan turun.
Beberapa investor tetap fokus pada tahun 2026, dengan argumen bahwa kondisi struktural dapat mulai bergeser dalam beberapa bulan mendatang. Salah satu debat kunci berpusat pada pemegang jangka panjang (LTH). Sementara narasi media sosial semakin menyatakan bahwa LTH mendistribusikan Bitcoin pada level rekor, data on-chain menunjukkan realitas yang lebih bernuansa.
Menurut laporan analis Darkfost, sebagian besar penjualan LTH yang terlihat telah terdistorsi oleh pergerakan besar dan terisolasi—khususnya hampir 800.000 BTC yang ditransfer dari Coinbase—yang telah memengaruhi metrik LTH tradisional.
Setelah menyesuaikan data untuk mengecualikan anomali ini, perubahan yang jelas dalam dinamika pasokan muncul. Alih-alih mempercepat distribusi, bagan yang disesuaikan menunjukkan tanda-tanda bahwa pasokan pemegang jangka panjang sedang stabil, dan dalam beberapa kasus mulai pulih. Ini menantang narasi bearish yang dominan dan menunjukkan bahwa tekanan jual dari pemegang berpengalaman mungkin memudar.
Seiring Bitcoin berkonsolidasi di bawah resistensi kunci, divergensi antara kelemahan harga dan perubahan perilaku on-chain mempersiapkan panggung untuk titik infleksi kritis ke depan.
Pemegang Jangka Panjang Mengurangi Tekanan Jual
Darkfost menambahkan konteks penting pada narasi Bitcoin yang berkembang dengan berfokus pada dinamika pasokan pemegang jangka panjang (LTH). Menurut analisisnya, perubahan pasokan LTH bulanan—diukur sebagai jumlah bergulir 30 hari—telah tetap terkunci dalam fase distribusi sejak 16 Juli.
Selama beberapa bulan, metrik ini secara konsisten menunjukkan pembacaan negatif, mengonfirmasi bahwa pemegang jangka panjang secara bertahap mengurangi eksposur mereka dan melepaskan pasokan ke pasar.
Tren itu kini telah bergeser. Data terbaru menunjukkan metrik tersebut bergerak kembali ke wilayah positif, dengan sekitar 10.700 BTC bertransisi menjadi koin yang dipegang jangka panjang. Meskipun angka ini masih relatif kecil dalam istilah absolut, ini menandai infleksi yang jelas dari distribusi berkelanjutan ke akumulasi ulang awal.
Dalam istilah praktis, ini menunjukkan bahwa LTH telah memperlambat aktivitas jual mereka sampai pada titik di mana pasokan agregat mereka mulai tumbuh lagi.
Pergeseran ini sangat notable karena terjadi sementara pemegang jangka pendek (STH) terus mempertahankan posisi mereka alih-alih menjual secara agresif. Kombinasi ini menunjuk pada mendinginnya tekanan dari sisi penjual dari kedua kohort, bahkan saat harga tetap berada di bawah tekanan.
Secara historis, transisi serupa dalam perilaku pasokan LTH seringkali mendahului periode konsolidasi sideways atau, dalam kasus yang lebih konstruktif, tahap-tahap awal pemulihan bullish.
Meskipun sinyal ini saja tidak menjamin pergerakan naik, ini menunjukkan bahwa pasar mungkin bergerak menjauh dari distribusi paksa dan menuju fase yang lebih seimbang, tergantung pada bagaimana tren makro dan harga yang lebih luas berkembang.
Bitcoin Berkonsolidasi Di Atas Support Jangka Panjang
Aksi harga Bitcoin terus mencerminkan pasar yang terjebak antara support struktural dan tekanan downside yang masih ada. Setelah gagal bertahan di atas region $100K–$105K lebih awal di kuartal ini, BTC memasuki fase korektif tajam yang berakselerasi ke November. Pergerakan itu mendorong harga secara meyakinkan di bawah moving average 50-hari dan 100-hari, mengonfirmasi pergeseran tren jangka pendek dari ekspansi ke kontraksi.
Saat ini, Bitcoin sedang berkonsolidasi di sekitar zona $88K, melayang tepat di atas moving average 200-hari yang naik, yang berada sedikit lebih rendah dan terus bertindak sebagai support jangka panjang yang kritis.
Area ini telah menjadi medan pertempuran kunci: sumbu bawah (wicks) yang berulang menunjukkan pembeli mempertahankan level tersebut, tetapi tindak lanjut ke atas tetap terbatas. Kemiringan yang menurun dari moving average yang lebih pendek memperkuat gagasan bahwa momentum bullish belum kembali.
Dinamika volume juga mendukung narasi konsolidasi alih-alih akumulasi aktif. Tekanan jual telah mereda dibandingkan dengan kerusakan (breakdown) November, tetapi permintaan belum berkembang secara signifikan untuk merebut kembali resistensi sebelumnya. Secara struktural, pasar tampaknya sedang bertransisi dari selloff volatilitas tinggi ke fase kompresi.
Selama BTC bertahan di atas moving average 200-hari, struktur bullish yang lebih luas dari awal siklus tetap utuh secara teknis. Namun, kegagalan untuk mempertahankan level ini akan membuka region $80K–$75K sebagai support utama berikutnya.
Gambar unggulan dari ChatGPT, grafik dari TradingView.com









