Bagi Binance [BNB], yang sudah diawasi ketat oleh regulator AS, situasinya menjadi semakin serius.
Exchange crypto terbesar di dunia dengan tegas membantah laporan yang menyatakan bahwa mereka memecat staf internal yang menyuarakan kekhawatiran tentang lebih dari $1 miliar transaksi yang terkait dengan Iran.
Tak perlu dikatakan, klaim ini dapat merusak upaya Binance untuk menampilkan diri sebagai perusahaan baru dan lebih bertanggung jawab setelah penyelesaian $4,3 miliar dengan otoritas AS.
Bagaimana tuduhan ini awalnya muncul?
Masalah ini dimulai dengan laporan mendalam oleh Fortune. Laporan tersebut mengklaim bahwa sekitar $1 miliar Tether (USDT) bergerak melalui blockchain Tron.
Regulator sering memperingatkan bahwa jaringan Tron biasa digunakan untuk menghindari sanksi.
Menurut laporan itu, antara Maret 2024 dan Agustus 2025, penyelidik internal Binance mengidentifikasi transaksi-transaksi ini terkait dengan Iran.
Namun, alih-alih kekhawatiran mereka ditangani dengan serius, para penyelidik tersebut dilaporkan dicopot dari peran mereka.
Ini tidak dilihat sebagai pergantian staf yang normal. Laporan tersebut menunjukkan bahwa kepergian mereka melemahkan tim kepatuhan Binance, kelompok yang sangat bertanggung jawab untuk memantau aktivitas mencurigakan dan memastikan perusahaan mematuhi hukum.
Tanggapan Binance dan reaksi komunitas
Dalam balasan yang keras kepada Fortune, Binance dan co-CEO-nya, Richard Teng, membantah klaim tersebut dan memberikan penjelasan yang berbeda.
Teng menulis,
“Catatannya harus jelas. Tidak ditemukan pelanggaran sanksi, tidak ada penyelidik yang dipecat karena menyuarakan kekhawatiran, dan Binance terus memenuhi komitmen regulasinya. Kami telah meminta koreksi untuk pemberitaan terbaru.”
Binance mengatakan para karyawan tersebut tidak dipecat karena bersuara. Sebaliknya, perusahaan mengklaim mereka dipecat karena melanggar aturan internal, seperti mengakses data tanpa izin.
Komunitas crypto juga berdiri mendukung pernyataan Teng, seperti dicatat oleh seorang pengguna X yang berkata,
“Dalam penerapan GCG (Tata Kelola Perusahaan yang Baik), merespons dengan cara seperti ini ideal. Kami melihat bahwa @binance telah mencapai tingkat kematangan perusahaan yang sangat baik. Terus Buidl.”
Menggemakan sentimen serupa, pengguna X lain menambahkan,
“Kesenjangan antara sumber anonim dan hasil audit yang sebenarnya semakin melebar setiap hari. Senang melihat beberapa penolakan tegas terhadap narasi tersebut.”
Ada apa lagi?
Ini terjadi pada saat pasar crypto sudah sedang berjuang. BNB milik Binance, tidak terkecuali, juga telah turun ke $618,18, turun 1,42% dalam 24 jam terakhir.
Ini juga bertepatan dengan pernyataan CZ Binance yang menyebut laporan tersebut sebagai "FUD berbayar," dan mengatakan itu disebarkan oleh mantan karyawan yang tidak puas.
Namun, pada akhirnya, masih belum jelas apakah ini adalah pelaporan pelanggaran yang nyata atau hanya keluhan dari mantan staf.
Ringkasan Akhir
- Kasus ini dapat mendorong regulator untuk memperketat pengawasan terhadap aliran transaksi stablecoin dan blockchain.
- Bantahan keras Binance menandakan kepercayaan diri, tetapi reaksi pasar menunjukkan investor tetap berhati-hati.







