Sebuah perselisihan tata kelola telah muncul antara CEA Industries dan YZi Labs. Hal ini menimbulkan ketidakpastian atas pelaksanaan dan struktur biaya strategi treasury perusahaan CEA yang berfokus pada BNB.
Perbedaan pendapat berpusat pada pengaturan biaya, otoritas tata kelola, dan status perjanjian sampingan yang terkait dengan Perjanjian Manajemen Aset [AMA] CEA dengan 10X Capital Asset Management, yang mengelola treasury aset digital perusahaan.
CEA menyuarakan kekhawatiran atas pengaturan biaya
Dalam siaran pers yang dikeluarkan pada 4 Februari, CEA mengatakan telah meminta konfirmasi tertulis dari YZi Labs dan 10X Capital bahwa perjanjian sampingan yang terkait dengan AMA telah sepenuhnya diakhiri.
Perusahaan berargumen bahwa ketidakpastian seputar perjanjian tersebut dapat mencegah amandemen terhadap AMA dan menunda upaya untuk menegosiasikan ulang biaya.
CEA membingkai masalah ini sebagai masalah transparansi dan perlindungan pemegang saham. Dinyatakan bahwa pertanyaan kontrak yang belum terselesaian menghambat kemampuannya untuk menurunkan biaya dan menyesuaikan struktur manajemen treasury.
Menurut data Coingecko, CEA memegang treasury BNB terbesar. Mereka memegang lebih dari 515.000 BNB senilai lebih dari $438 juta.
YZi Labs menolak klaim 'perjanjian rahasia'
YZi Labs membalas pada hari yang sama, membantah karakterisasi CEA. Firma tersebut mengatakan perjanjian yang dimaksud bukanlah rahasia maupun masih berlangsung. Dinyatakan bahwa kesepakatan tersebut telah diungkapkan dalam pengajuan peraturan, termasuk materi Jadwal 13D.
YZi Labs mengatakan mereka secara sepihak mengakhiri perjanjian pada Desember 2025 dan memberikan pemberitahuan tertulis kepada 10X Capital, dewan direksi CEA, dan chief executive CEA.
Firma tersebut menambahkan bahwa mereka tidak memiliki otoritas kontrak untuk memblokir amandemen terhadap AMA. Dikatakan bahwa mereka telah menawarkan untuk melepaskan biaya mereka sendiri untuk membantu mengurangi biaya.
Perselisihan meluas menjadi pertarungan tata kelola
Perbedaan pendapat sejak itu telah melebar melampaui interpretasi kontrak. YZi Labs telah meluncurkan permintaan persetujuan (consent solicitation) yang berusaha untuk memperluas atau membentuk kembali dewan direksi CEA.
Mereka berargumen bahwa kegagalan tata kelola dan komunikasi yang buruk telah merusak strategi treasury BNB yang asli.
YZi Labs didukung oleh Changpeng Zhao, pendiri Binance, dan merupakan investor cornerstone dalam pivot CEA pertengahan 2025 menuju pembangunan salah satu treasury BNB yang diungkapkan secara publik terbesar di AS.
Dewan direksi CEA telah mengambil beberapa langkah defensif sebagai tanggapan, termasuk mengadopsi rencana hak pemegang saham dan mengubah anggaran dasar.
CEA mengatakan langkah-langkah ini diperlukan untuk melindungi kepentingan pemegang saham selama periode ketidakpastian yang meningkat, sementara YZi Labs mengkritiknya sebagai upaya mempertahankan status quo (entrenchment).
Apa artinya bagi strategi treasury BNB CEA
Dengan pernyataan publik yang sekarang menggantikan negosiasi privat, perselisihan telah bergeser menjadi pertarungan tata kelola terbuka. Bagi investor, hasilnya tidak hanya dapat membentuk tingkat biaya dan pengawasan dewan direksi, tetapi juga arah dan pelaksanaan masa depan dari strategi treasury BNB CEA.
Sampai pertanyaan tata kelola terselesaikan, ketidakpastian kemungkinan akan terus berlanjut mengenai bagaimana strategi akan dikelola dan apakah tujuan aslinya akan sepenuhnya dilaksanakan.
Pikiran Akhir
- Pertikaian ini memperkenalkan risiko tata kelola dan eksekusi ke dalam strategi treasury BNB CEA pada tahap kritis.
- Hasilnya kemungkinan akan bergantung pada keputusan pemegang saham daripada sekadar interpretasi kontrak.





