BVNK 创始人:稳定币发展的三个阶段

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-05-03Terakhir diperbarui pada 2026-05-03

作者:Jesse Hemson Struthers,BVNK 首席执行官兼创始人

编译:佳欢,ChainCatcher

关于稳定币,目前有一个相当普遍的说法:它是新兴市场个人对冲货币波动的工具。这确实是事实,也很重要,但这并不是全貌。

今天在 BVNK,我们处理着 360亿美元 的年化稳定币交易量。我们只是这个庞大生态系统中的一员,但我们从交易量数据中发现了一些有意思的规律,它们指向一个三阶段的演变过程。

这一切始于2022年,当时券商平台及其散户用户开始用稳定币给账户充值。一路发展到今天,企业级平台正在把稳定币钱包嵌入自己的产品中。

360 亿数据里的三阶演进

第一阶段(2022-2024年):券商破局与模式验证

BVNK 最早的交易量来自券商平台,核心用例是账户充值。散户用户存入稳定币为账户充值,随时随地进行股票、加密货币和其他资产的交易,我们自动兑换为法币,与平台完成结算。

这种用例有时会被轻视,觉得不算"真实世界"的应用。但想想它意味着什么:跨境、全天候、即时结算。一个巴西用户可以在周日凌晨2点给券商账户充值。这就是资金流转的未来,只是发生在一个没有因此得到足够认可的行业里。

2023-2024年,这一用例大约占我们总交易量的50%。业内已有公开信息显示,Bridge 和 Zerohash 等公司在 Bitso、tastytrade 等客户身上看到了同样的趋势。

第二阶段(2024-2025年):机构接力与生态扩容

这是真正有意思的阶段。大型支付服务商开始为客户接入稳定币支付通道:dLocal、Worldpay、Thunes、Visa 以及其他公司。应用场景不断拓展:商户结算、B2B 应付账款、资金库运营。

BVNK 按用例划分的年化交易量

2025年,B2B支付占我们总交易量的44%,成为最大类别,超过了账户充值。

值得注意的是,很多在交易平台上找到 PMF(产品市场契合)的稳定币支付服务商,并没有成功跨越到 B2B 支付这个赛道。

在此期间,我们还看到了几个高增长用例的起飞。

第一个是 B2C 薪资和零工支出。像 Deel 和 Ontop 这样的公司正在用 BVNK 的基础设施,实时向全球各地的员工、卖家和创作者发放薪酬。

第二个是嵌入式稳定币钱包的需求激增。我们的交易量在一年内从接近于零增长到34亿美元,增幅达263倍。

金融科技公司和全球性平台意识到,稳定币不只是用来收付款的,它可以作为钱包层直接嵌入产品中。我们已经从简单的"发送/接收",进入了把稳定币当作基础设施来用的阶段。

对这些企业来说,拥有钱包就意味着拥有客户关系和价值流动的控制权。

按稳定币用例划分的增长率

第三阶段(2026年及以后):企业押注与基建重构

去年,我们接入的企业客户比过去所有年份加起来还多,而2026年的客户储备显示出用例正在发生明显转变。

几乎每4个新客户中就有1个(23%)要求嵌入数字美元钱包,几乎追上了 B2B 支付(占新客户的32%)。这些钱包就是嵌在平台里的全球支付基础设施,背后是数百万终端用户。

2025年与2026年按用例划分的 BVNK 客户数量对比

平台嵌入稳定币钱包,不只是多了一种支付方式,而是在搭建基础设施。当一个市场平台嵌入钱包,或者一家科技巨头把稳定币支出能力内置到平台中,你看到的是:企业正在押注稳定币,把它作为未来资金流转和价值存储的基石。

2026年,我们还看到另外两个新兴用例的需求在增长:

B2C 稳定币结账已经成为一个独立的应用场景(占新客户的7%),主要是奢侈品、旅游和大型科技公司在传统支付方式之外增加稳定币结账选项。

B2C 薪资和市场平台支出继续增长(占新客户的8%)。

演进背后的必然性

券商平台最先证明了稳定币支付的价值:用户往往是加密原住民(不需要市场教育),从第一天起就需要全球覆盖,而且和国际电汇相比,稳定币的优势立竿见影。

但同样的优势(速度快、全球可达、全天候可用)同样适用于 B2B 支付、B2C 支出,以及如今企业平台内部的嵌入式钱包体验。

另外一点,像 BVNK 这样早在2022年就大规模跑通了早期用例的稳定币支付基础设施提供商,已经积累了过硬的运营能力和合规框架,而这正是今天的支付公司和企业所需要的。这份实战记录,成了后续一切发展的基础。

飞轮才刚刚转动

整个市场的增长势头很明显,但要记住,我们仍处于早期。

通过让支付变得更快、更便宜、全球互通,稳定币打开了新市场的大门,而这个市场有多大,今天很难估算。

Uber 的类比很有参考意义:它的市场不只是出租车,而是在出行变得便捷、随叫随到之后才涌现出的大量出行需求。

稳定币也是一样,它的独特优势在优化现有用例的同时,也会创造出全新的应用场景。

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit9j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit9j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit11j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit11j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

Artikel ini membahas dilema utama yang dihadapi ketua Federal Reserve terbaru, Christopher Warsh, dalam menanggapi ledakan AI. Inti persoalannya adalah apakah kemajuan AI saat ini mirip dengan situasi 1996 — di mana Alan Greenspan membiarkan ekonomi tumbuh tanpa menaikkan suku bunga karena percaya pada pertumbuhan produktivitas — atau lebih mirip 1999, ketika Greenspan akhirnya menaikkan suku bunga secara agresif untuk mencegah overheating ekonomi. Warsh cenderung pada pendekatan 1996, berargumen bahwa manfaat produktivitas AI membutuhkan waktu untuk terlihat dalam data resmi, dan menaikkan suku bunga terlalu dini justru dapat meredam pertumbuhan yang sebenarnya membantu menekan inflasi. Namun, konteks makroekonominya berbeda: tekanan tarif, defisit fiskal yang membesar, dan memudarnya manfaat globalisasi membuat risiko inflasi lebih tinggi daripada era 1990-an. Di sisi lain, kritikus seperti Austan Goolsbee dari Bank Sentral Chicago berpendapat bahwa ledakan AI yang sudah diantisipasi banyak orang justru dapat memicu kenaikan pengeluaran di muka, mendorong overheating ekonomi dan mengharuskan kenaikan suku bunga yang lebih tajam nantinya. Perdebatan ini mencerminkan perpecahan internal di Fed. Paradoks terakhir bagi Warsh adalah keinginannya untuk menghapus "forward guidance" (panduan kebijakan ke depan), suatu praktik yang justru dibuat pada 1999. Jika ekonomi memburuk, ia harus memilih antara menggunakan alat yang ingin dihapusnya atau menghadapi gejolak pasar akibat ketidakpastian. Jawaban atas semua ini bergantung pada penilaiannya: apakah kita berada di tahun 1996 atau 1999?

marsbit14j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

marsbit14j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片