Crypto Has Changed — CFTC Withdraws Years-Old Virtual Currency Rules

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-12-13Terakhir diperbarui pada 2025-12-13

Abstrak

The CFTC has withdrawn its 2020 guidance on the "actual delivery" of cryptocurrencies, which had used a 28-day test to determine if a crypto transaction should be treated as a spot sale or a regulated futures contract. Acting Chairman Caroline D. Pham called the old rules outdated and complex, stating the move aims to promote access to safer U.S. markets. While industry participants welcomed the withdrawal for providing more flexibility, legal experts warn it creates regulatory uncertainty. The decision aligns with the Trump administration's policy to modernize digital asset rules. The CFTC may issue new guidance, such as FAQs, and is considering public input. Market operators are now evaluating potential changes to product offerings and custody procedures.

The Commodity Futures Trading Commission announced on Dec. 11, 2025 that it has withdrawn its 2020 interpretive guidance on when a crypto trade counts as “actual delivery,” a move the agency said responds to major changes in crypto markets and trading practices.

According to the CFTC press release, Acting Chairman Caroline D. Pham called the guidance “outdated and overly complex” and said removing it will help promote access to safer US markets.

Actual Delivery And The 28-Day Test

According to the 2020 rulebook and federal filings, the CFTC’s earlier guidance treated a retail crypto trade as excluded from futures-style rules if the asset reached the buyer’s control within 28 days of the transaction — a technical standard used to decide whether a deal was a spot sale or a regulated futures-style transaction.

That guidance included examples showing when transfer on a public ledger or control over a wallet would or would not count as actual delivery. The 28-day reference is rooted in the Commodity Exchange Act’s existing exceptions and was central to how many platforms structured retail offerings.

Industry Reaction And Risk

Reports have disclosed that many market participants greeted the withdrawal with relief, saying it gives exchanges more room to design products and operate without a narrow staff interpretation dictating settlement timing.

Some lawyers and platform staff argued the 2020 tests made it hard for venues to offer certain customer-facing services unless they met strict delivery steps.

Total crypto market cap currently at $3.11 trillion. Chart: TradingView

At the same time, legal observers warned that pulling the guidance without a clear replacement leaves open questions about how regulators will treat similar trades going forward, and which platforms must register as futures venues.

How The Move Fits In Politically

Based on reports, the action was framed as part of policy priorities under US President Donald Trump’s administration to modernize rules that affect digital asset markets.

Image: Flowcarbon

The CFTC said the change lines up with broader interagency efforts and public engagement initiatives the agency has been running this year. That framing has prompted renewed attention from exchanges, trading firms, and lawmakers who are watching for any follow-up steps.

The CFTC signaled it may seek public input and consider new materials to replace the withdrawn guidance, including FAQs or fresh interpretive notes.

Market operators will now weigh operational changes and legal advice as they decide whether to alter product design or customer terms.

Some firms are expected to adjust custody and transfer procedures, while others may wait for clearer written standards before making big changes.

Featured image from Quality Company Formations, chart from TradingView

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Fujian Jinjiang, Sebuah Unicorn Super Penyimpanan yang Tumbuh dalam Diam

Perusahaan memori super unicorn Fujian Jinhua secara diam-diam bersembunyi di Jinjiang, Fujian, yang terkenal dengan sepatu olahraganya. Dulu, Jinhua adalah salah satu dari tiga basis chip memori domestik bersama Yangtze Memory dan ChangXin Memory Technologies (CXMT), bahkan pernah menjadi yang paling menjanjikan. Namun, Jinhua menghadapi rintangan besar. Pada 2018, ia dimasukkan dalam daftar entitas oleh Departemen Perdagangan AS dan menghadapi tuduhan pidana, yang menghentikan produksinya selama hampir lima tahun. Baru pada Februari 2024, pengadilan federal AS membebaskannya dari semua tuduhan. Jinhua didirikan pada 2016 dengan misi nasional untuk mematahkan monopoli Samsung, SK Hynix, dan Micron di pasar DRAM. Perusahaan ini bekerja sama dengan United Microelectronics Corporation (UMC) dari Taiwan. Chen Zhengkun, mantan eksekutif Micron, memimpin proyek ini sebagai CEO, didorong oleh mimpi mengembangkan teknologi DRAM secara mandiri. Meskipun pembangunan pabrik berjalan cepat, Micron menuduh UMC dan Jinhua mencuri rahasia dagangnya, memicu sengketa hukum panjang. Setelah dimasukkan dalam daftar entitas, Jinhua harus membangun kembali lini produksinya hampir dari nol dengan mengurangi ketergantungan pada teknologi AS, dipimpin oleh Chen yang dijuluki "penyihir hasil". Saat ini, Jinhua fokus pada pasar DRAM ceruk (niche) untuk perangkat seperti TV pintar dan router. Kapasitas produksinya mencapai sekitar 40.000 wafer 12 inci per bulan, dengan target 60.000 wafer pada 2026. Perusahaan memiliki lebih dari 1.000 paten. Meski bebas secara hukum, Jinhua masih berada dalam daftar entitas AS. Dukungan kuat dari pemerintah kota Jinjiang dan provinsi Fujian sangat penting bagi kelangsungan hidup Jinhua selama masa sulit. Kota yang secara tradisional mengandalkan tekstil dan makanan ini sekarang berinvestasi besar dalam industri sirkuit terpadu, dengan Jinhua sebagai pionir. Industri IC Jinjiang diperkirakan akan mencapai nilai output lebih dari 14 miliar yuan pada 2025. Dalam siklus super memori yang didorong oleh AI, meskipun skala Jinhua masih kecil dibandingkan raksasa global, kebangkitannya dari keterpurukan melambangkan ketahanan dan tekad dalam mengembangkan industri memori China.

marsbit1j yang lalu

Fujian Jinjiang, Sebuah Unicorn Super Penyimpanan yang Tumbuh dalam Diam

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli VIRTUAL

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Virtuals Protocol (VIRTUAL) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Virtuals Protocol (VIRTUAL) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Virtuals Protocol (VIRTUAL) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Virtuals Protocol (VIRTUAL) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Virtuals Protocol (VIRTUAL)Lakukan trading Virtuals Protocol (VIRTUAL) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

519 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.23Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli VIRTUAL

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga VIRTUAL (VIRTUAL) disajikan di bawah ini.

活动图片