Paradigma: 'Penambangan Bitcoin Harus Dilihat sebagai Alat, Bukan Ancaman'
Di seluruh Amerika Serikat, kekhawatiran meningkat mengenai tagihan listrik yang melonjak, dengan pusat data sering disalahkan. Namun, Paradigm, firma investasi kripto, menegaskan bahwa kemarahan publik salah diarahkan ke Bitcoin, sementara tekanan sesungguhnya pada jaringan listrik justru berasal dari pusat data AI yang tumbuh pesat.
Bitcoin hanya menggunakan 0,23% listrik global dan menghasilkan 0,08% emisi global, jauh lebih rendah daripada banyak industri. Sebaliknya, konsumsi energi pusat data AI diproyeksikan meningkat dua hingga tiga kali lipat pada 2028.
Perbedaan utamanya adalah fleksibilitas: penambang Bitcoin dapat dimatikan saat permintaan listrik tinggi atau harga naik, dan mereka sering beroperasi menggunakan energi terbarukan berlebih. Bahkan membantu menstabilkan jaringan, seperti di Texas yang berhasil memotong biaya dukungan jaringan hingga 74% dalam setahun. Sementara itu, pusat data AI membutuhkan daya yang konstan dan terus-menerus memberi tekanan pada jaringan.
Paradigm menyimpulkan bahwa pembuat kebijakan harus memandang penambangan Bitcoin sebagai alat penyeimbang jaringan, bukan ancaman. Alih-alih memberlakukan peraturan ketat yang melemahkan industri ini, yang justru dapat membantu stabilitas grid, fokus harus dialihkan ke akar masalah yang sesungguhnya.
ambcrypto02/17 11:02