Penulis: The Korea Economic Daily
Kompilasi: Deep Tide TechFlow
Panduan Deep Tide: Koreksi mendalam pasar saham Korea memicu likuidasi besar-besaran, investor retail yang meminjam uang untuk bermain saham menderita kerugian parah. Namun, berbanding terbalik dengan pasar saham, volume perdagangan platform cryptocurrency Upbit melonjak lebih dari 14 kali lipat dalam periode yang sama, mengindikasikan pergerakan modal dari pasar tradisional ke pasar crypto.
"Bahkan uang untuk averasi habis"... Investor Retail yang Pinjam Uang untuk Saham Kolaps Setelah Rugi 400 Miliar Won
Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) menembus level "9000 poin" dan terus memecahkan rekor tertinggi baru, kekhawatiran akan "pinjam uang untuk main saham" justru meningkat baik di dalam maupun luar pasar. Skala transaksi kredit dan pinjaman berlebih terus meluas.
Seiring dengan koreksi mendalam pasar saham belakangan ini, investor retail yang menggunakan leverage mengalami pukulan berat. Pada tanggal 14, nilai force selling mencapai 400 miliar won (sekitar US$286 juta), mencatat rekor tertinggi baru-baru ini.
Di saat yang sama, volume perdagangan platform cryptocurrency Upbit menunjukkan pertumbuhan yang menakjubkan, melonjak 1426% dibandingkan hari biasa, menunjukkan bahwa investor sedang mencari kanal investasi alternatif selain pasar saham.
Mimpi Buruk Investor Retail Berleverage
"Beli Samsung Electronics dan SK Hynix pasti untung" — dalam pasar bull, muncul banyak investor retail yang meminjam uang dan all-in. Namun, ketika pasar tiba-tiba berbalik arah, investor berleverage tinggi ini menjadi korban terbesar.
Banyak investor mengungkapkan, "Awalnya ingin melakukan averasi saat harga turun, tapi bahkan uang untuk averasi pun sudah tidak ada." Kerugian akibat force selling sudah tidak dapat ditanggulangi.
Modal Mengalir ke Pasar Crypto
Menariknya, bersamaan dengan gelombang force selling di pasar saham, volume perdagangan di platform cryptocurrency terbesar Korea, Upbit, mengalami pertumbuhan eksplosif. Data menunjukkan volume perdagangan melonjak 1426% dari level harian biasa, mengindikasikan aliran dana besar-besaran dari pasar saham tradisional ke pasar cryptocurrency.
Fenomena ini mencerminkan bahwa di bawah tekanan koreksi pasar saham di level tinggi, sebagian investor memilih beralih ke pasar cryptocurrency yang lebih fluktuatif namun likuiditasnya lebih kuat.





