Kebijakan Regulasi

Berfokus pada perkembangan regulasi global, perubahan kebijakan, dan persyaratan kepatuhan. Ini memberikan analisis mendalam tentang regulasi pemerintah dan dampaknya terhadap industri kripto dan blockchain, membantu bisnis dan investor untuk mengelola risiko terkait kebijakan secara proaktif.

Pembahasan RUU CLARITY Ditunda Mendadak, Mengapa Perbedaan Pendapat di Industri Begitu Tajam?

Rancangan undang-undang struktur pasar crypto AS) CLARITY, yang bertujuan memperjelas regulasi aset digital dengan membagi kewenangan antara SEC dan CFTC, tiba-tiba ditunda persidangannya di Komite Perbankan Senat pada 15 Januari. Penundaan ini dipicu oleh penolakan mendadak dari Coinbase, yang menyatakan versi saat ini justru lebih buruk daripada status quo. Coinbase, melalui pendirinya Brian Armstrong, mengkritik ketentuan yang membatasi imbal hasil stablecoin, berpotensi mengancam privasi data pengguna, dan mengekang inovasi DeFi. Sementara itu, perusahaan lain seperti a16z, Circle, dan Kraken mendukung RUU tersebut dengan alasan bahwa kerangka regulasi yang jelas—meski tidak sempurna—lebih baik daripada ketidakpastian yang ada. Perbedaan pendapat berpusat pada lima isu kunci: larangan imbal hasil stablecoin, pembatasan tokenisasi sekuritas, persyaratan披露 yang terlalu ketat untuk penerbitan token, kurangnya perlindungan bagi pengembang perangkat lunak non-tukustodian, dan hambatan bagi lembaga keuangan yang ingin masuk ke DeFi. Coinbase mengambil pendekatan lebih agresif dengan menolak RUU secara keseluruhan, sementara pihak pendukung berargumen bahwa adanya dasar hukum dapat diperbaiki kemudian. Penundaan ini mencerminkan kompleksitas dan perdebatan sengit yang masih berlangsung dalam mewujudkan regulasi crypto yang seimbang di AS.

Odaily星球日报01/15 04:29

Pembahasan RUU CLARITY Ditunda Mendadak, Mengapa Perbedaan Pendapat di Industri Begitu Tajam?

Odaily星球日报01/15 04:29

活动图片