Kelompok Peretas Berbasis China Curi $7 Juta dalam Kripto melalui Serangan Rantai Pasok Dompet

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-03-18Terakhir diperbarui pada 2026-03-18

Abstrak

Kelompok peretas asal Tiongkok dituduh mencuri sekitar $7 juta dalam mata uang kripto melalui serangan rantai pasok yang menargetkan pengguna dompet kripto. Kelompok yang mengoperasikan diri dengan nama Wuhan Anshun Technology ini menyamar sebagai penyedia layanan keamanan sembari melakukan operasi ilegal untuk mencuri aset kripto. Dompet seperti Trust Wallet dan platform lainnya menjadi sasaran serangan. Mereka menggunakan ekstensi browser berbahaya dan aplikasi berbasis Electron yang disusupi dengan alat akses jarak jauh untuk mengumpulkan informasi dompet dan mentransfer dana, terutama menargetkan blockchain seperti Ethereum, BNB Chain, dan Arbitrum. Detail operasi terungkap setelah salah satu anggota membocorkan informasi karena perselisihan pembagian keuntungan. Insiden ini mengingatkan akan risiko keamanan dalam perangkat lunak dompet kripto, dan para ahli menyarankan kehati-hatian dalam memperbarui perangkat lunak serta menghindari pemasangan pembaruan tidak dikenal.

Sebuah kelompok peretas China telah dituduh mencuri sekitar $7 juta dalam mata uang kripto dengan menggunakan serangan rantai pasok untuk menargetkan pengguna dompet kripto. Menurut laporan, kelompok tersebut mengklaim sebagai penyedia layanan keamanan sementara beroperasi dengan nama Wuhan Anshun Technology. Di sisi lain, anggota kelompok tersebut diduga melakukan operasi ilegal untuk mencuri aset kripto. Dompet seperti Trust Wallet dan platform lainnya diduga menjadi target para penyerang.

Cara Kerja Kelompok

Kelompok ini bekerja dengan menggunakan ekstensi browser berbahaya dan aplikasi berbasis Electron yang disusupi dengan alat akses jarak jauh. Mereka membantu mengumpulkan informasi dompet dan mentransfer dana. Utamanya menargetkan blockchain seperti Ethereum, BNB Chain, dan Arbitrum.

Detail operasi terungkap setelah seorang anggota kelompok membocorkan informasi. Orang tersebut mengklaim ada perselisihan atas pembagian keuntungan dan kompensasi yang tidak dibayar. Setelah perselisihan tersebut, individu tersebut dilaporkan merilis bukti operasi dan mengatakan mereka berencana menyerahkan diri kepada pihak berwenang. Pihak berwenang belum secara resmi mengonfirmasi kasus tersebut, dan tidak ada detail investigasi formal yang dirilis sejauh ini.

Insiden ini menunjukkan bahwa perangkat lunak dan alat yang digunakan dengan dompet juga berisiko. Para ahli menyarankan untuk berhati-hati saat memperbarui perangkat lunak dan menghindari pemasangan pembaruan yang tidak dikenal. Kasus ini menyoroti risiko yang semakin meningkat dalam keamanan kripto, meskipun klaim tersebut belum diverifikasi.

Berita Kripto yang Disoroti:

Juliana Stratton Kalahkan Krishnamoorthi yang Didukung Kripto dalam Pemilihan Pendahuluan Senat Illinois

TagBlockchainchinaCryptocurrency

Pertanyaan Terkait

QApa yang dilakukan kelompok peretas China dalam serangan rantai pasok dompet kripto?

AKelompok peretas China mencuri sekitar $7 juta dalam cryptocurrency dengan menggunakan serangan rantai pasok yang menargetkan pengguna dompet kripto melalui ekstensi browser berbahaya dan aplikasi Electron yang disusupi.

QPlatform dompet kripto apa saja yang menjadi target serangan kelompok ini?

ADompet kripto seperti Trust Wallet dan platform lainnya diduga menjadi target serangan kelompok peretas tersebut.

QBagaimana cara kerja kelompok peretas dalam mencuri aset kripto?

AMereka menggunakan ekstensi browser jahat dan aplikasi berbasis Electron yang dikompromikan dengan alat akses jarak jauh untuk mengumpulkan informasi dompet dan mentransfer dana, terutama menargetkan blockchain seperti Ethereum, BNB Chain, dan Arbitrum.

QMengapa detail operasi kelompok ini terungkap ke publik?

ADetail operasi terungkap setelah salah satu anggota kelompok membocorkan informasi karena adanya perselisihan mengenai pembagian keuntungan dan kompensasi yang tidak dibayar.

QApa saran para ahli terkait kejadian ini untuk pengguna dompet kripto?

APara ahli menyarankan untuk berhati-hati saat memperbarui perangkat lunak dan menghindari menginstal pembaruan yang tidak dikenal untuk mengurangi risiko keamanan.

Bacaan Terkait

Trading

Spot
活动图片