Berita Industri

Melacak berita perusahaan, perubahan strategis, aktivitas funding, dan penyesuaian personel di seluruh industri blockchain dan kripto, memberikan gambaran industri yang menyeluruh bagi pengguna.

Parit Pertahanan Blockchain Hanya 3 Poin? Komentar Pendiri Alliance DAO Picu Perdebatan di Komunitas Crypto

Aliran utama diskusi di komunitas kripto dipicu oleh pernyataan pendiri Alliance DAO, Qw, yang menilai "parit pertahanan" (moat) blockchain publik hanya 3/10. Pandangan ini langsung memicu perdebatan sengit antara para investor, pembangun blockchain, dan tokoh berpengaruh di sektor ini. Dragonfly Partner Haseeb menentang keras, menekankan bahwa Ethereum telah mempertahankan dominasinya selama 10 tahun meski banyak pesaing mencoba menggulingkannya. Sementara itu, banyak pihak berargumen bahwa likuiditas memang merupakan parit pertahanan penting, seperti yang terlihat pada dominasi Bitcoin, USDT, atau platform seperti Uniswap. Qw memperjelas sistem penilaiannya dengan membandingkan blockchain dengan perusahaan tradisional seperti Microsoft (10/10), Google (9/10), atau NVIDIA (8/10). Ia memberi Bitcoin skor 9/10 karena efek Lindy dan narasi pendiriannya yang unik, tetapi menurunkan poin karena ketidakpastian menghadapi ancaman kuantum. Artikel ini menyoroti 7 komponen kunci parit pertahanan blockchain: visi teknologi, karisma pendiri, jaringan developer & pengguna, ekosistem aplikasi, kapitalisasi pasar token, keterbukaan terhadap ekosistem luar, dan peta jalan jangka panjang. Kesimpulannya, industri kripto masih sangat muda dan kecil dibandingkan raksasa tradisional, sehingga fokusnya harus pada memenuhi kebutuhan pengguna secara lebih cepat dan efisien, bukan hanya pada perdebatan teoritis tentang "parit pertahanan".

Odaily星球日报12/11 13:57

Parit Pertahanan Blockchain Hanya 3 Poin? Komentar Pendiri Alliance DAO Picu Perdebatan di Komunitas Crypto

Odaily星球日报12/11 13:57

Sisi Gelap Altcoin

Inti dari artikel "Sisi Gelap Altcoin" menjelaskan mengapa hampir semua token kripto akhirnya bernilai nol, sementara hanya sedikit seperti Hyperliquid yang bertahan. Masalah utamanya adalah konflik struktural antara kepemilikan saham perusahaan dan kepemilikan token. Kebanyakan proyek kripto sebenarnya adalah perusahaan dengan token tambahan. Mereka memiliki ekuitas untuk pendiri, investor VC dengan kursi dewan, dan tujuan profit yang mengalir ke perusahaan, bukan ke pemegang token. Ini menciptakan tarik-menarik kepentingan: nilai mengalir ke pemegang saham, sementara token seringkali ditinggalkan. Hyperliquid sukses karena menghindari pendanaan ekuitas VC. Semua nilai ekonomi dialirkan ke protokol, bukan ke perusahaan. Token mereka dirancang untuk menangkap nilai melalui mekanisme seperti pembakaran token dan imbalan staking, mirip dengan saham tetapi tanpa melanggar hukum sekuritas. Struktur ideal untuk protokol yang sukses adalah: tidak ada pendanaan ekuitas, semua fee masuk ke protokol, nilai mengalir ke pemegang token, dan keputusan ekonomi diatur oleh DAO. Solusi akhirnya adalah menciptakan protokol yang sepenuhnya terdesentralisasi seperti Bitcoin atau Ethereum, tanpa perusahaan yang dapat diserang. Kesimpulannya, kegagalan token bukan karena pemasaran yang buruk, tetapi karena desain yang cacat. Investor harus berhenti mendanai proyek dengan model yang salah, dan mendukung inisiatif seperti MetaDAO yang menetapkan standar baru untuk struktur token. Masa depan industri ada di tangan investor yang bijak dalam mengalokasikan modal.

深潮12/11 10:24

Sisi Gelap Altcoin

深潮12/11 10:24

活动图片