Chainalysis: Crypto Flows to Trafficking Networks Surge 85%

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-13Terakhir diperbarui pada 2026-02-13

Abstrak

Chainalysis reports an 85% surge in cryptocurrency flows to suspected human trafficking networks last year, with a significant reliance on stablecoins and operations linked to Telegram. The data indicates these networks are becoming more professional. Approximately half of transactions tied to Telegram-based international escort services exceeded $10,000. The firm identified four main categories of illicit activity: escort services, labor placement agents connected to scam compounds, prostitution networks, and child sexual abuse material (CSAM) vendors. Blockchain's inherent transparency provides a critical tool for law enforcement to track these flows and disrupt operations. While stablecoins are preferred by escort and prostitution networks for price stability, CSAM vendors are increasingly using Layer 1 networks and Monero for laundering. Transaction sizes vary, with CSAM payments typically under $100, indicating subscription-based models. The report also notes a growing overlap with online extremism communities and increased use of privacy tools.

A crypto investigation and compliance solution platform, Chainalysis has reported that crypto flows to suspected trafficking services surged 85% last year, having stablecoin-heavy, Telegram-associated networks and leaving trackable on-chain series.

Around 50% of the transactions associated with Telegram-based international escort services surpassed $10,000, as per the report. The data shows surging professionalisation of these networks; however, blockchain transparency has come up as an investigative tool for law enforcement.

Chainalysis traced four prominent categories of suspected crypto-assisted trafficking activity: Telegram-based international escort services, labour placement agents associated with scam compounds, prostitution networks, and child sexual abuse material (CSAM) vendors.

The growth is in line with the widening of Southeast Asia-based scam compounds, online gambling operations, and Chinese-language money laundering networks, many running through Telegram, the report mentions.

Blockchain transactions leave traces forever, dissimilar to cash transactions. The overseers of law enforcement are utilising that visibility to track flows, recognise chokepoints, and disrupt operations, as per the firm.

The payment behaviour changes over categories. Telegram-associated international escort services and prostitution networks depend intensely on stablecoins, as the data reports. Previously, CSAM vendors chose Bitcoin, but now they are heavily choosing Layer 1 networks.

More About the Transaction

Monero is highly utilised for laundering in CSAM-associated operations. The use of stablecoins indicates these networks give priority to price stability and quick off-ramping instead of the risk of asset freezes by centralised issuers, as per the report.

Transaction size data shows the structured nature of these operations. Around half of the Telegram-based escort transactions surpassed $10,000; the prostitution network remains in the $1,000 to $10,000 range, and CSAM transactions are comparatively lower, having many of them under $100.

Large transfers show organised, scaled criminal enterprises instead of isolated actors. CSAM-associated activity carries on to evolve. Subscription-based revenue models lead the sector, with payments normally under $100 every month.

The data also reveals surged overlap between sadistic online extremism communities and higher use of instant exchangers and privacy tools.

Highlighted Crypto News Today:

U.S. SEC Warns Prediction Markets May Fall Under Securities Law

TagsChainalysisillegal tradingTelegram

Pertanyaan Terkait

QAccording to Chainalysis, by what percentage did crypto flows to suspected trafficking services surge last year?

ACrypto flows to suspected trafficking services surged by 85% last year.

QWhat are the four categories of suspected crypto-assisted trafficking activity that Chainalysis traced?

AThe four categories are Telegram-based international escort services, labour placement agents associated with scam compounds, prostitution networks, and child sexual abuse material (CSAM) vendors.

QWhich type of cryptocurrency is highly utilized for laundering in CSAM-associated operations?

AMonero is highly utilized for laundering in CSAM-associated operations.

QWhat is the typical transaction size range for the prostitution networks mentioned in the report?

AThe transaction size for prostitution networks typically remains in the $1,000 to $10,000 range.

QWhat advantage does blockchain provide to law enforcement in investigating these criminal networks?

ABlockchain transactions leave permanent, traceable on-chain records, which law enforcement uses to track fund flows, identify chokepoints, and disrupt operations.

Bacaan Terkait

Seberapa Tinggi Kemungkinan TradeXYZ Memisahkan Diri dari Hyperliquid?

Penulis|Golem, Odaily Planet Daily Seiring pertumbuhan bisnis TradeXYZ yang terus meluas dan menguasai lebih dari 90% pangsa pasar HIP-3 Hyperliquid, diskusi komunitas mengenai kemungkinan TradeXYZ memisahkan diri dari Hyperliquid dan membangun platform perdagangan mandiri semakin meningkat. Analis Sam menyoroti tiga pertanyaan kritis bagi investor HYPE terkait hal ini. TradeXYZ kini mendominasi HIP-3 Hyperliquid, menyumbang 93% dari total volume perdagangan dan 99.7% dari total open interest (OI). Kontribusinya terhadap total volume Hyperliquid mencapai lebih dari 70%, menjadikannya pilar utama. Alasan utama potensi 'keluar' adalah untuk menangkap lebih banyak biaya perdagangan dasar, mengingat pembagian pendapatan saat ini adalah 50/50 dengan Hyperliquid. Namun, terdapat faktor-faktor yang membatasi keputusan tersebut. Pertama, kinerja Hyperliquid yang unggul sulit untuk ditiru dalam waktu singkat. Kedua, Hyperliquid berperan sebagai saluran distribusi dan akuisisi pengguna utama bagi TradeXYZ. Ketiga, terdapat hubungan kepercayaan yang kuat antara pendiri kedua proyek. Kesimpulannya, meskipun TradeXYZ memiliki pengaruh dan daya tawar yang besar, membangun infrastruktur mandiri dianggap tidak rasional karena berisiko tinggi dan dapat berakhir sebagai situasi 'kalah-kalah'. Hyperliquid kehilangan narasi pertumbuhan utama, sementara TradeXYZ menghadapi tantangan teknis, kehilangan saluran distribusi, dan risiko reputasi. Jalur terbaik bagi TradeXYZ kemungkinan adalah bernegosiasi ulang pembagian pendapatan dan secara bertahap mengalihkan fokus ke pengembangan produk dan kepemilikan pengguna, sambil mempertahankan integrasi yang menguntungkan dengan Hyperliquid.

marsbit26m yang lalu

Seberapa Tinggi Kemungkinan TradeXYZ Memisahkan Diri dari Hyperliquid?

marsbit26m yang lalu

Robot "Tinky Winky" Datang ke Rumah untuk Bersih-Bersih, Rp 300.000/Jam, Murni "Kecerdasan Buatan" Manual

Perusahaan robotika AS Tau Robotics memperkenalkan layanan pembersihan rumah menggunakan robot humanoid yang dikendalikan dari jarak jauh (remote). Robot dengan antena di kepala seperti "Wi-Fi router" ini menawarkan jasa bersih-bersih di area San Francisco dengan harga $30 (sekitar Rp 200.000) per jam, lebih murah dibandingkan jasa pembersih manusia. Artikel mengungkapkan bahwa demonstrasi video yang memperlihatkan robot mampu mencuci tangan, mengepel lantai, dan membuang sampah sebenarnya dioperasikan secara manual dari jarak jauh, bukan sepenuhnya otonom. Meski begitu, video tersebut diputar dalam kecepatan normal (1x), berbeda dengan demo robot lain yang sering dipercepat. Tau Robotics, startup yang baru didirikan tahun 2024, memiliki tiga "karyawan" robot: Chelsea untuk dapur dan kamar mandi, Elon untuk pembersihan rutin dan mengingat penataan barang, serta Tony untuk pembersihan mendalam. Pendekatan remote control ini dinilai sebagai cara cerdas untuk mengisi kesenjangan kemampuan (gap) sambil mengumpulkan data dari lingkungan rumah nyata, mirip dengan konsep "shadow mode" pada mobil otonom. Alasan menggunakan bentuk humanoid adalah agar operator dapat memetakan gerakan tubuhnya secara intuitif ke robot, sehingga memudahkan kendali jarak jauh untuk tugas-tugas rumit. Artikel juga menyebutkan tantangan besar robot humanoid masuk ke rumah tangga dan membandingkannya dengan upaya serupa di Tiongkok serta robot 1X Neo dari AS. Meski demikian, kehadiran robot berbentuk manusia di rumah dianggap dapat memberikan nilai emosional tertentu bagi pengguna. Layanan Tau saat ini tersedia secara undangan di San Francisco.

marsbit40m yang lalu

Robot "Tinky Winky" Datang ke Rumah untuk Bersih-Bersih, Rp 300.000/Jam, Murni "Kecerdasan Buatan" Manual

marsbit40m yang lalu

Dari TPU ke Agent yang Berevolusi Sendiri: Bagaimana Jeff Dean Menilai Langkah Selanjutnya AI

Jeff Dean, Kepala Ilmuwan AI di Google, membagikan pandangannya tentang arah perkembangan AI dalam wawancara di YC Startup School 2026. Ia menekankan bahwa tahap berikutnya AI bukan hanya tentang melatih model yang lebih pintar, tetapi membangun sistem yang memungkinkan AI bekerja jangka panjang, terus mencoba, memvalidasi otomatis, dan mengakumulasi kemampuan. **Tren Utama AI:** * **Perubahan Fokus:** Kompetisi AI bergeser dari "siapa yang memiliki model lebih besar" ke "siapa yang dapat mengorganisir kecerdasan dengan lebih baik." * **Kemampuan Agent:** Kemampuan AI kini mendekati insinyur pemula dan berkembang pesat dalam tugas kompleks dan alur kerja panjang. * **Otomatisasi Penelitian:** Sistem AI akan semakin banyak digunakan untuk meningkatkan sistem AI itu sendiri melalui eksperimen otomatis dan evaluasi. **Peluang dan Tantangan:** * **Peluang Startup:** Tim kecil dapat bersaing dengan fokus pada bidang spesifik di mana model umum gagal (tingkat keberhasilan ~1%). Peluang terletak pada data milik pribadi, alat evaluasi khusus, atau model domain-spesifik. * **Tantangan Teknis:** Biaya utama dalam sistem AI saat ini adalah **perpindahan data**, bukan komputasi. **Latensi rendah** dan **efisiensi energi** sangat penting untuk pengambilan keputusan real-time dan agen yang berjalan lama. * **Rekayasa Konteks:** Kunci untuk sistem AI yang berguna terletak pada organisasi konteks—alat, memori, lingkungan eksekusi, dan mekanisme umpan balik—bukan hanya modelnya sendiri. **Keterampilan (skills)** yang dikodekan menjadi aset berharga. **Saran untuk Inovasi:** * **Prinsip Pertama:** Tantang asumsi yang ada dan hitung kembali batasan dari sudut pandang prinsip pertama. * **Spesifikasi yang Jelas:** Ketika kode menjadi murah, **spesifikasi yang jelas**, **selera (taste)** dalam memilih masalah, dan **standar penerimaan** menjadi lebih berharga. * **Metode Ilmiah Terotomatisasi:** AI dapat mempercepat siklus penemuan dengan mengotomatisasi proposal eksperimen dan membuat verifikasi yang cepat dan murah. Pada intinya, di era AI, kemampuan langka yang paling berharga tetaplah **kemampuan untuk melihat dan mendefinisikan masalah dengan jelas.**

marsbit1j yang lalu

Dari TPU ke Agent yang Berevolusi Sendiri: Bagaimana Jeff Dean Menilai Langkah Selanjutnya AI

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片