WEEX Akan Tampil di Coinfest Asia 2026, AI Trading Lounge Akan Hadir di Bali pada 20 Agustus

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-08-13Terakhir diperbarui pada 2026-08-13

Abstrak

WEEX akan tampil sebagai sponsor perak di Coinfest Asia 2026 yang diselenggarakan di Melasti Beach, Bali, Indonesia, pada 20-21 Agustus. Platform ini akan menghadirkan pengalaman AI Trading melalui **WEEX AI Trading Lounge** yang eksklusif. Lounge ini bukan sekadar stan pameran biasa, melainkan ruang suite dengan pemandangan laut yang menyelenggarakan kompetisi trading berbasis AI. Peserta dapat mengikuti sesi cepat 20 menit yang berlangsung sepanjang hari atau turnamen harian berdasarkan peringkat PNL (Profit and Loss) untuk memperebutkan posisi Top 3. Semua kompetisi menggunakan akun demo tanpa melibatkan dana nyata. Selain ajang kompetisi, lounge tersebut juga akan berfungsi sebagai ruang jaringan untuk bertemu trader, founder Web3, KOL, dan mitra industri. Berbagai aktivitas interaktif seperti pembagian merchandise dan undian akan tersedia. Acara Coinfest Asia 2026 sendiri berfokus pada institusi, developer, dan trader, dengan topik seputar infrastruktur kripto, trading, dan ekosistem Web3. Kehadiran WEEX AI Trading Lounge menjadi kesempatan untuk menyaksikan langsung penerapan AI Trading dalam pengalaman pengguna yang interaktif. Peserta yang berminat harus mendaftar melalui tautan Luma dan memiliki tiket festival Coinfest Asia yang valid untuk mengakses area acara.

Pada tanggal 20 hingga 21 Agustus, Coinfest Asia 2026 akan diselenggarakan di Melasti Beach, Bali, Indonesia. Sebagai sponsor perak acara ini, WEEX akan menghadirkan pengalaman AI Trading dan membangun WEEX AI Trading Lounge eksklusif di lokasi.

Acara ini bukanlah booth merek tradisional. Menurut jadwal acara, WEEX akan mengadakan kompetisi trading AI di suite lounge berpemandangan laut yang independen, melalui format seperti pencocokan cepat yang terbuka sepanjang hari dan turnamen trading terjadwal, memungkinkan peserta untuk langsung merasakan skenario trading yang didorong oleh AI.

Di antaranya, pencocokan cepat AI yang terbuka 24/7 akan terus berlangsung selama acara, peserta dapat bergabung kapan saja untuk pertandingan cepat 20 menit; selain itu, akan ada beberapa turnamen resmi setiap hari, dan Top 3 harian akan dihasilkan berdasarkan peringkat PNL. Semua pertandingan menggunakan Demo Account, tidak melibatkan transaksi dengan dana nyata.

Selain kompetisi trading AI, WEEX AI Trading Lounge juga akan menjadi ruang pertukaran selama Coinfest Asia. Di lokasi acara akan terbuka kesempatan untuk berinteraksi dengan trader, pendiri Web3, KOL, dan mitra industri, serta akan disediakan merchandise WEEX dan sesi undian hadiah langsung.

Coinfest Asia 2026 akan berlangsung pada tanggal 20 hingga 21 Agustus di Pantai Melasti, Bali. Acara ini berfokus pada Institutions, Builders, dan Traders sebagai kelompok inti peserta, menitikberatkan pada infrastruktur industri kripto, pertukaran dan kolaborasi trading serta ekosistem Web3.

Bagi para pelaku industri yang sedang mengamati tren gabungan AI dan trading kripto, penyediaan WEEX atas lounge trading AI eksklusif di Coinfest Asia ini juga memberikan jendela offline untuk mengamati perjalanan AI Trading dari kemampuan produk menuju pengalaman pengguna nyata.

Saat ini, WEEX AI Trading Lounge telah membuka pendaftaran acara melalui Luma. Peserta perlu menyelesaikan RSVP di Luma dan memiliki tiket festival Coinfest Asia yang valid untuk dapat memasuki area acara.

Pada tanggal 20 hingga 21 Agustus, WEEX AI Trading Lounge akan secara resmi dibuka di Bali. Kemungkinan apa yang akan ditampilkan AI Trading dalam interaksi nyata dengan para trader, juga akan menjadi bagian yang patut diperhatikan dalam perjalanan Coinfest Asia ini.

Tautan pendaftaran: https://luma.com/1lq115fj

Pertanyaan Terkait

QAcara apa yang akan diselenggarakan WEEX di Coinfest Asia 2026?

AWEEX akan membuat lounge khusus bernama **WEEX AI Trading Lounge** yang menampilkan pengalaman perdagangan AI, termasuk kompetisi trading AI dengan akun demo, sesi networking, dan kegiatan interaktif.

QKapan dan di mana Coinfest Asia 2026 akan berlangsung?

ACoinfest Asia 2026 akan berlangsung pada tanggal 20 hingga 21 Agustus 2026 di Melasti Beach, Bali, Indonesia.

QApa yang bisa dinikmati peserta di WEEX AI Trading Lounge?

APeserta dapat mencoba kompetisi trading AI (seperti quick match dan turnamen harian), berinteraksi dengan trader, founder Web3, KOL, mitra industri, serta mengikuti undian dan mendapatkan merchandise WEEX.

QApakah untuk ikut kompetisi trading AI di lounge WEEX memerlukan modal uang sungguhan?

ATidak, semua kompetisi trading AI di WEEX AI Trading Lounge menggunakan **Demo Account** (akun simulasi), sehingga tidak melibatkan dana atau transaksi sungguhan.

QBagaimana cara untuk dapat mengikuti acara di WEEX AI Trading Lounge?

AUntuk dapat masuk ke area acara, peserta harus mendaftar (RSVP) melalui tautan Luma yang disediakan dan memiliki tiket festival Coinfest Asia yang valid. Tautan pendaftaran adalah: https://luma.com/1lq115fj

Bacaan Terkait

Di Pasar Bear Crypto, Saham Konsep Kripto Apa yang Ditambahi Posisi oleh Raksasa Institusi?

**Ringkasan: Raksasa Institusi Menambah Posisi Saham Konsep Kripto Meski Pasar Lesu** Meski harga aset kripto berfluktuasi dan kinerja saham terkait kripto belum cerah, sejumlah lembaga investasi besar justru menambah posisi (averaging down) berdasarkan laporan 13F SEC. Ini menunjukkan keyakinan jangka panjang pada sektor ini. **Saham yang Banyak Ditambahi:** * **Strategy (MSTR):** Dibeli oleh raksasa aset seperti **Amundi, Vanguard, State Street, dan Capital Group**, serta beberapa bank besar (Swedbank, BNY Mellon) dan dana pensiun negara bagian (Michigan, Louisiana). Sinyal dari dana pensiun konservatif ini penting. * **Bitmine (BMNR):** Setelah dibeli fondasi lindung nilai di Q1, di Q2 masuk ke indeks Russell, memicu pembelian wajib oleh dana indeks pasif milik **BlackRock, State Street**, dan lainnya. **Ark Invest** juga memegang saham ini. * **Circle (CRCL):** Dibeli oleh beragam institusi seperti **Dana Kekayaan Norwegia, Bank Nasional Swiss, BlackRock, Korea Investment Corp**, dan **CalPERS** (dana pensiun California). **Ark Invest** juga aktif membeli. * **Coinbase (COIN):** Posisi besar dari **Vanguard, BlackRock**, dan **State Street** sebagian besar bersifat pasif (karena masuk indeks S&P 500). **Ark Invest** secara aktif melakukan pembelian pada harga rendah dan perdagangan jangka pendek. * **Robinhood (HOOD):** Sudah sangat terdiversifikasi institusional (>93%). Beberapa dana pensiun kecil menambah posisi, menunjukkan penerimaan yang lebih luas. **Ark Invest** juga memasukkannya dalam portofolio. * **Block (XYZ):** **BlackRock** sedikit mengurangi posisi di Q2, sementara **Ark Invest** membeli secara bertahap dan fleksibel. * **Bullish (BLSH):** Saham baru yang banyak dibeli **Ark Invest**, **MFS**, dan **Sumitomo Mitsui Trust Bank**. **Pola dan Catatan Penting:** 1. **Pembelian Aktif** terutama dari dana tematik seperti **Ark Invest** dan beberapa fondasi lindung nilai. 2. **Raksasa Dana Indeks** (Vanguard, BlackRock, State Street) sering muncul karena pembelian pasif mengikuti bobot indeks, bukan selalu sinyal "bullish" aktif. 3. **Dana Pensiun Publik** semakin memperluas eksposur ke saham kripto, sinyal kuat untuk adopsi institusional. 4. **Peringatan:** Data 13F memiliki keterlambatan 45 hari. Posisi institusi bisa berubah cepat. Jangan sekadar menyalin keputusan mereka, terutama dari trader aktif seperti Cathie Wood (Ark). Kesimpulannya, berbagai institusi—dana aset besar, bank, dana pensiun, dan dana tematik—sedang membangun atau menambah posisi di saham unggulan sektor kripto, menunjukkan keyakinan strategis pada masa depan industri ini meski kondisi pasar sedang lesu.

marsbit29m yang lalu

Di Pasar Bear Crypto, Saham Konsep Kripto Apa yang Ditambahi Posisi oleh Raksasa Institusi?

marsbit29m yang lalu

Laporan Keuangan Pertama Securitize Usai IPO Mencetak 'Bom', Narasi 'Tokenisasi yang Kepatuhan' Tak Laku?

Pada 12 Agustus setelah penutupan pasar AS, Securitize (SECZ), perusahaan tokenisasi aset, merilis laporan keuangan Q2 2026 untuk pertama kalinya sejak IPO bulan Juli. Laporannya mengecewakan: pendapatan turun 5% (yoy) menjadi $14,43 juta, jauh di bawah ekspektasi analis $20,6 juta. Kerugian bersih mencapai $21,68 juta. Meskipun aset tokenisasi yang dikelola (AUM) tumbuh 9% menjadi rekor $4,3 miliar dan volume perdagangan platform melonjak 147%, total AUM turun 20% karena penyusutan layanan dana tradisional. Penurunan pendapatan meski volume naik tajam menimbulkan pertanyaan tentang model bisnis dan daya tarik platform. Harga saham SECZ anjlok >20% dalam after-hours trading. Perusahaan tetap fokus pada kepatuhan regulasi, menjalin kemitraan dengan agen transfer utama dan bursa seperti NYSE, serta mendapatkan persetujuan FINRA untuk kustodian sekuritas tokenisasi. Namun, kemajuan bisnis riil terbatas. Satu-satunya saham tokenisasi yang diluncurkan di Q2 adalah sahamnya sendiri (SECZ), yang nilai pasarnya di chain tidak mencerminkan permintaan investor sekunder karena diterbitkan secara lump-sum kepada pemegang saham. Ini menyulitkan penilaian performa sektor saham tokenisasi Securitize dibanding pesaing. Analis sebelumnya mengaitkan penurunan harga dengan struktur SPAC, namun penurunan pasca-laporan keuangan mencerminkan kekhawatiran nyata atas pendapatan yang menyusut dan kelambanan dalam mengembangkan bisnis saham tokenisasi sebagai pendorong pertumbuhan baru. Cerita "kepatuhan tokenisasi" Securitize belum sejalan dengan realitas pasar sekunder yang menuntut metrik seperti volume nyata dan pangsa pasar. Kapitalisasi pasar Securitize telah turun sekitar 36% dari harga penutupan pertama.

marsbit30m yang lalu

Laporan Keuangan Pertama Securitize Usai IPO Mencetak 'Bom', Narasi 'Tokenisasi yang Kepatuhan' Tak Laku?

marsbit30m yang lalu

Trading

Spot
活动图片